[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]
Salah satu pertanyaan yang ingin dijawab oleh para fisikawan adalah:
» Apa “batu bata” penyusun berbagai macam zat-zat di alam semesta?
Menurut Anaximenes dari Miletus [1], alam semesta tersusun dari:

Para filsuf pada jaman itu masih beranggapan bahwa semua zat dapat dibagi terus-menerus hingga sekecil-kecilnya. Konsep bahwa ada zarah yang paling kecil dan tidak dapat dibagi-bagi lagi, muncul sejak abad ke-6 sebelum Masehi di India oleh Nyaya dan Vaisheshika, lalu oleh Democritus dari Yunani [2]. Democritus menyebutnya sebagai atomos.
Democritus, dari atomos, oleh atomos, untuk atomos… baca aja deh…



