<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>102FM ITB</title>
	<atom:link href="http://102fm-itb.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://102fm-itb.org</link>
	<description>Wahananya Para Fisikawan Muda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2009 00:07:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Air Di Bulan!</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/11/air-di-bulan/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/11/air-di-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 00:05:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Reinard Primulando</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astrofisika Kosmologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Reinard Primulando, pendiri 102 Fisikawan Muda]

Gambar 1. Kapan ya bisa jalan-jalan di Bulan
Mungkin semua pembaca pernah melihat foto dan video pendaratan manusia di Bulan. Seperti apa sih bulan yang terbayang dari foto-foto itu? Pada umumnya, kesan yang bisa kita dapatkan adalah Bulan itu kering, berdebu, sepi dan terisolasi dari mana-mana seperti gurun. Mungkin bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh</strong>: Reinard Primulando, pendiri 102 Fisikawan Muda]</p>
<p><center><img src="/uploads/wtrmoon.jpg" width="270"><br />
<strong>Gambar 1.</strong> Kapan ya bisa jalan-jalan di Bulan</center></p>
<p>Mungkin semua pembaca pernah melihat foto dan video pendaratan manusia di Bulan. Seperti apa sih bulan yang terbayang dari foto-foto itu? Pada umumnya, kesan yang bisa kita dapatkan adalah Bulan itu kering, berdebu, sepi dan terisolasi dari mana-mana seperti gurun. Mungkin bisa dikatakan lebih parah daripada gurun deh.</p>
<p>Tapi, tahun ini wajah Bulan di mata ilmuwan (dan kita) telah berubah! Emangnya kenapa sih? Si Bulan lagi seneng-senengnya dandan ya makanya wajahnya berubah? Hehe&#8230; <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Bukan itu, tapi pandangan kita bahwa Bulan itu kering ternyata kurang tepat. Dimulai sejak September lalu, dari data Chandrayaan-1, Cassini dan Deep Impact telah ditemukan bukti meyakinkan bahwa terdapat air di permukaan Bulan. Sayang jumlahnya sangat sedikit. Dari satu ton tanah Bulan hanya terdapat satu sendok teh air (ini teh air?). Wah, ini sih lebih kering daripada yang namanya gurun terkering di bumi (yup, tanah gurun di bumi juga mengandung air!). Wajar saja, mengingat Bulan terbombardir oleh sinar matahari tanpa adanya lindungan atmosfer seperti bumi.</p>
<p><span id="more-506"></span>Kalau begitu Bulan beneran kering dong? Eittsss… tunggu dulu, ada bagian Bulan yang selalu terlindung oleh sinar matahari. Di mana tuh? Bagian dasar dari kawah-kawah di kutub Bulan tidak pernah mendapat sinar matahari selama milyaran tahun! Sejak lama hipotesa bahwa terdapat air di kawah Bulan beredar. Namun belum ada bukti nyata bahwa air tersebut benar-benar ada.</p>
<p>Pada tanggal 13 November 2009 (atau 14 November 2009 waktu Indonesia), peneliti LCROSS mengumumkan bahwa terdapat air dalam jumlah yang cukup banyak di kawah Bulan. LCROSS, singkatan dari Lunar Crater Observation and Sensing Satellite, merupakan wahana luar angkasa NASA yang ditujukan untuk menghujam Bulan pada tanggal 9 Oktober lalu. Bagaimana cara LCROSS menghujam bulan untuk mendapatkan air? Jadi LCROSS terdiri dari dua bagian, bagian pertama yang disebut Centaur menghujam kawah Cabeus terlebih dahulu dengan kecepatan lebih dari 10.000 km/jam sehingga menimbulkan semburan tanah dan air sebanyak 350 ton dan setinggi 10 km! Kemudian satelit induk LCROSS melewati semburan tanah tadi dan mecoba &#8220;mengendus&#8221; keberadaan air dengan menggunakan spektrometer.</p>
<p><center><img src="/uploads/wtrmoon2.jpg"><br />
<strong>Gambar 2.</strong> Akibat perbuatan LCROSS Centaur</center></p>
<p>Berapa banyak air yang ditemukan oleh LCROSS? Tim LCROSS mengatakan bahwa mereka menyatakan bahwa mereka menemukan sedikitnya 95 liter air yang tersembur, wow! Dan itu hanya pada bagian yang berhasil tersembur dan terdeteksi, mungkin masih banyak lagi air yang terdapat di bagian kawah yang belum terdeteksi. Dalam jumpa persnya, tim LCROSS mengatakan bahwa masih perlu dilakukan analisis lebih mendalam lagi tentang jumlah air di bulan. Namun mereka memastikan bahwa setidaknya kawah bulan yang teramati tersebut masih lebih basah dari gurun pasir! Wah, benar-benar mengubah cara pandang kita tentang bulan ya. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
<p>Wah, keren ya! Bukan cuma ilmuwan loh yang merayakannya, bahkan Google pun ikut merayakannya. Perlukah kita merayakannya? Ya! Kita merayakan bahwa satu misteri alam semesta telah terkuak. Masih banyak lagi misteri alam yang menunggu para ilmuwan termasuk kita untuk ditemukan. Jadi, yang semangat belajarnya, hehe.. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_mean.gif' alt='&#58;&#62;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#62;' /></p>
<p><center><img src="/uploads/wtrmoon3.gif"></center></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/11/air-di-bulan/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/11/air-di-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ini Baru Namanya &#8220;SAINS&#8221;</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/11/ini-baru-namanya-sains/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/11/ini-baru-namanya-sains/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 01:22:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Reinard Primulando</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Reinard Primulando, pendiri 102 FM ITB]


“Sains, kalau kamu belum membuat orang marah,
kamu belum benar melakukannya.”
Ya, komik dari Abstruse Goose di atas tentu hanya sebuah candaan dari si pembuat komik. Tapi kalau kita pikir-pikir, pernyataan di atas ternyata ada benarnya hingga zaman modern ini. Mau lihat kasus-kasusnya?

 
&#171;Wahana luar angkasa Galileo&#187;
Galileo adalah wahana luar angkasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh</strong>: Reinard Primulando, pendiri 102 FM ITB]</p>
<p><center><img src="http://abstrusegoose.com/strips/a_wise_man_once_said.PNG" width="550"></center></p>
<p>
<center><font size="+1"><strong>“Sains, kalau kamu belum membuat orang marah,<br />
kamu belum benar melakukannya.”</strong></font></center></p>
<p>Ya, komik dari <a href="http://abstrusegoose.com" target="_blank">Abstruse Goose</a> di atas tentu hanya sebuah candaan dari si pembuat komik. Tapi kalau kita pikir-pikir, pernyataan di atas ternyata ada benarnya hingga zaman modern ini. Mau lihat kasus-kasusnya?</p>
<p>
 <span id="more-471"></span><br />
<h2>&laquo;Wahana luar angkasa Galileo&raquo;</h2>
<p><img style="float:left;margin:0 5px 0 10pt;" src="/uploads/galileo.jpg" alt="Galileoooo...">Galileo adalah wahana luar angkasa NASA yang dikirim untuk mengamati Jupiter. Hasil pengamatan Galileo membuka cakrawala ilmu pengetahuan tentang planet terbesar di tata surya kita ini.<br />
<strong>Keberatan:</strong><br />
Ketika seluruh pengamatan selesai pada tahun 2003, NASA memutuskan untuk menjatuhkan Galileo ke planet Jupiter. Hal ini dipikir lebih baik daripada kemungkinan Galileo akan jatuh dan mengkontaminasi salah satu bulan Jupiter. Beberapa orang mengatakan bahwa ini adalah salah satu rencana NASA untuk membuat Jupiter menjadi sebuah bintang. Galileo, yang membawa pembangkit energi tenaga nuklir (Plutonium), akan mengaktifkan Jupiter seperti bom fusi.<br />
<strong>Keberatan ditolak:</strong><br />
Intinya adalah massa seluruh Galileo yang cuma 2380 kg itu satu triliun triliun (alias 10<sup>24</sup>) lebih kecil daripada massa Jupiter. Apalagi Plutonium yang dibawa oleh Galileo hanya sepersekian berat wahana tersebut. <i>Itu mah nggak bakal ngefek</i> buat Jupiter atuh! Penjelasan lebih lengkapnya, lihat <a href="http://www.badastronomy.com/bad/misc/jupiter_galileo.html" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p></p>
<h2>&laquo;RHIC (<i>Relativistic Heavy Ion Collider</i>)&raquo;</h2>
<p><center><img src="/uploads/Rhictunnel.jpg"><br />
Salah satu modul di RHIC</center></p>
<p>RHIC adalah pemercepat partikel yang dibangun di Upton, New York pada tahun 2000. Dalam eksperimen di RHIC, ion-ion ditabrakan dengan energi yang tinggi hingga mencapai 500 giga elektron-volt (GeV). Diharapkan dengan eksperimen ini, kita dapat lebih memahami gaya kuat yang mengikat quark satu sama lain sehingga membentuk nukleon.<br />
<strong>Keberatan:</strong><br />
Beberapa orang menolak keberadaan RHIC karena ditakutkan salah satu hasil dari eksperimen di RHIC akan menghasilkan lubang hitam yang akan menyedot dan memusnahkan bumi.<br />
<strong>Keberatan ditolak:</strong><br />
Planet kita, Bumi, sudah diserang oleh partikel berenergi tinggi yang berasal dari sinar kosmis sejak dahulu kala. Energi sinar kosmis ini 10<sup>12</sup> GeV, jauh lebih tinggi daripada energi yang dihasilkan RHIC. Jadi, jika lubang hitam akan tercipta di RHIC, seharusnya sudah tercipta dari jaman <i>baheula</i>. Kalau dihitung-hitung peluang terciptanya lubang hitam di RHIC adalah 1 banding 50 juta. Masih jauh lebih kecil dibanding peluang kita tersambar petir setiap tahunnya menurut National Lightning Safety Institute, yaitu 1 banding 280.000.</p>
<p></p>
<h2>&laquo;LCROSS (<i>Lunar CRater Observation and Sensing Satellite</i>)&raquo;</h2>
<p><center><img src="/uploads/lcross.jpg"><br />
LCROSS</center></p>
<p>LCROSS adalah wahana luar angkasa yang dikirim ke Bulan untuk meneliti keberadaan air di kawah bulan yang selalu terlindung dari sinar matahari. LCROSS terdiri dari dua bagian, bagian pertama akan ditabrakkan ke kawah bulan dengan kecepatan 9000 km/jam sehingga tanah (dan air?) di kawah akan terlempar setinggi beberapa kilometer. Bagian kedua dari LCROSS akan terbang melintasi cipratan tanah (dan air?) ini sehingga akan diketahui apakah terdapat air atau tidak di kawah Bulan.<br />
<strong>Keberatan:</strong><br />
Beberapa orang keberatan dan khawatir bahwa eksperimen ini akan menghancurkan Bulan sehingga kita tidak dapat lagi melihat Bulan yang indah di langit malam. Versi lain dari keberatan terhadap eksperimen ini adalah tumbukan LCROSS akan menggeser posisi bulan sehingga merusak kesetimbangan Bumi-Bulan dan menghasilkan perubahan iklim yang dahsyat.<br />
<strong>Keberatan ditolak:</strong><br />
Tumbukan meteor dan Bulan dengan tenaga sebesar LCROSS terjadi sekitar sekali tiap pekannya. Jadi jika Bulan akan hancur karena LCROSS, seharusnya Bulan sudah hancur terlebih dahulu jauh sebelum ini akibat hantaman meteor-meteor. Hitung-hitungan dengan hukum kekekalan momentum (hayo, pada bisa nggak?) menghasilkan bahwa kecepatan bulan setelah ditabrak LCROSS akan berubah sebesar 3,5&#215;10<sup>-16</sup> km/jam alias 1,3 picometer/s. wih&#8230;wih&#8230;wih&#8230; Diperlukan waktu 25 tahun untuk Bulan agar berpindah sejauh 1 mm dengan kecepatan tersebut. Sebagai perbandingan, Bulan menjauh dari Bumi 3,8 cm setiap tahunnya akibat adanya interaksi pasang surut.</p>
<p></p>
<h2>&laquo;LHC (<i>Large Hadron Collider</i>)&raquo;</h2>
<p>LHC adalah pemercepat partikel paling <i>gress</i> yang dibangun di perbatasan Prancis dan Swiss. Dengan energi maksimum sebesar 14 tera elektron-volt (TeV) diharapkan LHC dapat menguak berbagai misteri fisika yang kita belum ketahui seperti Higgs Boson yang telah diramalkan puluhan tahun lalu namun belum teramati.<br />
<strong>Keberatan:</strong><br />
Seperti RHIC, beberapa orang memperkirakan LHC akan memproduksi lubang hitam yang akan menelan bumi dan memusnahkannya.<br />
<strong>Keberatan ditolak:</strong><br />
Hm… ditolak nggak yah? Coba deh lihat <a href="http://www.cyriak.co.uk/lhc/lhc-webcams.html" target="_blank">webcam-nya LHC di sini</a>.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/11/ini-baru-namanya-sains/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/11/ini-baru-namanya-sains/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nobel Fisika 2009: Dari Fisika Untuk Anak Muda</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/10/nobel-fisika-2009-dari-fisika-untuk-anak-muda/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/10/nobel-fisika-2009-dari-fisika-untuk-anak-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 02:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Reinard Primulando</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Reinard Primulando, pendiri 102 FM]







Gambar 1. Oom Smith dan Oom Boyle, dou inventor CCD.
&#40;&#169; National Academy of Engineering&#41;
“Eh..eh.. fotoan dulu yuk!” “Ntar gue upload di fb yah!” “Tag-in dong foto-foto lu.” Percakapan di atas sudah tidak asing lagi di telinga kita, apalagi di kalangan anak muda saat ini. Sudah cukup banyak remaja Indonesia yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh</strong>: Reinard Primulando, pendiri 102 FM]</p>
<p><center><br />
<table>
<tr>
<td><img src="/uploads/smith.jpg" /></td>
<td><img src="/uploads/boyle.jpg" /></td>
</tr>
</table>
<p><strong>Gambar 1.</strong> Oom Smith dan Oom Boyle, dou inventor CCD.<br />
&#40;&copy; National Academy of Engineering&#41;</center></p>
<p>“Eh..eh.. fotoan dulu yuk!” “Ntar gue upload di fb yah!” “Tag-in dong foto-foto lu.” Percakapan di atas sudah tidak asing lagi di telinga kita, apalagi di kalangan anak muda saat ini. Sudah cukup banyak remaja Indonesia yang bergabung dalam komunitas Facebook lengkap dengan album fotonya yang jumlah fotonya bisa mencapai lebih dari ratusan. Tentu saja semua foto tersebut diambil oleh kamera digital. (kecuali kalau ada yang tahan ngambil ratusan foto, terus cuci cetak, terus scan satu-satu ) Tak kalah banyaknya orang yang menggunakan kamera digital untuk keperluan dokumentasi, hobi ataupun narisisme. (alias tangan direntangkan, kamera digital diarahkan ke muka sendiri) Ya, kamera digital perlahan-lahan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita, terutama anak muda yang selalu update dengan perkembangan teknologi terbaru.</p>
<p><span id="more-444"></span>Jika saya tanya apa yang membedakan kamera digital dengan kamera film biasa, jawabannya sudah pasti: menggunakan kamera digital kita tidak perlu repot-repot cuci cetak film, tahu-tahu hasilnya sudah ada di kartu memori. Tapi kok bisa ya? Jawabannya adalah pada kamera digital ada sensor yang fungsinya menangkap sinyal cahaya dan mengubahnya dalam bentuk sinyal elektronik. Sensor ini biasanya berupa CCD atau CMOS. Nah, para penemu CCD ‘diganjar’ hadiah Nobel Fisika untuk tahun ini.</p>
<p><center><img src="/uploads/ArgusCCD.jpg" width=200 /><br />
<strong>Gambar 2.</strong> CCD Argus.</center></p>
<p>Bagaimana sih cerita CCD yang telah mengubah dunia ini ditemukan? Uniknya penemuan CCD ini terjadi setelah penemunya ditegur oleh atasan di tempat kerja. CCD ditemukan dua ilmuwan Willard Boyle dan George Smith yang bekerja di Bell Laboratory. Pada suatu pagi di bulan Oktober 1969, Willard Boyle mendapat telepon dari atasannya di lab. Atasannya, yang bernama Jack Morton, mengatakan bahwa divisi lain dari Bell Labs punya hasil kerja yang bagus dan meminta agar divisi Willard Boyle juga melakukan hal yang sama. Terpaksalah ia memanggil koleganya George Smith untuk bekerja sama. Setelah ngobrol-ngobrol (alias mikir bareng) selama beberapa beberapa jam, mereka kemudian merancang sebuah perangkat semikonduktor yang dapat menghantarkan arus di permukaannya. Rancangan yang dinamai CCD (Charged-coupled device) ini kemudian dicoba dibuat di laboratorium. Beberapa bulan eksperimen di laboratorium akhirnya lahirlah CCD yang sifatnya sama seperti rancangan yang telah dibuat. Sebagai bonus, CCD juga sensitif terhadap cahaya sehingga bisa digunakan untuk sensor cahaya. Dan akhirnya setelah 30 tahun, CCD menjadi bagian tak terpisahkan dari kamera digital. Jadi sebenarnya rahasia sukses penemuan CCD itu sederhana kok, pikir-rancang-lakukan. Cuma kalau kita yang kalah sukses ini sering mandeg di bagian lakukan, soalnya sering keluar malasnya, emang enakan main-main sih, he..he…</p>
<p>Sebenarnya CCD tidak hanya digunakan pada kamera digital saja kok. Banyak scanner juga menggunakan CCD sebagai sensor optiknya. Di dunia medis, CCD digunakan dalam berbagai alat pemindai tubuh. Kamera CCD digunakan oleh para astronom di seluruh dunia untuk mengambil gambar dari benda-benda langit. Bahkan gambar-gambar menakjubkan yang diambil oleh Hubble Space Telescope pun diambil menggunakan kamera CCD!</p>
<p><center><img src="/uploads/NGC6543.jpg" width=200 /><br />
<strong>Gambar 3.</strong> Gambar indah dari luar angkasa juga diambil dengan CCD.</center></p>
<p>Ternyata penemuan CCD membawa berbagai manfaat di banyak bidang ya! Karena penemuan CCD juga telah mengubah wajah pergaulan anak muda masa kini, bisa dibilang bahwa CCD adalah hadiah dari Fisika buat anak muda. Jadi kapan ada hadiah balik dari anak muda Indonesia untuk Fisika untuk bangsa Indonesia? </p>
<p>NB: Sebelum diprotes saya mesti bilang bahwa Charles Kao juga mendapatkan Nobel Fisika tahun ini untuk penemuannya di bidang serat optik. Tapi saya tidak buatkan artikelnya, karena ntar kepanjangan tulisan ini (bilang aja males, he..he..)</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/10/nobel-fisika-2009-dari-fisika-untuk-anak-muda/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/10/nobel-fisika-2009-dari-fisika-untuk-anak-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Mana Datangnya: Optik</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/06/dari-mana-datangnya-optik/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/06/dari-mana-datangnya-optik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 09:04:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Widiatmoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Eko Widiatmoko, Alumni Fisika ITB]
Salah satu topik yang paling banyak rumusnya dalam fisika SMA dan SMP adalah optik. Pembahasannya termasuk cermin, lensa, pembiasan permukaan lengkung, teropong, mikroskop, kaca pembesar, kacamata. Banyak bukan? Apalagi rumusnya. Yang sependapat acungkan jari sambil nyengir 
Pernahkah suatu saat terpikir:
dari mana asalnya semua rumus-rumus itu?
Belum pernah? Berarti Anda normal. Misalnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh</strong>: Eko Widiatmoko, Alumni Fisika ITB]</p>
<p>Salah satu topik yang paling banyak rumusnya dalam fisika SMA dan SMP adalah optik. Pembahasannya termasuk cermin, lensa, pembiasan permukaan lengkung, teropong, mikroskop, kaca pembesar, kacamata. Banyak bukan? Apalagi rumusnya. Yang sependapat acungkan jari sambil nyengir <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' /></p>
<p>Pernahkah suatu saat terpikir:</p>
<blockquote><p>dari mana asalnya semua rumus-rumus itu?</p></blockquote>
<p>Belum pernah? Berarti Anda normal. Misalnya, kita tahu dan terima saja, rumus ini:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r1.jpg"></p></blockquote>
<p>Dari mana coba datangnya?<br />
Pernah lihat penurunannya?<br />
Tidak? Bagus. </p>
<p>Rumus lain seperti</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r2.jpg"></p></blockquote>
<p>Berasal dari kalkulus-integral. Rumus induknya yaitu &Delta;s = vt dan &Delta;v = at yang merupakan definisi. Rumus lain lagi seperti F = ma merupakan hukum yang ditemukan dari eksperimen. Bagaimana dengan rumus-rumus optik? Silakan saksikan. Ambil popcorn, susu hangat, siapkan bantal, jangan lupa berdoa, eh, maksudnya, duduk yang enak.</p>
<p><span id="more-416"></span><strong>1. JARAK BAYANGAN CERMIN LENGKUNG</strong><br />
Ambil cermin cekung. Pembentukan bayangan digambar seperti ini:</p>
<p><a href="/uploads/optik/ckung.jpg">
<p align="center"><img src="/uploads/optik/ckung.jpg" alt="cermin cekung" width="450"><br />
<strong>Gambar 1.</strong> Cermin Cekung (klik untuk gambar ukuran sebenarnya)</p>
<p></a></p>
<blockquote><p>Sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui fokus</p></blockquote>
<p>Kalimat yang terkenal di seluruh sekolah menengah. (Iklan Fanta berikutnya?) Pertama kita bahas ini dulu. Perhatikan gambar.</p>
<p><a href="/uploads/optik/dtilckung.jpg">
<p align="center"><img src="/uploads/optik/dtilckung.jpg" alt="detail cekung" height="200"><br />
<strong>Gambar 2.</strong> Detail pada cermin (klik untuk gambar ukuran sebenarnya)</p>
<p></a></p>
<p>Sinar datang membentuk sudut tertentu &alpha; terhadap radius, yang tegak lurus terhadap bidang lokal cermin. Sudut pantul = sudut datang. (ini pun bisa dijelaskan kenapa) Untuk sudut yang kecil kecil sekali, fungsi sinus dan tangen mendekati nilai sudutnya. Sudut antara sinar pantul dan sumbu utama adalah dua kali sudut “tertentu” yang tadi. Karena</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r3.jpg"></p></blockquote>
<p>(ingat sudut kecil), maka</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r4.jpg"></p></blockquote>
<p>Fokus adalah setengah jari-jari kelengkungan cermin. Kok malah membuktikan ini sih?! Yang jelas, sinar datang sejajar sumbu utama dipantulkan ke suatu titik yang jaraknya r/2 dari cermin. Inilah fokus.</p>
<p>Kembali ke gambar pertama.</p>
<p><a href="/uploads/optik/ckungindx.jpg">
<p align="center"><img src="/uploads/optik/ckungindx.jpg" alt="kaca pembesar" height="200"><br />
<strong>Gambar 3.</strong> Cermin cekung + indeks (klik untuk gambar ukuran sebenarnya)</p>
<p></a></p>
<p>Perhatikan bahwa:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r5.jpg"></p></blockquote>
<p>dan</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r6.jpg"></p></blockquote>
<p>Jika diutak-atik menjadi:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r7.jpg"></p></blockquote>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r8.jpg"></p></blockquote>
<p>itu untuk sudut &alpha;, untuk &beta;</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r9.jpg"></p></blockquote>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r10.jpg"></p></blockquote>
<p>atau</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r11.jpg"></p></blockquote>
<p>Menyamakan keduanya menghasilkan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r12.jpg"></p></blockquote>
<p>Diolah lebih lanjut…</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r13.jpg"></p></blockquote>
<p>Bagaimana untuk cermin cembung dan lensa? Seperti kita tahu, rumusnya sama. Jawabannya… Percaya saja, pembuktiannya masih dengan cara yang sama. Katanya, berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><strong>2. PERBESARAN BAYANGAN</strong><br />
Dari rumus di atas:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r5.jpg"></p></blockquote>
<p>dan</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r6.jpg"></p></blockquote>
<p>kita eliminasi suku (h<sub>i</sub> + h<sub>o</sub>) dengan cara:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r14.jpg"></p></blockquote>
<p>substitusi ke persamaan satunya:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r15.jpg"></p></blockquote>
<p>jadi:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r16.jpg"></p></blockquote>
<p>Inilah perbesaran. Silakan istirahat 5 menit.<br />
Dianjurkan buka Facebook anda, lalu update status dengan:<br />
&#8220;Muntah gara2 buka http://102fm-itb.org/2009/06/dari-mana-datangnya-optik/ &#8221;</p>
<p><strong>(5 menit kemudian)</strong></p>
<p><strong>3. PERBESARAN TEROPONG BINTANG</strong><br />
Dengan teropong, benda-benda di langit yang dengan mata telanjang tidak kelihatan menjadi kelihatan. Atau, benda yang biasanya kelihatan menjadi besar. Coba lihat bulan dengan teropong. Apa artinya?</p>
<p>Perbesaran teropong adalah perbesaran <strong>sudut</strong>. Benda terlihat besar karena memenuhi bidang pandang mata. Benda yang sama, misalnya sebuah pensil, terlihat kecil jika jauh dan besar jika dekat. Jadi, yang dilihat mata adalah <strong>sudut</strong> bukan ukuran dalam sentimeter. Kita tahu panjang pensil itu 20 cm karena kita membandingkannya dengan penggaris 20 cm. Yang kita lihat adalah:</p>
<blockquote><p>ukuran sudut penggaris 20 cm dan pensil adalah sama, maka kita simpulkan panjang pensil 20 cm.</p></blockquote>
<p>Coba kalau pensil kita taruh jauh, sedangkan penggaris dekat. Kita akan melihat (Coba dengan sebelah mata) panjang pensil berkurang. Bukankah bulan dan matahari terlihat sama besar?</p>
<p>Bagaimana dengan teropong?<br />
Bintang ganda Alfa Centauri yang biasanya terlihat satu karena sudutnya begitu kecil, dengan teropong terlihat dua. Artinya, dengan teropong, sudut terlihat lebih besar. Berapa perbesarannya? Perhatikan gambar. (mungkin perlu kaca pembesar – nanti akan dibahas perbesarannya.)</p>
<p><a href="/uploads/optik/alfcntri.jpg">
<p align="center"><img src="/uploads/optik/alfcntri.jpg" alt="teropong bintang" height="200"><br />
<strong>Gambar 4.</strong> Meneropong alfa centauri (klik untuk gambar ukuran sebenarnya)</p>
<p></a></p>
<p>Pada gambar, garis-garis yang warnanya sama adalah sejajar. Garis putus-putus merah dan biru pada okuler adalah <strong>sumbu utama</strong> lain yang sudutnya disesuaikan. Sinar sejajar sumbu utama dibiaskan ke fokus. Untuk tiap sinar yang arahnya tidak jelas, dibuat sumbu utama yang sejajar dengannya, dan titik fokusnya juga. Ke situlah sinar terbias. Contohnya adalah garis hijau di objektif.</p>
<p>Sekarang nilai h. Kita lihat, di antara objektif dan okuler:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r17.jpg"></p></blockquote>
<p>untuk sudut kecil. Tapi, di sisi kanan okuler, h juga sama dengan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r18.jpg"></p></blockquote>
<p>Dari mana?<br />
Perhatikan: sudut antara garis putus-putus merah dan putus-putus hitam adalah &theta;<sub>1</sub>, karena yang merah adalah sumbu utama yang sejajar dengan sinar datang merah, yang sudutmya &theta;<sub>1</sub>. Selanjutnya, &theta;<sub>2</sub> adalah sudut kelihatannya gambar bintang (garis oranye dengan putus-putus hitam). Menyamakan h menghasilkan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r19.jpg"></p></blockquote>
<p>Setelah mencoret suku yang sama:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r20.jpg"></p></blockquote>
<p>Ini menghasilkan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r21.jpg"></p></blockquote>
<p>Rumit? Makanya ini tidak diajarkan di sekolah. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' /></p>
<p><strong>4. PERBESARAN KACA PEMBESAR</strong><br />
Perhatikan gambar:</p>
<p><a href="/uploads/optik/kcpmbsar.jpg">
<p align="center"><img src="/uploads/optik/kcpmbsar.jpg" alt="kaca pembesar" height="200"><br />
<strong>Gambar 5.</strong> Kaca pembesar (klik untuk gambar ukuran sebenarnya)</p>
<p></a></p>
<p>Benda diletakkan di jarak s<sub>0</sub> sehingga jatak bayangannya s<sub>i</sub> dari lensa. Jarak mata ke lensa d. sudut &theta;, yaitu ukuran sudut bayangan yang terlihat, sama dengan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r22.jpg"></p></blockquote>
<p>Dengan mengubah bentuk rumus jarak benda-bayangan lensa (bagian 1):</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r23.jpg"></p></blockquote>
<p>Ini kita substitusikan ke persamaan untuk &theta;. Tunggu dulu. s<sub>i</sub> negatif atau positif? Dalam gambar, positif. Dalam rumus, negatif (maya). Baiklah, kita ganti:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r24.jpg"></p></blockquote>
<p>Biasanya didefinisikan jarak akomodasi mata x yang dalam hal ini sama dengan s<sub>i</sub> + d.</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r25.jpg"></p></blockquote>
<p>Bagaimana dengan perbesaran? Sedikit lagi.</p>
<p>Perbesaran tentunya perbandingan <strong>sudut-kelihatannya-benda-dengan-lup</strong>, dengan <strong>sudut-kelihatannya-benda-dengan-cara-biasa</strong>. Sekarang, apa itu <strong>sudut-kelihatannya-benda-dengan-cara-biasa</strong>? Bayangkan, kita mau melihat benda kecil. Tentunya, kita mendekatkan benda itu sedekat mungkin dengan mata. Jarak minimumnya adalah titik dekat atau PP (<i>punctum proximum</i>). Pada jarak ini benda terlihat paling besar. Lebih dekat dari ini, tidak terlihat. Maksudnya, buram. Jadi,  <strong>sudut-kelihatannya-benda-dengan-cara-biasa</strong> adalah:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r26.jpg"></p></blockquote>
<p>Sehingga perbesaran kaca pembesar adalah:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r27.jpg"></p></blockquote>
<p>Nah, biasanya orang memakai lup dekat dengan mata sehingga d = 0. Kemudian, supaya melihatnya nyaman, benda ditaruh di fokus supaya bayangan ada di tak-hingga, dan akomodasi mata minimum. (mata normal) Jadi, dengan mengambil limit x &rarr; tak-hingga:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r28.jpg"></p></blockquote>
<p>Atau jika ingin perbesaran sedikit lebih besar, benda sedikit didekatkan sehingga bayangannya di PP (jarak terdekat yang bisa dilihat): </p>
<blockquote><p><img src="/uploads/optik/opt_r29.jpg"></p></blockquote>
<p>Begitulah. Kalau mau pembahasan rumus lain, minta saja. <strong>Mungkin</strong> dijawab.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/06/dari-mana-datangnya-optik/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/06/dari-mana-datangnya-optik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi Cinta Sang Fisikawan (delta ver.)</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/02/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/02/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 09:41:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[



Kurindu dirimu dalam angan
Setiaku temanimu seperti bulan
Luas cintaku melebihi lautan
Berharap jadi satu gumpalan awan



Jiwaku tenggelam sisakan bayang
Namun tegar pijakku bagai karang
Dan tak lekang oleh terpaan gelombang
Meski arus pasang datang menghadang



Air matamu bagai erosi di hatiku
Inginku sejukkanmu saat tingginya suhu
Walau keras hatimu seperti batu
Penantianku tak pernah membeku





Kuharap jiwa kita berdifusi
Dan cinta kita ber-rekombinasi
Haruskah tercipta daerah deplesi?
Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tr>
<td  width="300px">
<p align="center">
Kurindu dirimu dalam angan<br />
Setiaku temanimu seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Moon" target="_blank">bulan</a><br />
Luas cintaku melebihi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sea" target="_blank">lautan</a><br />
Berharap jadi satu <a href="http://www.weatherwizkids.com/cloud.htm" target="_blank">gumpalan awan</a>
</p>
<p></p>
<p align="center">
Jiwaku tenggelam sisakan <a href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/7347180.stm" target="_blank">bayang</a><br />
Namun tegar pijakku bagai <a href="http://www.sciencedaily.com/releases/2009/02/090203110520.htm" target="_blank">karang</a><br />
Dan tak lekang oleh terpaan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wave" target="_blank">gelombang</a><br />
Meski <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tide" target="_blank">arus pasang</a> datang menghadang
</p>
<p></p>
<p align="center">
Air matamu bagai <a href="http://www.physicalgeography.net/fundamentals/10w.html" target="_blank">erosi</a> di hatiku<br />
Inginku sejukkanmu saat tingginya <a href="http://eo.ucar.edu/skymath/tmp2.html" target="_blank">suhu</a><br />
Walau keras hatimu seperti <a href="http://www.norsar.no/c-65-Rock-Physics.aspx" target="_blank">batu</a><br />
Penantianku tak pernah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Absolute_zero" target="_blank">membeku</a>
</p>
<p></p>
</td>
<td width="300">
<p align="center">
Kuharap jiwa kita <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Diffusion" target="_blank">berdifusi</a><br />
Dan cinta kita ber-<a href="http://ece-www.colorado.edu/~bart/book/book/chapter2/ch2_8.htm" target="_blank">rekombinasi</a><br />
Haruskah tercipta <a href="http://www.ece.utep.edu/courses/ee3329/ee3329/Studyguide/ToC/PNdiode/depletion.html" target="_blank">daerah deplesi</a>?<br />
Karena kau tak lagi di sisi
</p>
<p></p>
<p align="center">
Kuingin di antara kita ada <a href="http://demonstrations.wolfram.com/WaveInterference/" target="_blank">interferensi</a><br />
Jalinan cinta prinsip <a href="http://www.kettering.edu/~drussell/Demos/superposition/superposition.html" target="_blank">superposisi</a><br />
Tanpa adanya peristiwa <a href="http://www.hardwareanalysis.com/content/article/1583.6/" target="_blank">eksitasi</a><br />
Tak beri harapan terjadi <a href="http://csep10.phys.utk.edu/astr162/lect/light/ionization.html" target="_blank">ionisasi</a>
</p>
<p></p>
<p align="center">
Guratan senyummu takkan terganti<br />
Paras <a href="http://twm.co.nz/einphysill_dobson.html" target="_blank">maya</a> wajahmu sangat berarti<br />
Meski bumi enggan ber-<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Earth%27s_rotation" target="_blank">rotasi</a><br />
Cinta ini akan tetap abadi
</p>
<p></p>
</td>
</tr>
</table>
<p align="center">
<b>Digubah oleh:</b> Sang Pujangga 102FM ITB <br /> (<a href="http://102fm-itb.org/author/fran">Fran Kurnia</a>).</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/02/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/02/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Tekanan</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/01/rahasia-tekanan/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/01/rahasia-tekanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 05:39:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Widiatmoko</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mekanika Klasik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Eko Widiatmoko, Alumni Fisika ITB]
Ini persoalan yang mudah, kalau tahu konsepnya.
Misalkan ada sebuah tabung yang diameternya 20 cm. pada posisi tertentu diameternya berubah menjadi 1 cm (lihat gambar). Lalu, ada sebuah timbangan yang pas masuk dalam bagian tabung yang lebar, sehingga sisa bagian lebar di atas papan timbangan adalah 2 cm.
Tabung ini kemudian diisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh</strong>: Eko Widiatmoko, Alumni Fisika ITB]</p>
<p>Ini persoalan yang mudah, kalau tahu konsepnya.</p>
<p>Misalkan ada sebuah tabung yang diameternya 20 cm. pada posisi tertentu diameternya berubah menjadi 1 cm (lihat gambar). Lalu, ada sebuah timbangan yang pas masuk dalam bagian tabung yang lebar, sehingga sisa bagian lebar di atas papan timbangan adalah 2 cm.</p>
<p><span id="more-396"></span>Tabung ini kemudian diisi air sampai tinggi air dalam bagian tabung yang sempit adalah 1 meter.</p>
<p><center><img src="/uploads/timbang2.jpg" alt="menimbang air"></center></p>
<p>Misalkan perpindahan piringan timbangan karena berat dapat diabaikan. Tekanan hidrostatik di dasar air adalah: (ρ = 1000 kg/m3, g = 10 m/s2)</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/eq_timb1.jpg" alt="eq1"></p></blockquote>
<p>Jadi, gaya yang dialami oleh piringan timbangan adalah:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/eq_timb2.jpg" alt="eq2"></p></blockquote>
<p>TUNGGU DULU!<br />
Berapa berat semua air?<br />
Volume air: (anggaplah sama dengan dua buah tabung)</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/eq_timb3.jpg" alt="eq3"></p></blockquote>
<p>Massa:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/eq_timb4.jpg" alt="eq4"></p></blockquote>
<p>Berat:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/eq_timb5.jpg" alt="eq5"></p></blockquote>
<p>Nah, bagaimana mungkin gaya yang diterima timbangan lebih berat daripada berat total air?</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/01/rahasia-tekanan/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/01/rahasia-tekanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Seorang Fisikawan Jika&#8230;</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/01/anda-adalah-seorang-fisikawan-jika/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/01/anda-adalah-seorang-fisikawan-jika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 00:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Reinard Primulando</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lelucon Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Reinard Primulando, pendiri 102 FM]
Mungkin pembaca sudah sering mendengar atau membaca candaan “you are a physicist if … ” Buat yang belum pernah membaca, ini salah satu contohnya:
http://www.physlink.com/fun/physicsmajor.cfm
Dalam artikel kali ini, 102 FM dengan bangga mempersembahkan “Anda Adalah Seorang Fisikawan Jika….” Yang pasti anda akan mengerti hidup fisikawan setelah membaca blog ini 
Anda adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh</strong>: Reinard Primulando, pendiri 102 FM]</p>
<p>Mungkin pembaca sudah sering mendengar atau membaca candaan “you are a physicist if … ” Buat yang belum pernah membaca, ini salah satu contohnya:<br />
<a href="http://www.physlink.com/fun/physicsmajor.cfm">http://www.physlink.com/fun/physicsmajor.cfm</a></p>
<p>Dalam artikel kali ini, 102 FM dengan bangga mempersembahkan “Anda Adalah Seorang Fisikawan Jika….” Yang pasti anda akan mengerti hidup fisikawan setelah membaca blog ini <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></p>
<p><span id="more-388"></span>Anda adalah fisikawan jika dan hanya jika memenuhi beberapa persyaratan di bawah ini:</p>
<p><strong>1. Setelah mendengar gossip, langsung menghitung kebenaran gossip tersebut memakai rumus fisika:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/">Tembok Cina Terlihat Dari Bulan?</a></p>
<p><strong>2. Kalau ada orang bilang, “masa sih???” Anda akan membalas dengan bentuk ekuivalennya: “energi sih???”:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/11/massa-atau-energi/">Massa atau Energi?</a></p>
<p><strong>3. Sudah tahu rahasia, tapi masih dikorek-korek juga, dasar tukang gossip:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/12/rahasia-awal-kehidupan/">Rahasia Awal Kehidupan</a></p>
<p><strong>4. Tukang bikin ribut, begitu ketahuan langsung ngabur:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/11/ribut-ribut-lalu-sunyi-senyap/">Ribut-Ribut Lalu Sunyi Senyap</a></p>
<p><strong>5. Cuma mau ke dokter yang sudah lulus mata kuliah termodinamika:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/11/termodinamika-dan-kedokteran/">Termodinamika dan Kedokteran</a></p>
<p><strong>6. Coba anda eja FISIKA! Gaya, arus, entropi, arus, konstanta Boltzman, Ampere:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/10/fisika-alfabet/">Fisika Alfabet</a></p>
<p><strong>7. Mau makan aja mesti ngehitung rumus dulu:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/09/trik-botol-sambal/">Trik Botol Sambal</a></p>
<p><strong>8. Senangnya main-main sama yang berbahaya:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/07/tesla-coil-mainan-tegangan-tinggi/">Tesla Coil: Mainan Tegangan Tinggi</a></p>
<p><strong>9. Kalah terus kalau main sepak bola:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/06/fisikawan-dan-sepak-bola/">Fisikawan dan Sepak Bola</a></p>
<p><strong>10. Kecoa pun dilibatkan dalam hitungan, ck..ck..ck… :</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/06/reporter-kecoa-bola-gila/">Reporter Kecoa dan Bola Gila</a></p>
<p><strong>11. Selalu ditolak lawan jenis (atau malah diminati ya?) karena bikin puisi cintanya harus berbau fisika:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/05/puisi-cinta-sang-fisikawan-muda/">Puisi Cinta Sang Fisikawan Muda</a></p>
<p><strong>12. Kalo belajar fisika suka ngajak yang lain, sampe-sampe benda mati juga dipaksa belajar:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/05/saya-ingin-komputer-belajar/">Saya Ingin Komputer Belajar</a></p>
<p><strong>13. Mau ngebunuh lalat aja mesti dihitung dulu, plis deh.. padahal tinggal ditepokin aja:</strong><br />
<a href="http://102fm-itb.org/2008/05/kematian-seekor-lalat-terbang/">Kematian Seekor Lalat</a></p>
<p>NB: Mohon maaf bagi penulis yang tulisannya tidak dibuatkan candaanya. Kami sangat mengajurkan bagi para penulis tersebut untuk membuat versi yang sesuai dengan tulisannya masing-masing. Buat yang belum pernah membuat tulisan di blog ini, kami juga mempersilahkan untuk menambahkan versi pribadi <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/01/anda-adalah-seorang-fisikawan-jika/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/01/anda-adalah-seorang-fisikawan-jika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tembok Cina Terlihat Dari Bulan?</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 08:08:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Reinard Primulando</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektromagnetisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Reinard Primulando, Pendiri 102 FM]
Pernah dengar cerita bahwa Tembok Cina merupakan satu-satunya obyek buatan manusia yang bisa terlihat dengan mata telanjang dari bulan?  mungkin juga ya? Dikarenakan Tembok Cina panjang banget, bisa dimungkinkan terlihat dari bulan. Apakah mitos tersebut benar? Yuk, kita bahas kebenarannya. 
Satu hal yang penting untuk dapat melihat benda dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh</strong>: Reinard Primulando, Pendiri 102 FM]</p>
<p>Pernah dengar cerita bahwa Tembok Cina merupakan satu-satunya obyek buatan manusia yang bisa terlihat dengan mata telanjang dari bulan? <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /> mungkin juga ya? Dikarenakan Tembok Cina panjang banget, bisa dimungkinkan terlihat dari bulan. Apakah mitos tersebut benar? Yuk, kita bahas kebenarannya. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><span id="more-376"></span>Satu hal yang penting untuk dapat melihat benda dari jarak jauh adalah kemampuan dari mata untuk melihat detail dari obyek yang disebut dengan resolusi. Definisi yang lebih gampang lagi adalah seberapa jauhnya dua titik yang berbeda bisa dapat dibedakan oleh mata. Permasalahannya, berapa resolusi dari mata manusia? <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /> Salah satu cara menghitung resolusi dari alat optik (termasuk mata) adalah dengan menggunakan kriteria Rayleigh <a href="http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/#ref1">[1]</a> yang pernah kita pelajari di SMA (dulu penulis belajar ini di SMA, nggak tahu ya kurikulum sekarang <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> ) Masih ingat dengan rumus ini?</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/cna1.jpg" /></p></blockquote>
<p>Buat yang agak lupa atau yang tidak lupa (karena tidak pernah ingat), ini adalah rumus untuk menghitung resolusi angular dari alat optik. &theta; adalah resolusi angular, &lambda; adalah panjang gelombang cahaya, dan <i>D</i> adalah diameter bukaan dari alat optik, dalam kasus kita bukaan dari mata adalah pupil. Buat yang lupa, silahkan buka lagi buku-buku jaman SMA nya. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Rumusnya sudah ada, sekarang masukkan angkanya. Buat panjang gelombang, kita bisa pakai panjang gelombang warna merah (700 nm), dengan anggapan warna bata dari Tembok Cina kira-kira merah. Terus diameter pupil menurut Wikipedia sekitar 5 mm <a href="http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/#ref2">[2]</a>. Tinggal pakai kalkulator (hati-hati dengan konversi unit!) kita dapat bahwa resolusi mata sekitar 0,010.</p>
<p>Sekarang kita harus menghitung berapa jarak minimum dua titik agar bisa terlihat oleh mata dari bulan. Kita tahu dari Wikipedia (lagi) kalau jarak bumi bulan sekitar 380.000 km <a href="http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/#ref3">[3]</a>. Selanjutnya gunakan geometri (lihat gambar) dan kita dapatkan bahwa jarak minimal dua titik agar dapat dibedakan dari bulan adalah 66 km. Sebuah benda harus punya ukuran minimal 66 km x 66 km supaya bisa terlihat dari bulan!</p>
<p><center><img src="/uploads/tmbkchna.jpg" /></center></p>
<p>Sekarang kembali ke masalah Tembok Cina (berasa Tukul). Panjang Tembok Cina memang luar biasa: 6400 km. Tapi masalahnya, lebar Tembok Cina hanya 9 meter <a href="http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/#ref4">[4]</a>. Jauuuuuh dari ukuran minimal supaya bisa terlihat. Jadi kabar bahwa Tembok China bisa terlihat dari bulan dengan mata telanjang itu… BOHONG (baca: bohong besar)!</p>
<p>Lebih parah lagi sebenarnya Tembok Cina tidak bisa dilihat oleh astronot yang mengorbit bumi! Ambil contoh International Space Station (ISS) yang mengorbit pada ketinggian 350 km. Dengan cara yang sama kita dapatkan bahwa ukuran minimum supaya benda bisa terlihat adalah 60 m x 60 m. Tetap saja tidak cukup buat terlihat oleh astronot di ISS. Astronot pertama China, Yang Liwei, mengaku dia tidak dapat melihat Tembok Cina dari luar angkasa <a href="http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/#ref5">[5]</a>. Yang lebih gampang dilihat dari jendela ISS sebenarnya adalah Piramid Besar Giza yang ukurannya sekitar 230m x 230m <a href="http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/#ref6">[6]</a>. Kalau dari bulan, bahkan Piramid Besar pun tidak telihat sama sekali.</p>
<p>Jadi, kalau dengar gossip, jangan langsung percaya. Dihitung-hitung dulu, dan dicek kebenarannya. (Kalau gossip artis gimana cara ngehitungnya ya? <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> )</p>
<p><strong>Sumber:</strong></p>
<p><strong>[1]</strong> <a name="ref1" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rayleigh_criterion">Rayleigh Criterion</a><br />
<strong>[2]</strong> <a name="ref2" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pupil#Constriction_of_the_pupil">Penampang Pupil</a><br />
<strong>[3]</strong> <a name="ref3" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rayleigh_criterion">Rayleigh Criterion</a><br />
<strong>[4]</strong> <a name="ref4" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Great_wall#Visibility_from_the_moon">Tembok Cina dari Bulan</a><br />
<strong>[5]</strong> <a name="ref5" href="http://www.universetoday.com/2008/05/11/can-you-see-the-great-wall-of-china-from-space/">Tembok Cina dari Bulan oleh Universe2Day</a><br />
<strong>[6]</strong> <a name="ref6" href="http://www.repertorium.net/rostau/measures.html">Ukuran Piramid</a></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/01/tembok-cina-terlihat-dari-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Brownies dan 3 Sahabat</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/01/brownies-dan-3-sahabat/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/01/brownies-dan-3-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 01:25:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Reinard Primulando</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan Matematika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Reinard Primulando, Pendiri 102 FM]
Alkisah hiduplah tiga orang sahabat: Tono, Tami dan Tuti. Ketiga sahabat itu sangat menggemari Brownies (kue brownies loh, bukan &#8220;brwondong manies&#8221;  ). Nah, suatu hari karena sudah lama sejak terakhir kali makan brownies, mereka memutuskan untuk pergi membeli kue brownies yang besar untuk dibagi tiga. Maka pergilah mereka ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh:</strong> Reinard Primulando, Pendiri 102 FM]</p>
<p>Alkisah hiduplah tiga orang sahabat: Tono, Tami dan Tuti. Ketiga sahabat itu sangat menggemari <i>Brownies</i> (kue <i>brownies</i> loh, bukan &#8220;brwondong manies&#8221; <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> ). Nah, suatu hari karena sudah lama sejak terakhir kali makan brownies, mereka memutuskan untuk pergi membeli kue brownies yang besar untuk dibagi tiga. Maka pergilah mereka ke toko kue brownies yang sangat terkenal di kota mereka.</p>
<p><span id="more-369"></span><strong>Tono</strong> : Mbak, brownies yang gede itu berapa?<br />
<strong>Penjaga</strong> : 30 ribu, Mas.<br />
<strong>Tami</strong> : Kalau gitu harga browniesnya kita bisa bagi tiga. Jadi masing-masing kita bayar sepuluh ribu.</p>
<p>Setelah mereka selesai membayar, datanglah pemilik toko. (SFX: suara pintu terbuka. Berat.)</p>
<p><strong>Pemilik</strong> : Adik-adik, kebetulan hari ini toko kita ulang tahun, jadi hari ini ada diskon. Browniesnya dijual 25 ribu rupiah saja!<br />
<strong>Penjaga</strong> : Wah… maaf sudah terlanjur bayar 30 ribu, sini saya kembalikan lima ribu.<br />
<strong>Tuti</strong> : Lima ribu susah ngebaginya, kan kami bertiga… Gini deh, Mbak kasih tiga ribu aja ke kita, biar tiap orang dapat kembalian seribu. Sisanya dua ribu buat Mbak aja.<br />
<strong>Penjaga</strong> : Wah, makasih ya kalau gitu… (dalam hati: kenapa ga beli 1 lagi aja? Ga punya duit ya?! Dasar pelit!)</p>
<p>Setelah kenyang makan brownies kesukaan mereka, Tono tiba-tiba menyelutuk.</p>
<p><strong>Tono</strong> : Perasaan ada yang aneh deh pas kita ngebayar brownies tadi.<br />
<strong>Tami</strong> : Apa yang salah Ton? Kamu kasih uang pake tangan kiri ya? (SFX: orang tertawa renyah)<br />
<strong>Tono</strong> : Kita kan masing-masing jadinya bayar 9 ribu. Terus duit kita kan di Mbak penjaga ada 2 ribu. Kalo dijumlah total bayaran kita jadinya 27 ribu tambah 2 ribu jadinya kok cuma 29 ribu. Lha seribunya lagi ke mana???<br />
<strong>Tuti</strong> : Iya ya… Kok aneh ya?</p>
<p>Ada yang tahu jawabannya nggak? <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_question.gif' alt='&#58;&#45;&#47;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#47;' /></p>
<p>(Acara diakhiri dengan lagu dari Sindentosca, &#8220;Kepompong&#8221;)</p>
<p><strong>OOT, catatan Admin: Kayaknya yang nulis lagi ngidam Brownies di &#8220;kota mereka&#8221; <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></strong></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2009/01/brownies-dan-3-sahabat/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/01/brownies-dan-3-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Awal Kehidupan</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/12/rahasia-awal-kehidupan/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/12/rahasia-awal-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 10:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, (ex) Staf Kominfo 102FM]
Bagaimana awal kehidupan di bumi ini? Apa yang menjadi awal bentuk-bentuk kehidupan yang tak terhitung jumlahnya kini?
Sejak Charles Darwin mengusulkan teorinya bahwa manusia merupakan bentuk evolusi dari kera, para ilmuwan menggali lebih lanjut ke dalam sejarah abad pertama dari kehidupan bumi.  Semua itu dalam upaya untuk menemukan awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh:</strong> Fran Kurnia, (ex) Staf Kominfo 102FM]</p>
<blockquote><p>Bagaimana awal kehidupan di bumi ini? Apa yang menjadi awal bentuk-bentuk kehidupan yang tak terhitung jumlahnya kini?</p></blockquote>
<p>Sejak Charles Darwin mengusulkan teorinya bahwa manusia merupakan bentuk evolusi dari kera, para ilmuwan menggali lebih lanjut ke dalam sejarah abad pertama dari kehidupan bumi.  Semua itu dalam upaya untuk menemukan awal mula kehidupan.  Pendapat yang sudah umum diterima mengatakan bahwa kehidupan muncul sekitar tiga atau empat ribu juta tahun yang lampau yang berasal dari apa yang disebut dengan &#8220;cairan awal&#8221; (<em>primordial soup</em>).  Kemudian diceritakan adanya halilintar (atau petir ya&#8230;?) menyambar-nyambar atmosfer bumi dengan semangat yang bergejolak yang kemudian menyebabkan tercampurnya zat-zat kimia secara tepat yang menghasilkan sel-sel yang primitif, yaitu bentuk pertama kehidupan.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/rahasia1.jpg" alt="rahasia1.jpg" /><br />
[<em>Primordial Soup</em> (<a href="http://images.businessweek.com">images.businessweek.com</a>)]
</p>
<p><span id="more-360"></span>Tetapi pada waktu yang paling akhir ini telah dikemukakan jawaban lain terhadap misteri awal kehidupan itu.  Dialah <em>Sir Fred Hoyle</em>, orang di belakang teori ini yang juga seorang pembantah utama dogma ilmiah yang telah diterima secara umum.  Hoyle pernah menjadi profesor astronomi di Universitas Cambridge selama kurang lebih dua puluh tahun.  Ia berpendapat bahwa kehidupan di bumi awalnya bermula dari sebuah &#8220;bola salju yang kotor&#8221;.  Ia juga menambahkan bahwa nenek moyang kita lahir dalam awan debu yang terapung-apung ke sana ke mari dalam galaksi Bima Sakti.  Menurut Hoyle, awan debu itu mengandung virus dan kuman.  Beberapa diantaranya terbawa oleh sebuah bintang berekor yang kemudian meledak ke dalam atmosfer bumi dan dengan demikian menyebar benih-benih ke planet yang mati, berupa sel-sel pendukung kehidupan.  Ekor dari komet itu terdiri dari gas dan debu, tetapi kepalanya yang kecil itu mengandung potongan-potongan es, yakni air pemberi hidup bagi pemeliharaan kuman-kuman yang dibawanya.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/rahasia2.jpg" alt="rahasia2.jpg" /><br />
[Komet yang membawa materi (<a href="http://chimetv.com">chimetv.com</a>)]
</p>
<p>Tunggu sebentar!  Sebelum kita meremehkan teori yang agak tidak masuk akal ini ada baiknya kita simak penjelasan berikutnya.  Pada tahun 1940, banyak para ilmuwan menertawakan pendapat Hoyle ini (sama seperti kita kan?).  Tetapi sejak itu para ahli astronomi telah memperoleh beberapa penemuan yang aneh pada awan debu yang terapung-apung di antara bintang-bintang.  Hebatnya lagi, debu ini mengandung bahan-bahan kimia yang penting dalam rantai kehidupan, termasuk di dalamnya campuran alkohol dengan methyl alkohol, asam semut, gas formaldehyde, yakni gas tanpa warna dengan bau yang keras, bahkan semacam jenewer murni.  Belum berhenti sampai di situ, karena akhir-akhir ini terjadi semacam pengembangan besar bagi teori Hoyle.  Menurut Hoyle, telah ditemukan awan gas yang disebut dengan Orion Nebula yang mengandung bahan nabati selulosa yang merupakan bahan bagi setengah dari seluruh molekul yang ada.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/rahasia3.jpg" alt="rahasia3.jpg" /><br />
[Orion Nebula (<a href="http://www.usm.maine.edu">www.usm.maine.edu</a>)]
</p>
<p>Apabila teori &#8217;sang pembantah&#8217; ini benar, maka dapat dijelaskan suatu kepercayaan yang nampaknya sebagai takhayul, yang dipercayai orang pada abad pertengahan.  Pada zaman itu kemunculan bintang berekor di langit dianggap sebagai pembawa berita kematian (emang iya ya&#8230;?)  Apakah kuman itu dibawa oleh bintang berekor yang memasuki atmosfer bumi?  Bukankah dahulu pernah ada penyakit pes besar yang menimpa Eropa yang konon katanya akibat adanya bola salju yang kotor?</p>
<p>Entah apa yang terjadi sebenarnya pada dahulu kala, hendaknya kita selalu bersyukur karena masih diberikan nafas kehidupan yang begitu berharga untuk disia-siakan&#8230;    </p>
<blockquote><p>
<em>The diversity of the phenomena of nature is so great, and the treasures hidden in the heavens so rich, precisely in order that the human mind shall never be lacking in fresh nourishment.</em><br />
[Johannes Kepler, 1571-1630]
</p></blockquote>
<p><strong>Pustaka:</strong> Blundell, Nigel. <em>The World’s Greatest Mysteries</em>. 2001. Octopus Books Ltd.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://102fm-itb.org/2008/12/rahasia-awal-kehidupan/" target="_blank"><img src="http://102fm-itb.org/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/12/rahasia-awal-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
