20
Nop

Ribut-ribut Lalu Sunyi Senyap

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

Azas ketidakpahaman Zainul. Teori yang super-duper luar biasa! Menamai sebuah teori dengan nama sendiri, alangkah tidak tahu malunya :d . Siapa yang tidak senang namanya melekat pada sebuah teori. Hukum Newton, relativitas Einstein, ketidakpastian Heisenberg, eksklusi Pauli, diagram Feynman, tentu tidak dinamai oleh orang yang bersangkutan, tapi oleh komunitas ilmuwan sebagai penghargaan arti penting penemuan tersebut.

Kolaborasi dan kompetisi pasti mewarnai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Saling bantu dan saling sikut bisa terjadi, namanya juga manusia. Ada dana riset, dan nama baik yang dipertaruhkan. Berlomba-lombalah mereka menjadi yang pertama. Sebelum didahului periset saingan, riset harus segera tuntas dengan hasil yang menggemparkan dunia (lebay lagi nih :d ). Tapi ada harga yang harus dibayar, terburu-buru bisa menjadi bencana.

Pesan dari seorang dosen “Ilmuwan boleh salah, asal tidak bohong”. Meskipun ada juga “ilmuwan palsu” yang memanipulasi data untuk mendukung klaimnya. Dalam banyak kejadian, meskipun yang bersangkutan jujur, kesalahan bisa terjadi. Misalnya karena lalai mempertimbangkan efek-efek tertentu. Makanya, kehati-hatian sangat diperlukan,

Extraordinary claims require extraordinary evidence.

Kita bisa belajar dari peristiwa-peristiwa yang sempat menghebohkan dunia fisika, tanpa bermaksud memvonis benar tidaknya. Masing-masing masih punya pendukung setia. Biarlah waktu yang menjawab (Ini lirik lagu dangdut yang mana yah? :)) )

apaan sih ribut-ribut?!

14
Nop

Massa atau Energi?

Massa adalah energi. Tak ada sanggahan akan hal itu. Apalagi setelah Einstein menyatakan secara eksplisit:

massa yang dimiliki benda adalah ukuran dari energi yang disimpannya …

E = mc2

atau, maksudnya adalah, kemungkinan massa dan energi adalah ekivalen. Bahwa massa dan energi adalah dua sudut pandang berbeda mengenai suatu besaran fisis, hanya saja berbeda satuannya.

Trus kenapa gituh?

17
Okt

Sedikit Tentang LHC

[oleh: Syarif Riyadi, alumni Fisika ITB]

Jadi, cerita berawal dari groupnya Oom Peter Higgs (University of Edinburgh) yang “kurang kerjaan” menghitung, sampai-sampai keasyikan dan ngelunjak (hehe.. :d ), dan akhirnya mereka propose bahwa ada partikel yang muncul dari interaksi partikel-partikel dasar pada proton, yang selanjutnya partikel itu diberi nama Higgs Boson. Kira-kira seperti ini kisahnya: quark dan anti-quark (partikel-partikel pembentuk proton) diikat oleh interaksi yang bernama Gluon (g). Nah, “si Gluon” ini bisa decay menjadi top (t) dan anti-top (t-bar). Interaksi antara top dengan anti-top inilah yang menghasilkan partikel Higgs Boson.

Lanjut bacanya ah…

14
Okt

Perlahan Tapi Pasti

[oleh: Fran Kurnia, staf 102 FM ITB]

Perlahan tetapi pasti, merupakan sebuah ungkapan yang sarat makna namun sedikit definisi yang menyertainya.

Saat ini dunia dan lingkungan kita senantiasa mengajak manusia untuk bertindak serba cepat tanpa ada kesalahan (bukan iklan loh :d ). Tetapi tanpa disadari akal sehat yang menyertai, tindakan kita itu terkadang tidak memadai. Sekarang coba kita ingat-ingat masa kecil kita saat pertama kali belajar berjalan, kita terlebih dahulu belajar untuk merangkak, duduk, berdiri, dan barulah berjalan lalu kita dapat berlari. Pada masa itu kita diberikan satu contoh konkret dari pengalaman hidup kita yang pasti dilalui oleh setiap manusia. Contoh lain, ketika kita belajar naik sepeda, kita mulai dengan terlebih dahulu dengan sepeda roda empat (satu di depan, di belakang dua roda kecil dan satu roda besar), roda tiga (roda kecil di belakang hilang satu, tanya orang tua masing-masing :d ), kemudian sepeda roda dua (setelah sadar bahwa sepeda roda tiga tidak terlalu keren :p ), lalu kita dapat mengendarai sepeda motor. Jadi, bukankah suatu hal yang mustahil jika kita langsung dapat mengendarai sepeda motor tanpa melalui tahapan-tahapan tadi? Dengan kata lain, setiap manusia ditakdirkan untuk belajar sesuatu langkah demi langkah.

Melangkah pasti!

11
Okt

Fisika Alfabet

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni fisika ITB]

Huruf-huruf dalam fisika,
Huruf mana yang tidak dipakai oleh fisika?

Fisika menciptakan berbagai macam besaran dan satuan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa alam (juga yang buatan) yang terjadi. Untuk menuliskannya, diciptakanlah simbol yang berhubungan dengan penyebutannya, yang berasal dari beberapa sumber. Beberapa besaran dan satuan dinamai dengan nama penemunya, sedangkan lainnya dinamai dalam bahasa Inggris. Lainnya bahkan lebih ajaib lagi. Semua simbol tersebut tentu perlu dipersingkat penulisannya, sering kali menjadi satu huruf saja.

Huruf apa saja yang dipakai oleh para ahli fisika? Berikut ini contohnya.

A: Ampere, satuan arus listrik; a untuk akselerasi atau percepatan.
B: Medan induksi magnet. Mungkin berasal dari Biot-Savart.
C: Coulomb, satuan muatan listrik; c untuk kecepatan cahaya.
D: Medan listrik pergeseran (displacement); d sering dipakai untuk jarak (distance)
Aduh Bo! Cape Deh!

08
Okt

Roket Cuka

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni Fisika ITB]

Dengan peralatan sederhana, menerbangkan botol setinggi 20 meter.

Masih ingat roket air? Ini adalah salah satu variasinya.

Roket air adalah botol plastik yang berisi air, lalu diisi gas sebanyak-banyaknya sampai tekanan tertentu. Kemudian botol dilepaskan dari alat pemegangnya sehingga tekanan gas mendorong air ke bawah dan botol ke atas. Dengan tekanan yang cukup, ketinggian 100 meter tidak mustahil dicapai.

Bagaimana rumusnya? Ada hubungannya dengan berat kosong botol, jumlah air, volume gas, tekanan gas, diameter botol, diameter mulut botol.

Untuk membangun roket air dan peluncurnya, diperlukan pipa paralon, pentil ban, pompa, mekanisme penyumbat, pemegang, dsb. Dengan menggunakan cuka, peralatan ini dapat disederhanakan.

Meroket!!!

02
Sep

Puisi Cinta Fisikawan (lagi)

Cintaku Padamu, oh Fisika
(versi Gamma)
:p

Sendiriku tak sentuh pagi
Bayangmu bagai spektrum pelangi
Rindu ini enyahkan sengat mentari
Melayang jiwaku kalahkan gravitasi

Harapku ini t’lah semu
Apakah hatimu tak kenal diriku?
Meski cintaku tak habis untukmu
Abadi setiaku walau blackhole mengganggu

Cinta ini bagai atom Dalton
Selalu kekal layaknya bilangan baryon
Dengan interaksi kuat adanya pion
Takkan terbagi dalam nukleon

Tak seperti perang nuklir
Walau cinta ini harus berakhir
Saat partikel Higgs terlahir
Ataukah ini titik nadir?

Telah kuarungi gap energi
Untuk meraih cinta ini
Agar puing kasih terangkai kembali
Meski berada di lain galaksi

Saat waktu hilangkan rasa
Kujaga dirimu dalam setia
Karenamu cinta ini tak terhingga
Seperti luas alam semesta

Digubah oleh: Sang Pujangga 102FM ITB
(Fran Kurnia).

28
Jun

Palu dan Garpu Aneh

Hmm… mohon maaf selama beberapa hari terakhir ini kami tidak bisa terlalu rajin memperbaharui situs ini karena keterbatasan SDM yang aktif selama masa liburan panjang ala mahasiswa.
Halah! Ngeyel, deh… :d

Sebagai penawar rasa rindu, coba perhatikanlah beberapa gambar berikut ini. Sebenarnya untuk sebagian orang bisa jadi ini termasuk barang basi, tapi untuk sebagian yang lain bisa juga mengundang rasa penasaran sekaligus tak percaya.
Trus, mana gambarnya?

20
Jun

Mainan Fisikawan = Mainan Kita

[oleh: Reinard Primulando, Pendiri 102FM]

Seriuskah judul di atas?
Benarkah mainannya fisikawan adalah mainan kita juga?
Memang fisikawan tukang bikin mainan ya?
Eh, bukan itu! Maksudnya, mainannya fisikawan di sini adalah apapun yang dikerjakan fisikawan di labnya.
Wah, ini lebih aneh lagi! Masa’ sih kita bermain dengan isi labnya fisikawan?!
Nah, yang satu ini serius. Apa yang dikerjakan fisikawan amat berguna bagi kehidupan kita sehari-hari. Tanpa kita sadari berbagai barang yang kita gunakan saat ini merupakan hasil kerja keras fisikawan di masa lalu. Yuk kita tengok beberapa mainannya fisikawan yang juga merupakan mainan kita.

Wow! Baca lagi!

08
Jun

Penjelajahan “Spirit” + “Opportunity”

[oleh: Reinard Primulando, Pendiri 102 FM]

Tahukah kamu, bahwa saat ini planet Mars sedang dijelajahi oleh dua makhluk kembar?
Wah? Beneran tuh? Bukankah belum ada bukti tentang kehidupan di Mars? Kok sudah ada makhluk di Mars? Jangan-jangan yang ada di Mars itu makhluk halus! iiihhhhh… ceyem (baca: menyeramkan)… :-ss

Hehe… Sebelum berfantasi dengan hal yang aneh-aneh, mari kita berkenalan dulu dengan dua makhluk yang disebutkan tadi. Sesuai namanya, panggil makhluk kembar ini dengan Spirit dan Opportunity.

Dari tadi “makhluk” melulu, apaan sih sebenarnya?
OK. “Makhluk” kembar ini merupakan kendaraan/robot yang dikirim dari Bumi ke Mars untuk menjelajahi Mars dan melakukan penelitian ilmiah di sana, antara lain untuk mencari tanda-tanda keberadaan air di Mars.

Spirit/Opportunity, gabungan antara foto diri dan rekayasa artis
Gambar 1. Gambar dari Spirit, gabungan antara foto diri dan rekayasa artis.

Tapi, kenapa disebut “makhluk” sih? :-? Padahal mereka cuma benda mati.
More Opportunity untuk melanjutkan bacaan…