Soliton Pusaran Air

[oleh: Eko Widiatmoko dan AhmadRidwan T. Nugraha, telaah ulang dari edisi tahun lalu]

Soliton merupakan sebuah gelombang soliter [lewat aja kalo gak pingin mabok :-&], arti harfiahnya adalah gelombang sendirian, yang bergerak tanpa mengalami perubahan bentuk. Ini tentu berbeda dengan (misalnya) solusi gelombang biasa yang linear, y = A sin(?t-kx). Solusi gelombang biasa ini menghasilkan gelombang yang membentang dari x minus tak-hingga sampai plus tak-hingga, dan ada sepanjang waktu. Selain itu beberapa jenis gelombang lain biasanya bersifat dispersif. Artinya, gelombang dengan frekuensi berbeda akan merambat dengan kecepatan berbeda pula (perhatikan prisma dan pelangi!).

Di lain pihak, soliton sebagai suatu pulsa yang memiliki berbagai komponen frekuensi, dapat merambat tanpa perubahan bentuk. Hal ini hanya dapat terjadi jika solusi gelombangnya nonlinear dan seimbang dengan efek dispersi. Wow… :)
Soliton yang umum ditemukan adalah solusi dari persamaan KdV (Korteweg-deVries), sebuah obat pusing yang mujarab 8-}(maksudnya, obat pembuat pusing). =))

soliton

Gila! Kalian nih lagi ngomongin apa sih?

Saya Ingin Komputer Belajar

[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM]

“Saya ingin komputer belajar”, sekilas judul ini menyiratkan keambiguan bagi para pembaca. Akan tetapi, judul tersebut dapat mewakili secara menyeluruh untuk apa yang akan dibahas dalam artikel ini. Sebagaimana otak manusia bekerja untuk memproses informasi ketika seorang anak mulai berkembang, maka hal yang demikian dapat diaplikasikan pula dalam sebuah program komputer dengan menggunakan jaringan saraf tiruan (atau artificial neural network).

» TINJAUAN BIOLOGIS OTAK MANUSIA

Sejak era manusia modern (Homo Sapiens), otak manusia memiliki struktur atau jaringan yang mempunya tingkat kompleksitas luar biasa. Otak (manusia) tersusun atas saraf-saraf pengelola informasi dari sensor motorik yang disebut neuron dan masing-masing neuron tadi dihubungkan satu sama lainnya oleh sinapsis. Neuron bekerja berdasarkan impuls atau sinyal yang diterimanya, kemudian meneruskannya ke neuron yang lain. Hingga saat ini diperkirakan otak manusia memiliki 1012 neuron dan 6.1018 sinapsis [J.J. Siang; 2005]. Dengan jumlah neuron sebanyak itu dapat dibayangkan apa yang sanggup dikelola oleh otak seorang manusia, seperti mengenali pola, melakukan perhitungan, dan mengontrol organ-organ tubuh dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan komputer digital.

Makin seru nih!

Kesederhanaan Chaos

[oleh: AhmadRidwan T. Nugraha, Tim Admin 102FM]

Dalam bidang sains, chaos adalah bahasa teknis dari sebuah fenomena sistem nonlinear yang kelakuannya sangat bergantung secara sensitif pada kondisi awalnya. Penggunaan kata chaos di sini tentu berbeda dengan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari yang sering diartikan sebagai “kekacauan yang menjadi-jadi”. Perbedaan konteks ini mirip seperti penggunaan kata “usaha” yang maknanya tidak sama dalam fisika dan bahasa.

chaostheory
[gambar dari aburn.org.uk]

Chaos telah diteliti oleh Henri Poincaré pada akhir abad ke-19 dan dilanjutkan oleh sejumlah matematikawan. Maraknya pembahasan tentang chaos akhir-akhir ini dimulai pada penghujung tahun 1970-an, yaitu ketika Mitchell Feigenbaum menemukan sifat umum dari beberapa pemetaan sederhana, yang didahului oleh pekerjaan Edward Lorenz terkait perkiraan cuaca. Tidak semua sistem nonlinear bersifat chaos, tetapi chaos terjadi pada banyak sekali kasus riil maupun matematis, seperti pada tetesan air dari kran, rangkaian elektronik, konveksi termal pada cairan, reaksi kimia, detak jantung, dan masih banyak lagi.

Jadi apanya yang sederhana?