27
Nop

Massa Atau Energi? (bagian 2)

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

» Foton bermassa gak sih?
Tinjau sistem berupa kotak yang di dalamnya ada 2 foton bergerak ke arah yang berlawanan. Sisi dalam dinding kotak adalah cermin ideal.

Misalnya massa kotak m0, frekuensi foton v0. Kotak diam menurut pengamat pengamat pertama.

Menurut pengamat kedua yang bergerak relatif terhadap pengamat pertama: kotak bergerak dengan kecepatan V, mengalami kontraksi panjang. Foton mengalami efek Doppler.

Lanjut!!!

20
Nop

Ribut-ribut Lalu Sunyi Senyap

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

Azas ketidakpahaman Zainul. Teori yang super-duper luar biasa! Menamai sebuah teori dengan nama sendiri, alangkah tidak tahu malunya :d . Siapa yang tidak senang namanya melekat pada sebuah teori. Hukum Newton, relativitas Einstein, ketidakpastian Heisenberg, eksklusi Pauli, diagram Feynman, tentu tidak dinamai oleh orang yang bersangkutan, tapi oleh komunitas ilmuwan sebagai penghargaan arti penting penemuan tersebut.

Kolaborasi dan kompetisi pasti mewarnai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Saling bantu dan saling sikut bisa terjadi, namanya juga manusia. Ada dana riset, dan nama baik yang dipertaruhkan. Berlomba-lombalah mereka menjadi yang pertama. Sebelum didahului periset saingan, riset harus segera tuntas dengan hasil yang menggemparkan dunia (lebay lagi nih :d ). Tapi ada harga yang harus dibayar, terburu-buru bisa menjadi bencana.

Pesan dari seorang dosen “Ilmuwan boleh salah, asal tidak bohong”. Meskipun ada juga “ilmuwan palsu” yang memanipulasi data untuk mendukung klaimnya. Dalam banyak kejadian, meskipun yang bersangkutan jujur, kesalahan bisa terjadi. Misalnya karena lalai mempertimbangkan efek-efek tertentu. Makanya, kehati-hatian sangat diperlukan,

Extraordinary claims require extraordinary evidence.

Kita bisa belajar dari peristiwa-peristiwa yang sempat menghebohkan dunia fisika, tanpa bermaksud memvonis benar tidaknya. Masing-masing masih punya pendukung setia. Biarlah waktu yang menjawab (Ini lirik lagu dangdut yang mana yah? :)) )

Apaan sih ribut-ribut?!

05
Nop

Secuil Tentang Alam

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

Salah satu pertanyaan yang ingin dijawab oleh para fisikawan adalah:

» Apa “batu bata” penyusun berbagai macam zat-zat di alam semesta?

Menurut Anaximenes dari Miletus [1], alam semesta tersusun dari:

Para filsuf pada jaman itu masih beranggapan bahwa semua zat dapat dibagi terus-menerus hingga sekecil-kecilnya. Konsep bahwa ada zarah yang paling kecil dan tidak dapat dibagi-bagi lagi, muncul sejak abad ke-6 sebelum Masehi di India oleh Nyaya dan Vaisheshika, lalu oleh Democritus dari Yunani [2]. Democritus menyebutnya sebagai atomos.

Democritus, dari atomos, oleh atomos, untuk atomos… baca aja deh…

21
Jul

Jawaban Teka-Teki Timbangan

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

Masih ingat Teka-Teki Timbangan? Kan belum ada yang bener-bener berhasil jawab dengan betul tuh… Kita bahas aja yuk…

» PERTANYAAN 1

Gaya-gaya apa saja yang terlibat? Tentu ada gaya gravitasi.
Bagaimana dengan gaya oleh otot-otot dan antara bagian-bagian tubuh? Terlalu rumit.
Persoalan menjadi lebih sederhana jika kita memperhatikan gerakan pusat massanya saja. Dengan demikian, cukup gaya-gaya dari luar saja yang diperhitungkan; bukan gaya-gaya antara bagian tubuh yang satu dengan yang lain. Mengapa?

Mengapa ya? Penasaran ih!!!

04
Jul

Teka-Teki Timbangan

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

» PERTANYAAN 1

tekatim1

Dari posisi berdiri ke posisi jongkok, bagaimana berat badan yang terbaca oleh timbangan sebagai fungsi waktu?

tekatim

Pertanyaan selanjutnya?

02
Jul

Kanan Kiri Oke?

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

Memberi dan menerima sesuatu sebaiknya dengan tangan kanan.

Demikianlah pesan nenek, atas nama sopan santun. Ada apa dengan tangan kiri? Tangan kiri dipakai membersihkan diri setelah buang air dan buang upil. Hubungannya? Untuk menghindari orang lain terinfeksi kuman-kuman penyakit? Apapun alasannya dan entah siapa yang memulai, kebiasaan itu menjadi kesepakatan bersama orang-orang tempo doeloe. Bagaimana kalau kesepakatannya diganti? Mengingat dan menimbang bahwa tangan kanan lebih sering dipakai, maka peluang kuman-kuman penyakit hinggap di tangan kanan lebih besar.
Siapa yang setuju acungkan tangan kiri! :d

Kebudayaan-kebudayaan dunia pada umumnya mengaitkan kanan dengan kebaikan, kebenaran, sementara kiri dikaitkan dengan keburukan, kejahatan [lihat referensi 1]. Dalam kosakata bahasa Inggris, right bisa berarti kanan bisa juga berarti benar. Ini persoalan budaya yang tidak akan kita bahas di sini.
Muncul pertanyaan,

Mengapa populasi orang kidal lebih sedikit daripada non-kidal (kadal)? =))

Para ilmuwan belum sepakat tentang penyebab disparitas ini, mungkin genetik mungkin juga budaya [referensi 2].

Beberapa pertanyaan yang lebih menarik lagi adalah:

Apakah hukum alam membedakan kiri dan kanan? Apakah populasi orang kidal yang lebih sedikit menunjukkan bahwa hukum alam memang tidak simetrik kiri-kanan?

Dibutuhkan studi mendalam untuk membuktikannya. Fakta-fakta di atas tidak cukup untuk meyakinkan para fisikawan. Disparitas tersebut kemungkinan disebabkan bukan karena hukum alam membedakan kiri dan kanan, tetapi karena kebetulan sejarah belaka. Fisikawan butuh bukti yang benar-benar meyakinkan.

Fisika… Dahsyat! Tancap terus…

04
Jun

Berlari Saat Hujan

[oleh: Zainul Abidin, alumni Fisika ITB]

Pagi-pagi sekali si Fulan berangkat ke kampus dengan berjalan kaki, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Sialnya ia tidak membawa payung. Apa yang harus ia lakukan? Posisinya 50 meter dari tempat berteduh terdekat. Sebagai mahasiswa fisika, si Fulan mulai menghitung untung ruginya. Pernahkah Anda berada pada situasi yang sama?

kasihan Fulan

Faktor apa saja yang mempengaruhi perhitungan? Apakah bentuk dan ukuran tubuh, intensitas air hujan, kecepatan air hujan, sudut jatuhnya air hujan, kecepatan berlari, atau jarak tempuh? Wah… Si Fulan harus berpikir cepat.

Bantuin Zainul… eh, salah, bantuin Fulan…