[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM]
“Saya ingin komputer belajar”, sekilas judul ini menyiratkan keambiguan bagi para pembaca. Akan tetapi, judul tersebut dapat mewakili secara menyeluruh untuk apa yang akan dibahas dalam artikel ini. Sebagaimana otak manusia bekerja untuk memproses informasi ketika seorang anak mulai berkembang, maka hal yang demikian dapat diaplikasikan pula dalam sebuah program komputer dengan menggunakan jaringan saraf tiruan (atau artificial neural network).
» TINJAUAN BIOLOGIS OTAK MANUSIA
Sejak era manusia modern (Homo Sapiens), otak manusia memiliki struktur atau jaringan yang mempunya tingkat kompleksitas luar biasa. Otak (manusia) tersusun atas saraf-saraf pengelola informasi dari sensor motorik yang disebut neuron dan masing-masing neuron tadi dihubungkan satu sama lainnya oleh sinapsis. Neuron bekerja berdasarkan impuls atau sinyal yang diterimanya, kemudian meneruskannya ke neuron yang lain. Hingga saat ini diperkirakan otak manusia memiliki 1012 neuron dan 6.1018 sinapsis [J.J. Siang; 2005]. Dengan jumlah neuron sebanyak itu dapat dibayangkan apa yang sanggup dikelola oleh otak seorang manusia, seperti mengenali pola, melakukan perhitungan, dan mengontrol organ-organ tubuh dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan komputer digital.
