<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>102 FM ITB &#187; Fran Kurnia</title>
	<atom:link href="http://102fm-itb.org/author/fran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://102fm-itb.org</link>
	<description>102 FisikaMania ITB</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Oct 2011 13:53:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Puisi Cinta Sang Fisikawan (delta ver.)</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2009/02/23/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2009/02/23/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 16:41:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[Kurindu dirimu dalam angan Setiaku temanimu seperti bulan Luas cintaku melebihi lautan Berharap jadi satu gumpalan awan Jiwaku tenggelam sisakan bayang Namun tegar pijakku bagai karang Dan tak lekang oleh terpaan gelombang Meski arus pasang datang menghadang Air matamu bagai &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2009/02/23/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tr>
<td  width="300px">
<p align="center">
Kurindu dirimu dalam angan<br />
Setiaku temanimu seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Moon" target="_blank">bulan</a><br />
Luas cintaku melebihi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sea" target="_blank">lautan</a><br />
Berharap jadi satu <a href="http://www.weatherwizkids.com/cloud.htm" target="_blank">gumpalan awan</a>
</p>
<p></p>
<p align="center">
Jiwaku tenggelam sisakan <a href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/7347180.stm" target="_blank">bayang</a><br />
Namun tegar pijakku bagai <a href="http://www.sciencedaily.com/releases/2009/02/090203110520.htm" target="_blank">karang</a><br />
Dan tak lekang oleh terpaan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wave" target="_blank">gelombang</a><br />
Meski <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tide" target="_blank">arus pasang</a> datang menghadang
</p>
<p></p>
<p align="center">
Air matamu bagai <a href="http://www.physicalgeography.net/fundamentals/10w.html" target="_blank">erosi</a> di hatiku<br />
Inginku sejukkanmu saat tingginya <a href="http://eo.ucar.edu/skymath/tmp2.html" target="_blank">suhu</a><br />
Walau keras hatimu seperti <a href="http://www.norsar.no/c-65-Rock-Physics.aspx" target="_blank">batu</a><br />
Penantianku tak pernah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Absolute_zero" target="_blank">membeku</a>
</p>
<p></p>
</td>
<td width="300">
<p align="center">
Kuharap jiwa kita <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Diffusion" target="_blank">berdifusi</a><br />
Dan cinta kita ber-<a href="http://ece-www.colorado.edu/~bart/book/book/chapter2/ch2_8.htm" target="_blank">rekombinasi</a><br />
Haruskah tercipta <a href="http://www.ece.utep.edu/courses/ee3329/ee3329/Studyguide/ToC/PNdiode/depletion.html" target="_blank">daerah deplesi</a>?<br />
Karena kau tak lagi di sisi
</p>
<p></p>
<p align="center">
Kuingin di antara kita ada <a href="http://demonstrations.wolfram.com/WaveInterference/" target="_blank">interferensi</a><br />
Jalinan cinta prinsip <a href="http://www.kettering.edu/~drussell/Demos/superposition/superposition.html" target="_blank">superposisi</a><br />
Tanpa adanya peristiwa <a href="http://www.hardwareanalysis.com/content/article/1583.6/" target="_blank">eksitasi</a><br />
Tak beri harapan terjadi <a href="http://csep10.phys.utk.edu/astr162/lect/light/ionization.html" target="_blank">ionisasi</a>
</p>
<p></p>
<p align="center">
Guratan senyummu takkan terganti<br />
Paras <a href="http://twm.co.nz/einphysill_dobson.html" target="_blank">maya</a> wajahmu sangat berarti<br />
Meski bumi enggan ber-<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Earth%27s_rotation" target="_blank">rotasi</a><br />
Cinta ini akan tetap abadi
</p>
<p></p>
</td>
</tr>
</table>
<p align="center">
<b>Digubah oleh:</b> Sang Pujangga 102FM ITB <br /> (<a href="http://102fm-itb.org/author/fran">Fran Kurnia</a>).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2009/02/23/puisi-cinta-sang-fisikawan-delta-ver/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Awal Kehidupan</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/12/30/rahasia-awal-kehidupan/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/12/30/rahasia-awal-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 17:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, (ex) Staf Kominfo 102FM] Bagaimana awal kehidupan di bumi ini? Apa yang menjadi awal bentuk-bentuk kehidupan yang tak terhitung jumlahnya kini? Sejak Charles Darwin mengusulkan teorinya bahwa manusia merupakan bentuk evolusi dari kera, para ilmuwan menggali lebih &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/12/30/rahasia-awal-kehidupan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh:</strong> Fran Kurnia, (ex) Staf Kominfo 102FM]</p>
<blockquote><p>Bagaimana awal kehidupan di bumi ini? Apa yang menjadi awal bentuk-bentuk kehidupan yang tak terhitung jumlahnya kini?</p></blockquote>
<p>Sejak Charles Darwin mengusulkan teorinya bahwa manusia merupakan bentuk evolusi dari kera, para ilmuwan menggali lebih lanjut ke dalam sejarah abad pertama dari kehidupan bumi.  Semua itu dalam upaya untuk menemukan awal mula kehidupan.  Pendapat yang sudah umum diterima mengatakan bahwa kehidupan muncul sekitar tiga atau empat ribu juta tahun yang lampau yang berasal dari apa yang disebut dengan &#8220;cairan awal&#8221; (<em>primordial soup</em>).  Kemudian diceritakan adanya halilintar (atau petir ya&#8230;?) menyambar-nyambar atmosfer bumi dengan semangat yang bergejolak yang kemudian menyebabkan tercampurnya zat-zat kimia secara tepat yang menghasilkan sel-sel yang primitif, yaitu bentuk pertama kehidupan.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/rahasia1.jpg" alt="rahasia1.jpg" /><br />
[<em>Primordial Soup</em> (<a href="http://images.businessweek.com">images.businessweek.com</a>)]
</p>
<p><span id="more-360"></span>Tetapi pada waktu yang paling akhir ini telah dikemukakan jawaban lain terhadap misteri awal kehidupan itu.  Dialah <em>Sir Fred Hoyle</em>, orang di belakang teori ini yang juga seorang pembantah utama dogma ilmiah yang telah diterima secara umum.  Hoyle pernah menjadi profesor astronomi di Universitas Cambridge selama kurang lebih dua puluh tahun.  Ia berpendapat bahwa kehidupan di bumi awalnya bermula dari sebuah &#8220;bola salju yang kotor&#8221;.  Ia juga menambahkan bahwa nenek moyang kita lahir dalam awan debu yang terapung-apung ke sana ke mari dalam galaksi Bima Sakti.  Menurut Hoyle, awan debu itu mengandung virus dan kuman.  Beberapa diantaranya terbawa oleh sebuah bintang berekor yang kemudian meledak ke dalam atmosfer bumi dan dengan demikian menyebar benih-benih ke planet yang mati, berupa sel-sel pendukung kehidupan.  Ekor dari komet itu terdiri dari gas dan debu, tetapi kepalanya yang kecil itu mengandung potongan-potongan es, yakni air pemberi hidup bagi pemeliharaan kuman-kuman yang dibawanya.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/rahasia2.jpg" alt="rahasia2.jpg" /><br />
[Komet yang membawa materi (<a href="http://chimetv.com">chimetv.com</a>)]
</p>
<p>Tunggu sebentar!  Sebelum kita meremehkan teori yang agak tidak masuk akal ini ada baiknya kita simak penjelasan berikutnya.  Pada tahun 1940, banyak para ilmuwan menertawakan pendapat Hoyle ini (sama seperti kita kan?).  Tetapi sejak itu para ahli astronomi telah memperoleh beberapa penemuan yang aneh pada awan debu yang terapung-apung di antara bintang-bintang.  Hebatnya lagi, debu ini mengandung bahan-bahan kimia yang penting dalam rantai kehidupan, termasuk di dalamnya campuran alkohol dengan methyl alkohol, asam semut, gas formaldehyde, yakni gas tanpa warna dengan bau yang keras, bahkan semacam jenewer murni.  Belum berhenti sampai di situ, karena akhir-akhir ini terjadi semacam pengembangan besar bagi teori Hoyle.  Menurut Hoyle, telah ditemukan awan gas yang disebut dengan Orion Nebula yang mengandung bahan nabati selulosa yang merupakan bahan bagi setengah dari seluruh molekul yang ada.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/rahasia3.jpg" alt="rahasia3.jpg" /><br />
[Orion Nebula (<a href="http://www.usm.maine.edu">www.usm.maine.edu</a>)]
</p>
<p>Apabila teori &#8216;sang pembantah&#8217; ini benar, maka dapat dijelaskan suatu kepercayaan yang nampaknya sebagai takhayul, yang dipercayai orang pada abad pertengahan.  Pada zaman itu kemunculan bintang berekor di langit dianggap sebagai pembawa berita kematian (emang iya ya&#8230;?)  Apakah kuman itu dibawa oleh bintang berekor yang memasuki atmosfer bumi?  Bukankah dahulu pernah ada penyakit pes besar yang menimpa Eropa yang konon katanya akibat adanya bola salju yang kotor?</p>
<p>Entah apa yang terjadi sebenarnya pada dahulu kala, hendaknya kita selalu bersyukur karena masih diberikan nafas kehidupan yang begitu berharga untuk disia-siakan&#8230;    </p>
<blockquote><p>
<em>The diversity of the phenomena of nature is so great, and the treasures hidden in the heavens so rich, precisely in order that the human mind shall never be lacking in fresh nourishment.</em><br />
[Johannes Kepler, 1571-1630]
</p></blockquote>
<p><strong>Pustaka:</strong> Blundell, Nigel. <em>The World’s Greatest Mysteries</em>. 2001. Octopus Books Ltd.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/12/30/rahasia-awal-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Termodinamika dan Kedokteran</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/11/11/termodinamika-dan-kedokteran/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/11/11/termodinamika-dan-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 15:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Termodinamika Statistik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM] Fisika merupakan cabang ilmu yang banyak digunakan di berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam artikel ini akan dibahas tentang penggunaan konsep-konsep termodinamika yang banyak digunakan dalam bidang kedokteran. &#187; Pengertian Termodinamika Termodinamika terbentuk dari dua &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/11/11/termodinamika-dan-kedokteran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh:</strong> Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM]</p>
<p>Fisika merupakan cabang ilmu yang banyak digunakan di berbagai aspek kehidupan manusia. Dalam artikel ini akan dibahas tentang penggunaan konsep-konsep termodinamika yang banyak digunakan dalam bidang kedokteran.</p>
<p><strong>&raquo; Pengertian Termodinamika</strong><br />
Termodinamika terbentuk dari dua suku kata yaitu, <i>thermal</i> (yang berhubungan dengan panas) dan <i>dynamics</i> (yang berhubungan dengan suatu perubahan). Jadi termodinamika merupakan ilmu yang mempelajari berbagai fenomena energi yang berubah-ubah karena adanya aliran panas dan usaha yang dilakukan. Sebagai contoh, ketika suatu zat padat (besi atau sejenisnya) dipanaskan maka semakin lama akan terjadi pemuaian. Pada proses ini terdapat suatu pemindahan panas dan juga bekeja suatu gaya yang mengakibatkan timbulnya suatu usaha. Dengan kata lain, hanya dengan mempelajari termodinamika, bukan hanya fenomena suhu, tetapi juga berbagai sifat gas, larutan zat padat, dan reaksi kimia.</p>
<p><span id="more-245"></span><strong>&raquo; Persamaan gas sejati</strong><br />
Misalkan ada sebutir air di atas raksa dari barometer, maka yang tampak ialah permukaan air raksa akan turun. Pada suhu 37<sup>o</sup>C, tinggi air raksa akan kurang menjadi 47 mm. Ini disebabkan terdapatnya air dalam keadaan gas. Selama ada liquid (uap tidak dapat disamakan dengan gas ideal) antara cairan dan uap dalam keadaan setimbang. Jika uap itu dipindahkan sehingga terjadi penurunan tekanan, maka situasi yang baru ini akan mengakibatkan lebih banyak molekul mejadi fase cair ketimbang fase uap dan akhirnya tekanan akan dipertahankan pada keadaan saturasi tekanan uap.</p>
<p>Ketika temperatur ditinggikan, daerah cair dan gas akan menjadi sempit dan pada waktu temperatur di mana tidak dapat memperpanjang keadaan cair dari gas, temperatur tersebut disebut dengan <i>temperatur kritis</i>. Uap dan cair tidak terdapat pada temperatur itu atau berada diatas temperatur kritis. Untuk mendapatkan saturasi tekanan uap maka harus mengukur temperatur T. Proses mendidih dapat terjadi apabila tekanan lebih rendah dari tekanan uap.<br />
Pada waktu ekspirasi (mengeluarkan udara dari paru-paru), udara mengandung uap yang merupakan saturasi atau kejenuhan di dalam paru-paru. Sehingga tekanan total di dalam paru-paru:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/fk_1.jpg" /></p>
<p>cat: P<sub>H<sub>2</sub>O</sub> = 47 mmHg pada suhu 37<sup>o</sup>C</p></blockquote>
<p>Kemudian jika udara ekspirasi ditampung dalam suatu ruangan dan dikeringkan serta diusahakan pada volume konstan, maka akan diperoleh tekanan total P’, sementara itu diusahakan jumlah mol dari O<sub>2</sub> dan CO<sub>2</sub> konstan. Temperatur ruangan tersebu adalah T’. Dengan demikian:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/fk_2.jpg" /></p></blockquote>
<p>Tekanan udara kering:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/fk_3.jpg" /></p></blockquote>
<p>Dengan mempergunakan hukum Dalton oksigen dalam ruangan (<i>container</i>):</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/fk_4.jpg" /></p>
<p>n&#8217; = jumlah total mol gas dalam udara kering</p></blockquote>
<p>Dengan menggunakan persamaan di atas tekanan parsial O<sub>2</sub> di dalam paru-paru:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/fk_5.jpg" /></p></blockquote>
<p><strong>&raquo; Persamaan dalam kelembaban</strong><br />
Satu hal lagi yang akan dibahas dalam artikel ini, ialah tentang persamaan dalam kelembaban. Didalam udara terdapat uap air. Salah satu cara untuk menyatakan banyaknya uap air yang terkandung dalam udara ialah dengan menggunakan <i>tekanan parsial uap air dalam udara</i>. Ketika kita mengalami perasaan lembab atau kering bukanlah disebabkan dari tekanan uap parsial itu saja. Misalnya tekanan parsial 15mmHg akan terasa lebih lembab pada suhu 20<sup>o</sup>C daripada saat suhu 30<sup>o</sup>C. Bila udara mengandung uap air yang memiliki tekanan parsial yang jauh berbeda dari tekanan uap jenuh air pada suhu saat itu, kita akan merasakan udara kering. Sebaliknya tekanan parsial itu hampir sama dengan tekanan uap jenuh pada suhu tersebut akan kita rasakan udara lembab dengan persamaan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/fk_6.jpg" /></p>
<p>dengan:<br />
P<sub>H<sub>2</sub>O(sat)</sub> = tekanan uap saturasi<br />
P<sub>H<sub>2</sub>O</sub> = tekanan uap parsial</p></blockquote>
<p>Karena proporsi tekanan parsial pada temperatur yang diberikan sama dengan massa jenis udara, maka persamaan kelembaban di atas dapat ditulis menjadi: </p>
<blockquote><p><img src="/uploads/fk_8.jpg" /></p></blockquote>
<p><strong>&raquo; Pustaka:</strong><br />
Gabriel, J.F., <i>Fisika Kedokteran</i>. Jakarta: EGC, 1996.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/11/11/termodinamika-dan-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlahan Tapi Pasti</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/10/14/perlahan-tapi-pasti/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/10/14/perlahan-tapi-pasti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 09:14:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, staf 102 FM ITB] Perlahan tetapi pasti, merupakan sebuah ungkapan yang sarat makna namun sedikit definisi yang menyertainya. Saat ini dunia dan lingkungan kita senantiasa mengajak manusia untuk bertindak serba cepat tanpa ada kesalahan (bukan iklan loh &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/10/14/perlahan-tapi-pasti/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<strong>oleh:</strong> Fran Kurnia, staf 102 FM ITB]</p>
<p><strong>Perlahan tetapi pasti</strong>, merupakan sebuah ungkapan yang sarat makna namun sedikit definisi yang menyertainya.</p>
<p>Saat ini dunia dan lingkungan kita senantiasa mengajak manusia untuk bertindak serba cepat tanpa ada kesalahan (bukan iklan loh :d ). Tetapi tanpa disadari akal sehat yang menyertai, tindakan kita itu terkadang tidak memadai. Sekarang coba kita ingat-ingat masa kecil kita saat pertama kali belajar berjalan, kita terlebih dahulu belajar untuk merangkak, duduk, berdiri, dan barulah berjalan lalu kita dapat berlari. Pada masa itu kita diberikan satu contoh konkret dari pengalaman hidup kita yang pasti dilalui oleh setiap manusia. Contoh lain, ketika kita belajar naik sepeda, kita mulai dengan terlebih dahulu dengan sepeda roda empat (satu di depan, di belakang dua roda kecil dan satu roda besar), roda tiga (roda kecil di belakang hilang satu, tanya orang tua masing-masing  :d ), kemudian sepeda roda dua (setelah sadar bahwa sepeda roda tiga tidak terlalu keren :p ), lalu kita dapat mengendarai sepeda motor. Jadi, bukankah suatu hal yang mustahil jika kita langsung dapat mengendarai sepeda motor tanpa melalui tahapan-tahapan tadi? Dengan kata lain, setiap manusia ditakdirkan untuk belajar sesuatu langkah demi langkah.</p>
<p><span id="more-193"></span>Asumsi (atau permisalan) mungkin sebuah kata yang sering kita jumpai dalam buku-buku pelajaran yang kita baca sehari-hari (kalo suka dibaca tentunya :d ). Tetapi bila kita amati lebih seksama, ternyata ‘asumsi’ ini digunakan hampir pada setiap langkah hidup kita. Sebagai contoh, ketika kita menggunakan kata ‘seandainya’, ’andaikan’, ’andaikata’, ’misalkan’, dll. Maka pada saat itulah kita telah menggunakan asumsi. Asumsi memang banyak digunakan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, khususnya matematika dan fisika, untuk memudahkan perhitungan aljabar atau persamaan tertentu agar hasil yang diperoleh lebih sederhana, meskipun jauh dari alam nyata.</p>
<p>Sekarang coban kita terapkan ‘prinsip langkah demi langkah’ dan ‘asumsi’ di atas sehingga membentuk sebuah prinsip baru ‘perlahan tapi pasti’ untuk sebuah soal matematika yang cukup memusingkan sebagai berikut:</p>
<p>Misalkan terdapat 3 buah bilangan (sebut a, b, dan c) yang mana ketiga bilangan ini dapat membentuk sisi-sisi segitiga ABC. Kemudian tunjukkan bahwa hubungan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/per_1.jpg" align="middle" /> berlaku!</p></blockquote>
<p>Pembuktian secara geometri biasa sangatlah tidak mudah dilakukan, dengan cara induksi matematika sangat mudah tetapi sangat sulit pula untuk dipahami secara eksplisit. Sebagai solusi alternatif, saya menawarkan pembuktian yang dilakukan dengan prinsip ‘perlahan tapi pasti’, sebagai berikut:</p>
<p>Misalkan kita ambil sebuah bilangan bulat yang positif <i>a</i>, maka akan berlaku hubungan:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/per_2.jpg" align="middle" /> atau <img src="/uploads/per_3.jpg" align="middle" /> untuk semua bilangan bulat positif yang kita pilih.</p></blockquote>
<p>Kemudian kita beranjak untuk memilih 2 buah bilangan bulat yang positif a dan b, maka:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/per_4.jpg" /></p></blockquote>
<p>Kita sudah mencapai tahap yang cukup baik untuk menyelasaikan persoalan kita tadi. Sekarang kita coba untuk memilih 3 buah bilangan bulat yang positif <i>a</i>, <i>b</i>, dan <i>c</i>, maka:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/per_5.jpg" /></p></blockquote>
<p>Pada langkah ini, saya mengajak anda untuk memeriksa kembali perhitungan yang telah kita lakukan dan pastikan tidak ada langkah yang salah. Setelah itu analogikan tiga bilangan a, b, dan c sebagai berikut:</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/per_6.jpg" align="middle" /> maka</p></blockquote>
<blockquote><p><img src="/uploads/per_7.jpg" align="middle" /></p></blockquote>
<p>sehingga, dengan demikian</p>
<blockquote><p><img src="/uploads/per_8.jpg" /></p></blockquote>
<p>Hmm&#8230; tampaknya memang agak rumit, tapi silahkan anda coret-coret sedikit pada catatan anda dan anda telah menerapkan prinsip ‘perlahan tapi pasti’ untuk persoalan matematika yang cukup menantang. Kemudian mari kita terapkan dalam hidup kita sehari-hari yang jauh lebih menantang. SEMANGAT! <img src='http://102fm-itb.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> >-<br />
Hahaha, mabok yah? =))</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/10/14/perlahan-tapi-pasti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lompatan Sains: Senjata Nuklir</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/09/06/lompatan-sains-senjata-nuklir/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/09/06/lompatan-sains-senjata-nuklir/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 20:03:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Elektromagnetisme]]></category>
		<category><![CDATA[Fisika Partikel]]></category>
		<category><![CDATA[Terapan Energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM] Mungkin kita pernah menyaksikan film-film perang yang menggambarkan suatu ledakan bom nuklir. Tetapi sesungguhnya dari 195 negara di dunia ini tercatat hanya 20 negara yang memiliki senjata nuklir. Delapan diantaranya memiliki jumlah yang terbanyak, &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/09/06/lompatan-sains-senjata-nuklir/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<b>oleh:</b> Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM]</p>
<p>Mungkin kita pernah menyaksikan film-film perang yang menggambarkan suatu ledakan bom nuklir. Tetapi sesungguhnya dari 195 negara di dunia ini tercatat hanya 20 negara yang memiliki senjata nuklir. Delapan diantaranya memiliki jumlah yang terbanyak, yaitu: (1) Amerika Serikat; (2) Rusia; (3) Inggris; (4) Perancis; (5)China; (6) India; (7) Pakistan; (8) Israel. Delapan negara inilah yang memiliki teknologi terdepan dalam mengembangkan senjata nuklir. Ketika prestise, simbol, dan rasa keamanan menjadi hal penting, masuk akal kalau di luar delapan negara tadi masih ada banyak negara yang memendam hasrat untuk memiliki senjata yang berkekuatan dahsyat itu.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/nukebomb1.jpg" alt="nukebomb1" /><br />
[Contoh ledakan bom nuklir, sumber: <a href="http://i100.photobucket.com">http://i100.photobucket.com</a>]
</p>
<p><span id="more-134"></span>Tanggal 6 Agustus 63 tahun yang lalu, kota Hiroshima di Jepang menjadi korban ‘<em>little boy</em>’  yang dijatuhkan melalui pesawat B-29 Superfortress Enola Gay yang dikendalikan oleh Kolonel Paul Tibetts. 3 hari kemudian tipe yang lebih kuat, ‘<em>fat man</em>’ dijatuhkan di kota Nagasaki.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/nukebomb2.jpg" alt="nukebomb2" /><br />
[Ledakan bom atom kali pertama di Hiroshima, sumber <a href="http://media-2.web.britannica.com">http://media-2.web.britannica.com</a>]
</p>
<p>Inilah peristiwa pertama bom nuklir digunakan dalam medan perang. Sebenarnya apa yang terjadi ketika bom nuklir itu dijatuhkan? Bagaimana mekanisme yang terjadi ketika bom nuklir itu digunakan? Sesungguhnya, manusia telah mengalami suatu lompatan dalam ilmu sains dengan adanya teknologi pemusnah massal, bom nuklir.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/nukebomb3.jpg" alt="nukebomb3" /><br />
[Hasil ledakan bom nuklir di Hiroshima <a href="http://seattletimes.nwsource.com">http://seattletimes.nwsource.com</a>]
</p>
<p><strong>&raquo; TINJAUAN FISIKA pada BOM NUKLIR</strong></p>
<p>Dalam bom nuklir terdapat dua jenis interaksi gaya yaitu, interaksi kuat dan interaksi lemah, yang menyebabkan nukleus dalam atom tetap terikat satu sama lain, terutama untuk atom-atom yang memiliki ikatan nuklida yang tak stabil. Dalam hal ini, terdapat dua cara bagaimana energi nuklir dapat dihasilkan dari suatu atom:</p>
<ol>
<li><em>Fisi Nuklir</em>, yaitu memisahkan nukleus dari suatu atom menjadi dua bagian yang lebih kecil dengan sebuah neutron. Biasanya metode ini menggunakan isotop-isotop uranium seperti U-235 atau U-233 atau dapat pula menggunakan Plutonium-239.
<p align="center"><img src="/uploads/nukebomb4.jpg" alt="nukebomb4" /><br />
[Proses terjadinya reaksi fisi nuklir, sumber: <a href="http://www.knutsford-scibar.co.uk">http://www.knutsford-scibar.co.uk</a>]
</p>
</li>
<li><em>Fusi Nuklir</em>, yaitu menggabungkan 2 jenis atom-atom kecil seperti atom hidrogen atau isotopnya seperti deuterium atau tritium menjadi atom yang lebih besar (misal: Helium). Proses ini sama halnya dengan apa yang terjadi di matahari kita.
<p align="center"><img src="/uploads/nukebomb5.jpg" alt="nukebomb5" /><br />
[Proses terjadinya reaksi fusi nuklir <a href="http://www.worsleyschool.net">http://www.worsleyschool.net</a>]
</p>
</li>
</ol>
<p>Pada kedua proses di atas, baik fisi maupun fusi dapat mengeluarkan energi panas yang sangat besar jumlahnya dan tidak lupa, radiasi yang mungkin berbahaya (?, ?, ?, sinar-X, neutron, dll).</p>
<p><strong>&raquo; BOM ATOM DAN JUMLAH ENERGINYA</strong></p>
<p>Bom atom (atau bom fisi) menggunakan suatu atom berat seperti U-235 untuk menghasilkan ledakan nuklir. U-235 (Uranium dengan nomor massa 235) memiliki beberapa karakteristik tambahan yang menyebabkan atom ini dapat digunakan baik untuk keperluan pembangkit energi listrik atau penghasil bom atom. U-235 merupakan salah satu dari beberapa material yang dapat mengalami reaksi <em>fisi terinduksi</em>. Jadi, ketika sebuah neutron bebas menumbuk inti U-235, maka U-235 menjadi tidak stabil dan akan segera membelah menjadi inti-inti atom lain yang lebih kecil dan diikuti dengan dua atau tiga buah neutron baru (lihat gambar reaksi fisi). Atom-atom baru yang terbentuk akan mengemisikan radiasi sinar gamma untuk mencapai keadaan stabilnya. Setidaknya ada tiga hal yang membuat reaksi fisi terinduksi menjadi sangat penting dan menarik antara lain:</p>
<ol>
<li>Probabilitas atom U-235 untuk menangkap neutron bebas lebih besar daripada melewatkannya, sehingga atom ini sangat reaktif dengan keberadaan neutron bebas. Dalam ledakan bom atom lebih dari satu neutron dilepaskan pada tiap reaksi fisi yang terjadi. Oleh karena itu, hal ini dapat memicu terjadinya reaksi fisi lain disekitarnya. Reaksi ini yang kemudian terkenal dengan nama ‘reaksi berantai’. Keadaan yang demikian ini dinamakan keadaan superkritis (<em>supercriticality</em>).
</li>
<li>Proses penangkapan neutron dan pembelahan atom terjadi sangat cepat, biasanya dalam orde pikosekon (10<sup>-12</sup> detik).
</li>
<li>Peristiwa ini menghasilkan energi yang sangat besar jumlahnya dan disertai dengan panas yang luar biasa dan tidak lupa, radiasi sinar gamma. Untuk menghitung secara kuantitatif jumlah energi yang dihasilkan oleh reaksi fisi caranya sangat mudah.<br />
Misalkan, terjadi reaksi fisi sebagai berikut:</p>
<p align="center">U-235  +  n  ?  produk fisi 1  + produk fisi 2  +  n  +  200 MeV</p>
<p>Pada reaksi di atas, telah diketahui energi yang dihasilkan dalam sebuah reaksi fisi, nilai 200 MeV hanya sebuah perkiraan, perhitungan yang lebih baik dapat dilakukan dengan menjumlahkan nomor massa dari masing-masing produk fisi (misal: T), kemudian nomor massa U-235 dikurangi dengan T, sehingga 235 &#8211; T = S, dan S &gt; 0, selanjutnya konversikan menjadi energi menggunakan persamaan <em>E = mc</em><sup>2</sup> dan diperoleh energi yang dihasilkan reaksi fisi tersebut. Tidak sulit bukan? (mudah dari Hongkong&#8230;) =))<br />
Langkah selanjutnya ialah memperkirakan daya listrik yang dapat digunakan jika hanya sejumlah U-235 yang bereaksi (agar lebih mudah ambil 1 gram U-235 yang bereaksi). Dengan demikian,</p>
<blockquote><p>
<img src="/uploads/nukebomb6.png" alt="nukebomb6" />
</p></blockquote>
</li>
</ol>
<p>Arti angka tersebut ialah bahwa kita dapat memperoleh daya listrik sekitar 1 MW dalam 1 hari dengan hanya menggunakan 1 gr U-235. Belum pernah liat kan energi sebesar ini???</p>
<p>Ternyata energi yang dapat dihasilkan oleh bom atom sangat besar jumlahnya. Hal inilah yang membuat 8 negara diatas dianggap sebagai negara yang sangat rentan terhadap peperangan, karena mereka yakin akan teknologi senjata nuklir yang mereka kembangkan di negaranya masing-masing. Di Indonesia? Tampaknya belum terlihat gelagat menuju ke arah sana&#8230; </p>
<p><b>&raquo; PUSTAKA</b></p>
<ul>
<li>Hanya dari catatan-catatan kuliah dan mikir-mikir sendiri&#8230; (halah!) :d</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/09/06/lompatan-sains-senjata-nuklir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi Cinta Fisikawan (lagi)</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/09/02/puisi-cinta-lagi/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/09/02/puisi-cinta-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 12:42:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Cintaku Padamu, oh Fisika&#8230; (versi Gamma) :p Sendiriku tak sentuh pagi Bayangmu bagai spektrum pelangi Rindu ini enyahkan sengat mentari Melayang jiwaku kalahkan gravitasi Harapku ini t&#8217;lah semu Apakah hatimu tak kenal diriku? Meski cintaku tak habis untukmu Abadi setiaku &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/09/02/puisi-cinta-lagi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tr>
<td  width="300px">
<p align="center"><strong>Cintaku Padamu, oh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Physics">Fisika</a>&#8230;<br />
(versi Gamma)</strong> :p</p>
<p align="center">
Sendiriku tak sentuh pagi<br />
Bayangmu bagai <a href="http://www.astro.uiuc.edu/~kaler/sow/spectra.html">spektrum</a> <a href="http://www.eo.ucar.edu/rainbows/">pelangi</a><br />
Rindu ini enyahkan sengat <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sun">mentari</a><br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fly">Melayang</a> jiwaku kalahkan <a href="http://csep10.phys.utk.edu/astr161/lect/history/newtongrav.html">gravitasi</a>
</p>
<p></p>
<p align="center">
Harapku ini t&#8217;lah <a href="http://www.merriam-webster.com/dictionary/pseudo">semu</a><br />
Apakah hatimu tak kenal diriku?<br />
Meski cintaku tak habis untukmu<br />
Abadi setiaku walau <a href="http://heasarc.gsfc.nasa.gov/docs/blackhole.html">blackhole</a> mengganggu
</p>
<p></p>
<p align="center">
Cinta ini bagai <a href="http://www.broadeducation.com/htmlDemos/AbsorbChem/HistoryAtom/page.htm">atom Dalton</a><br />
Selalu kekal layaknya <a href="http://scienceworld.wolfram.com/physics/BaryonNumber.html">bilangan baryon</a><br />
Dengan <a href="http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/forces/funfor.html">interaksi kuat</a> adanya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pion">pion</a><br />
Takkan terbagi dalam <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nucleon">nukleon</a>
</p>
<p></p>
</td>
<td width="300">
<p align="center">
Tak seperti <a href="http://www.fas.org/nuke/intro/nuke/7906/">perang nuklir</a><br />
Walau cinta ini harus berakhir<br />
Saat <a href="http://www.exploratorium.edu/origins/cern/ideas/higgs.html">partikel Higgs</a> terlahir<br />
Ataukah ini titik nadir?
</p>
<p></p>
<p align="center">
Telah kuarungi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Band_gap">gap energi</a><br />
Untuk meraih cinta ini<br />
Agar puing kasih terangkai kembali<br />
Meski berada di lain <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Galaxy">galaksi</a>
</p>
<p></p>
<p align="center">
Saat waktu hilangkan rasa<br />
Kujaga dirimu dalam setia<br />
Karenamu cinta ini tak terhingga<br />
Seperti luas <a href="http://www.universetoday.com/">alam semesta</a>
</p>
<p></p>
<p align="center">
<b>Digubah oleh:</b> Sang Pujangga 102FM ITB <br /> (<a href="http://102fm-itb.org/author/fran">Fran Kurnia</a>).
</p>
</td>
</tr>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/09/02/puisi-cinta-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kendaraan Hybrid Hemat BBM</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/07/16/kendaraan-hybrid/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/07/16/kendaraan-hybrid/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 20:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pernak Pernik]]></category>
		<category><![CDATA[Terapan Energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM] Saat ini Indonesia semakin tenggelam dalam kesulitan hidup yang semakin merajalela. Berbagai daya dan upaya dikerahkan pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama pada bidang energi yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Di lain &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/07/16/kendaraan-hybrid/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<b>oleh:</b> Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM]</p>
<p>Saat ini Indonesia semakin tenggelam dalam kesulitan hidup yang semakin merajalela. Berbagai daya dan upaya dikerahkan pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama pada bidang energi yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Di lain pihak (masih berhubungan dengan energi) pencemaran udara semakin membuat manusia menderita, mungkin suatu saat dapat terjadi krisis oksigen. Tingginya tingkat pencemaran udara merupakan masalah lain yang perlu dibahas secara serius. Dalam hal ini pemerintah telah mengizinkan mobil-mobil <em>hybrid</em> untuk diimpor masuk ke Indonesia.</p>
<p>Pemerintah menilai bahwa dengan menggunakan mobil hybrid ini maka akan terjadi penghematan bahan bakar fosil sekitar 15%. Dapat dibayangkan, misalnya rata-rata 1 unit mobil memiliki kapasitas penggunaan bahan bakar fosil sekitar 10 liter dalam 1 hari, maka dengan penghematan 15%, mobil ini hanya menggunakan sekitar 8,5 liter. Dengan kata lain, terjadi penghematan sekitar 1,5 liter dalam 1 hari untuk 1 unit mobil. Kemudian katakanlah, di Indonesia ada sekitar 5 juta unit mobil, maka penghematan bahan bakar fosil dalam 1 hari akan menjadi 7,5 juta liter BBM! Jadi, dengan menggunakan mesin mobil jenis hybrid akan terjadi penghematan BBM yang cukup besar.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/hybrid1.jpg" alt="hybrid1" /></p>
<p><span id="more-68"></span></p>
<h3>&raquo; KENDARAAN HYBRID</h3>
<p></p>
<p>Dasar sesungguhnya kendaraan disebut sebagai kendaraan hybrid adalah jika kendaraan tersebut menggabungkan dua atau lebih sumber tenaga. Jadi sebenarnya sudah banyak orang yang memiliki kendaraan hybrid dalam konteks ini. Sebagai contoh, mo-ped (motor berpedal sepeda) memiliki karakter hybrid, karena menggabungkan tenaga dari mesin bensin dan tenaga kayuh pengendaranya. Intinya setiap kendaraan yang mengabungkan dua atau lebih sumber tenaga penggerak baik langsung ataupun tidak adalah sebuah hybrid. Sejarah kendaraan hybrid sesungguhnya berawal dari terjadinya krisis minyak era tahun 1960-1970 yang semakin mengkhawatirkan, kemudian menimbulkan berbagai pemikiran tentang alternatif pengurangan konsumsi minyak. Alasan lain pengembangan kendaraan hybrid adalah untuk meningkatkan efisiensi BBM dan mengurangi emisi gas beracun di udara. </p>
<p>Hingga saat ini kendaraan hybrid telah memperoleh banyak tanggapan ppositif baik dari pemerintah, maupun dari masyarakat pengguna mobil hybrid. Walaupun mendapat tanggapan positif, bukan berarti kendaraan hybrid ini dapat dengan mudah di produksi dan dipasarkan. Banyak tantangan yang harus dilalui baik oleh produsen maupun konsumen. Tantangan yang paling terlihat adalah masih mahalnya harga jual kendaraan bermesin hybrid, sehingga tidak semua pengguna tertarik untuk membelinya. Ditambah lagi model dari kendaraan hybrid hingga saat ini kebanyakan bermodel mobil <em>compact</em>, padahal orang-orang yang berfinansial tinggi biasanya akan membeli kendaraan dengan tuntutan kenyaman tinggi. Sehingga mereka lebih rela mengeluarkan lebih banyak uang untuk kendaraan konvensional dengan ukuran besar daripada kendaraan hybrid berukuran <em>compact</em>.</p>
<p>
<h3>&raquo; MEKANISME MESIN HYBRID</h3>
<p></p>
<p>Teknologi mobil hybrid yang dipopulerkan oleh Toyota dan Honda ini, Sebagai solusi menghemat BBM dan mengatasi pencemaran lingkungan. Cara kerja mesin listrik dengan prinsip <em>regenerative</em> (isi ulang/<em>recharging</em> saat kendaraan sedang beroperasi) pada mesin hybrid, berbeda dengan mobil tenaga listrik penuh. Mobil tersebut tidak bisa mengisi ulang listriknya. Bila listriknya habis, Batterai/aki harus di-<em>charge</em> secara khusus dengan waktu 8 hingga 12 jam (untuk teknologi <em>onboard charger</em>). Khusus mesin hybrid, mesin listriknya bisa mengisi ulang ke aki dengan memanfaatkan energi kinetik saat mengerem (<em>regenerative braking</em>). Bahkan sebagian energi mesin dari mesin bensin/solar/biofuel saat berjalan listriknya bisa disalurkan untuk mengisi batterai/aki. Dengan sistem operasi seperti ini maka akan terjadi penghematan BBM.</p>
<p>Mobil Hybrid menggabungkan kedua sumber tenaga, yang dapat dilakukan dengan dua buah cara yang berbeda yaitu: (1) Hybrid paralel dan (2) Hybrid seri. Hybrid paralel memiliki tangki BBM yang menyuplai bensin ke mesin. Hybrid tipe ini juga memiliki baterai yang menyuplai tenaga listrik ke mesin elektrik. Baik mesin bensin maupun mesin elektrik dapat menggerakkan transmisi pada saat bersamaan, dan selanjutnya transmisi akan menggerakkan roda. Pada tipe ini tangki bensin dan mesin gas terhubung ke transmisi secara independen yang mengakibatkan baik mesin elektrik dan mesin gas dapat menghasilkan tenaga pendorong.</p>
<p>Berbeda dengan hybrid paralel, pada hybrid seri mesin bensin bekerja sebagai generator yang berfungsi sebagai pembangkit baterai atau tenaga motor elektrik yang menggerakkan transmisi. Mesin bensin tidak pernah langsung menjadi tenaga penggerak kendaraan. Sistem kerja pada hybrid series dimulai dari tangki bensin menyuplai bensin ke mesin gas yang selanjutnya menyuplai tenaga ke generator, lalu tenaga yang dihasilkan generator didistribusikan ke baterai dan mesin elektrik. Energi pada baterai sendiri selain dari generator, juga dihasilkan saat terjadi pengereman. Tenaga dari mesin elektrik kemudian menggerakkan transmisi dan selanjutnya menggerakkan roda. </p>
<p>
<h3>&raquo; PENGGUNAAN KENDARAAN HYBRID</h3>
<p></p>
<p>Hasil uji coba mesin hybrid secara signifikan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mereduksi emisi gas buang. Agar bisa bermanfaat bagi kita, sebuah mobil setidaknya harus memiliki tiga standar minimum, yaitu setidaknya mampu menempuh 482 km sebelum <em>refueling</em>, mudah dan cepat dalam pengisian bahan bakar, dan senantiasa siap menghadapi situasi lalu lintas apapun. Mobil bensin mampu memenuhi standar ini, tetapi tetap memproduksi polusi yang relatif lebih besar dan cenderung boros bahan bakar. Di Kota Tokyo Jepang, truk dan bus sudah banyak yang memakai tenaga mesin sistem hybrid karena dinilai amat efisien/hemat BBM dan mengurangi polusi. Mesin listrik pada kendaran hybrid sebenarnya hanyalah sebagai penunjang atau bisa disebut booster, pada mesin utama yang memakai bensin ataupun solar. Mesin listrik yang kecil pada kendaraan jenis hybrid tak akan kuat menjalankan mobil secara normal. Perkembangan teknologi mesin hybrid memang kini semakin pesat. Begitu pula dalam pengisian ulang listriknya yang semakin canggih, cepat, dan tenaga mesin listriknya semakin besar.</p>
<p>Apakah Indonesia akan mengambil langkah yang sama dengan Jepang? Ataukah Indonesia mampu menciptakan sesuatu lain yang lebih berharga dari sebuah perkembangan mobil hybrid? Ataukah Indonesia semakin terpuruk akibat krisis minyak yang berkepanjangan? Biarkan hati nurani kita yang menjawab pertanyaan ini&#8230;</p>
<p><b>Rujukan:</b></p>
<ul>
<li>Makalah <a href="elisa.ugm.ac.id/files/rachmawan/mYZ4egxO/paper_TKK_2_kel1.pdf">Kendaraan Hybrid Alternatif Transportasi Masa Depan</a> dari situs e-learning UGM.</li>
<li><a href="http://www.wikipedia.org/mobil_listrik">http://www.wikipedia.org/mobil_listrik</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/07/16/kendaraan-hybrid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Rain Man, Unlimited</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/19/the-rain-man-unlimited/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/06/19/the-rain-man-unlimited/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 23:53:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biografi Unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM, telaah ulang dari tulisan Helena de Bertodano, Reader’s Digest Indonesia] Mungkin para pencinta fisika sudah tidak asing lagi dengan beberapa nama orang-orang jenius di bidang fisika seperti: Albert Einstein, Erwin Schroedinger, Max Planck, dan &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/06/19/the-rain-man-unlimited/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<b>oleh:</b> Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM, telaah ulang dari tulisan Helena de Bertodano, Reader’s Digest Indonesia]</p>
<p>Mungkin para pencinta fisika sudah tidak asing lagi dengan beberapa nama orang-orang jenius di bidang fisika seperti: Albert Einstein, Erwin Schroedinger, Max Planck, dan sebangsanya. Mereka memang merupakan orang jenius yang terlahir pada zamannya masing-masing. Tapi sekarang kita tak akan membicarakan mereka, karena yang akan dibahas kali ini adalah sesosok manusia SUPERJENIUS, dialah <em>The Rain Man</em> alias Kim Peek. Rain Man adalah judul film peraih piala Oscar tahun 1988 yang bercerita mengenai pria autis jenius dengan kemampuan aritmatik yang menakjubkan. Film karya Barry Morrow ini diangkat dari kisah nyata seorang warga negara AS yang tinggal di Salt Lake City bernama Kim Peek. </p>
<p align="center"><img style="border:1px dotted black;" src="/uploads/rainman1.jpg" alt="rainman1" /><br />
[<em>The Real Rain Man</em>, Kim Peek, sumber: <a href="http://www.spektrum.de">spektrum.de</a>.]
</p>
<p><span id="more-58"></span><br />
Dalam film ini, Kim Peek diperankan oleh Dustin Hoffman. Dustin Hoffmann sendiri merupakan orang yang memaksa Fran -ayah Kim (di dunia nyata)- untuk memperkenalkan Kim kepada dunia di sekelilingnya. Pada awalnya ia ragu dan takut jika Kim akan dijadikan bahan olok-olokan. Namun kini, berkat film tersebut, Kim dan Fran telah bepergian di sekeliling AS, menjadi pembicara di sekolah-sekolah dan berbagai klub pertemuan tanpa memungut bayaran!</p>
<p><b>&raquo; MASA-MASA AWAL KEHIDUPAN KIM</b></p>
<p>Kim dilahirkan pada tahun 1951 dengan ukuran kepala 3 kali lebih besar dibandingkan ukuran kepala bayi normal. Selain itu, Kim juga divonis menderita <em>encephalocele</em>, yaitu semacam luka di belakang kepala yang memperlihatkan sebagian otaknya yang menonjol keluar. Di usia tiga tahun, luka itu semakin meluas dan merusak sebagian otak Kim. Tahun 1983, Kim menjalani pemeriksaan X-ray yang berhasil menyibak keanehan yang terjadi di otak Kim, yaitu otak Kim hanya memiliki satu bagian! Dengan kata lain, otak Kim tidakterbagi menjadi otak kanan dan otak kiri layaknya orang normal.Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, kemballi diperlihatkan bahwa setengah dari bagian otak Kim telah terpecah menjadi tiga bagian.</p>
<p>Berbagai pemeriksaan itu tak jua memberikan keterangan mengenai penyebab kejeniusan Kim, hanya penyebab ketidakmampuannya. Kim memiliki kelemahan dalam hal motorik, bahkan untuk mandi dan menggosok gigi pun tak dapat dilakukan seorang diri. Ketika Kim lahir, dokter memvonisnya sebagai ‘anak terbelakang’ atau ‘cacat mental’ dan ia menyarankan kedua orang tua Kim untuk membawanya ke rumah perawatan. Namun pada saat itu Fran dan istrinya membawa pulang Kim dan memperkenalkan Kim pada buku. Pada usia tiga tahun, Kim bertanya pada Fran arti kata “rahasia”. Sambil bercanda, Fran menyuruh putranya itu untuk mencarinya di kamus. “Saat itu ia belum bisa berjalan”, kenangnya, “jadi ia merangkak ke arah meja, mengangkat tubuhnya ke atas meja dan sekitar 30 detik kemudian ia berseru ‘ketemu!’” Saat berumur 4,5 tahun Kim sudah hafal 8 volume awal dari satu set ensiklopedia yang ada di rumahnya. Bahkan, baru-baru ini telah terungkap bahwa Kim dapat membaca 2 halaman buku secara bersamaan dan meyerap isinya hanya dalam waktu 10 detik! Hebatnya lagi informasi yang ia peroleh tadi tak akan dia lupakan. Menakjubkan!</p>
<p>Selain kemampuan menghafal dan aritmatika yang jauh d iatas rata-rata, Kim juga mencintai musik dan belajar memainkan piano pada Dr. April Greenan dari Universitas Utah. “Dia mempunyai kemampuan bermusik yang fenomenal dan lebih dari sekedar menghafal”, Ujar Dr.Greenan. “Bila Kim mendengar sebuah simfoni saat dia kecil, dan kemudian mendengarnya lagi pada usia 53 tahun, ia langsung dapat mengetahui bila terdapat kesalahan kecil pada permainan musik itu.”</p>
<p><b>&raquo; KEJENIUSAN SEORANG KIM PEEK</b></p>
<p>Sesungguhnya apa yang dikatakan dokter yang membantu kelahiran Kim ialah benar, bahwa Kim bukanlah merupakan seorang autis jenius, tapi lebih tepat disebut pria dengan keterbelakangan mental yang superjenius. Karena seorang yang jenius biasanya memiliki kemampuan luar biasa dalam 3 bidang. Tetapi Kim, sang superjenius, memiliki kemampuan yang sangat hebat setidaknya di 15 bidang yang berbeda! Hal ini disebabkan karena kemampuan menghafal 9000 buku, memprediksi cuaca dan memiliki kemampuan bermusik layaknya Mozart!</p>
<p>Tak ada orang lain di dunia ini yang memiliki kapasitas otak seperti Kim Peek. Badan Antariksa Amerika (NASA) pun tertarik menggunakan berbagai peralatan canggih, seperti <em>brain imaging</em> dan <em>data fusion techniques</em>, untuk menemukan rahasia di balik kemampuan otak Kim yang mengagumkan. Ketika Kim ditanya mengenai pendapatnya mengenai langkah yang akan diambil NASA, ia pun menjawab, “Itu yang terbaik.” Mengapa dia bisa tahu segalanya? “Karena saya punya rasa cinta yang besar pada semua yang saya lihat,”ujar Kim. Sulit untuk berbincang-bincang dengan Kim. Pikirannya mampu berpindah-pindah dengan kecepatan tinggi. Namun dengan bantuan Fran, Kim selalu dibimbing untuk kembali pada topik pembicaraan semula.</p>
<p align="center"><img style="border:1px dotted black;" src="/uploads/rainman2.jpg" alt="rainman2" /><br />
[Fran Peek (kanan) dan Kim Peek (kiri) berada dalam suatu pembicaraan umum <br />
sumber: <a href="http://www.worldabilityfederation.com">worldabilityfederation.com</a>]
</p>
<p>Dalam sebuah pembicaraan umum, seorang bercerita bahwa ia dibesarkan di kota Cirencester. “Itu adalah nama kamp orang Romawi, Corin,” sahut Kim. “Corinium,” ujar orang tersebut seraya membetulkan pernyataan Kim. Tetapi belakangan, setelah dicek ulang, Kimlah yang benar. Karena orang-orang Romawi mengambil nama Corinium dari bahasa Keltik, Corin.</p>
<p><img height="175px" style="border:1px dotted black; float:left; margin:5px 10px 5px 5px;" src="/uploads/rainman3.jpg" alt="rainman3" /><b>&raquo; ANTARA OTAK DAN HATI</b><br />
Perkenalan dengan banyak orang telah mengubah Kim. Pria itu kini memiliki selera humor yang baik dan senang bertemu orang. Fran sedih bila memikirkan saat-saat dimana ia tidak lagi bisa merawat putranya. “Saya dan istri telah meminta bantuan panti perawatan, tapi kami belum mengetahui pendapat Kim tentang hal ini. Kami pun hanya bisa menebak, karena Kim juga memiliki kesulitan dalam menyampaikan emosinya,” kata Fran.</p>
<p>Seperti orang lain, Fran juga ingin mengetahui hasil penelitian para ilmuwan mengenai cara kerja otak Kim. Tapi bagi Fran, apapun hasilnya nanti, aset terbesar dari seorang Kim Peek bukan otaknya melainkan hatinya yang baik. “Sejak film Rain Man dibuat, pikiran Kim mulai terhubung dengan hatinya,” ungkap Fran. “Kini hati Kim telah menyaingi kecerdasan otaknya.”  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/06/19/the-rain-man-unlimited/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puisi Cinta Sang Fisikawan Muda</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/05/31/puisi-cinta-sang-fisikawan-muda/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/05/31/puisi-cinta-sang-fisikawan-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 13:11:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Cintaku Padamu, oh Fisika&#8230; (versi Beta) :p Malam gelap temani sepi Secercah foton enggan menghampiri Gelombang nada tiada menemani Saat intuisi hanyalah ekspektasi Saat kurasakan getaran cinta Dengan kecepatan melebihi cahaya Potensial tangga tak berdaya meluruhkannya Mungkin ini hanya imajinasi &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/05/31/puisi-cinta-sang-fisikawan-muda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tr>
<td  width="300px">
<p align="center"><strong>Cintaku Padamu, oh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Physics">Fisika</a>&#8230;<br />
(versi Beta)</strong> :p</p>
<p align="center">
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Night">Malam</a> gelap temani sepi<br />
Secercah <a href="http://physics.about.com/od/lightoptics/f/photon.htm">foton</a> enggan menghampiri<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wave">Gelombang</a> <a href="http://www.songtrellis.com/concepts/tone">nada</a> tiada menemani<br />
Saat intuisi hanyalah <a href="http://mathworld.wolfram.com/ExpectationValue.html">ekspektasi</a></p>
<p></p>
<p align="center">
Saat kurasakan <a href="http://www.kettering.edu/~drussell/demos.html">getaran</a> cinta<br />
Dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Velocity">kecepatan</a> melebihi <a href="http://science.howstuffworks.com/light.htm">cahaya</a><br />
<a href="http://prola.aps.org/abstract/PRB/v35/i17/p8929_1">Potensial tangga</a> tak berdaya meluruhkannya<br />
Mungkin ini hanya imajinasi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vacuum">hampa</a></p>
<p></p>
<p align="center">
Dunia kita ialah <a href="http://www.astro.ucla.edu/~wright/relatvty.htm">relativistik</a><br />
Tampuk tahta bukan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Classical_mechanics">mekanika klasik</a><br />
Tapi cintaku ini tetap <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Determinism">deterministik</a><br />
Dengan kesucian tanpa hukum <a href="http://pitp.physics.ubc.ca/archives/green/20041013/20041013.html">probabilistik</a></p>
<p>
</td>
<td width="300">
<p align="center">
Walau <a href="http://www.ilovephysics.com">cinta</a> ini tak bersambut<br />
Walau luka ini sisakan <a href="http://www.fearofphysics.com">takut</a><br />
Namun nuraniku senantiasa terpaut<br />
Layaknya <a href="http://library.thinkquest.org/J002079F/pulley.htm">katrol</a> <a href="http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/Atwd.html">pesawat Atwood</a></p>
<p></p>
<p align="center">
Cinta ini takkan pernah bertepi<br />
Seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Quantum_harmonic_oscillator">osilator</a> <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Harmonic_oscillator">harmonik</a> tanpa terhenti<br />
Semua rapi tersusun dalam hati<br />
Bagai <a href="http://www.its.caltech.edu/~atomic/snowcrystals/">kristal</a> tak <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Crystallographic_defect">cacat kisi</a></p>
<p></p>
<p align="center">
Akankah cinta ini kembali?<br />
Menatap <a href="www.pa.uky.edu/sciworks/xtra/shy.htm">bayang</a> indah rajutan <a href="http://www.colorado.edu/philosophy/vstenger/Quantum/dreams.txt">mimpi</a><br />
Ataukah <a href="www.doestimeexist.info/wave_particle_duality.htm">khayal</a> tetap berdiri?<br />
Merusak angan dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Electromagnetic_radiation">radiasi tinggi</a></p>
<p></p>
<p align="center">
<b>Digubah oleh:</b> Sang Pujangga 102FM, yang sedang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Stress_(physics)">Stress</a>: <a href="http://102fm-itb.org/author/fran">Fran Kurnia</a>. Penyuntingan bahasa dan tautan luar oleh <a href="http://102fm-itb.org/author/ahmadridwan">Ahmad Ridwan T. Nugraha</a>.
</p>
</td>
</tr>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/05/31/puisi-cinta-sang-fisikawan-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nuklir, Pembangkit Listrik Dunia</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/05/31/nuklir-pembangkit-listrik-dunia/</link>
		<comments>http://102fm-itb.org/2008/05/31/nuklir-pembangkit-listrik-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 12:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Terapan Energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM] Kenaikan BBM menimbulkan berbagai dampak negatif dalam masyarakat. Hal ini memang telah diramalkan akan terjadi sebelumnya oleh para eksekutif yang notabene setuju terhadap kenaikan BBM. Tetapi, bukan dampak negatif ataupun politisasi kenaikan harga BBM &#8230; <a href="http://102fm-itb.org/2008/05/31/nuklir-pembangkit-listrik-dunia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<b>oleh:</b> Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM]</p>
<p>Kenaikan BBM menimbulkan berbagai dampak negatif dalam masyarakat. Hal ini memang telah diramalkan akan terjadi sebelumnya oleh para eksekutif yang notabene setuju terhadap kenaikan BBM. Tetapi, bukan dampak negatif ataupun politisasi kenaikan harga BBM di Indonesia yang akan dibahas kali ini, melainkan sisi positif yang dapat ditarik dari kemelut permasalahan bangsa ini, yaitu pemenuhan kebutuhan energi listrik dalam masyarakat dengan menggunakan reaktor nuklir.</p>
<p>Perencanaan opsi pembangunan reaktor nuklir dalam memenuhi kebutuhan energi nasional telah dimulai sejak tahun 2000. Lima tahun kemudian, pemerintah sepakat dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama dan rencananya tahun 2010 konstruksi awal PLTN I dimulai sehingga tahun 2016-2017 PLTN I sudah dapat beroperasi [Kompas, edisi cetak 13 Juli 2007]. Lalu yang terjadi hingga hari ini ialah hanya tanda tanya besar akan keberadaan reaktor nuklir di Indonesia.</p>
<p><span id="more-48"></span>Jika ditelaah dari ilmu sosial yang telah didapat dari bangku SD hingga perguruan tinggi terlihat bahwa peningkatan populasi penduduk yang berbanding lurus dengan kebutuhan energi,terutama untuk negara yang menunjukkan perkembangan penduduk agrikultural menuju industrial. Menipisnya cadangan sumber energi konvensional (seperti minyak bumi dan gas), serta keterbatasan daya dukung lingkungan terhadap efek penggunaan sumber energi konvensional adalah sebagian alasan pemilihan energi nuklir sebagai alternatif dan cadangan kebutuhan energi dalam negeri.</p>
<p>Sekarang, jika melihat di negara-negara maju, seperti Amerika, Jepang dan Perancis. Bukankah belum pernah terdengar berita di beberapa negara ini terjadi tindakan-tindakan anarkis dari masyarakat akibat kenaikan harga BBM? Mengapa hal ini dapat terjadi? Ya, mereka telah berhasil mengurangi dominasi sumber energi konvensional di negaranya. Sehingga, tidak ada alasan untuk menaikkan harga barang-barang kebutuhan pokok jika harga minyak dunia naik. Lalu bagaimana negara-negara maju ini mengurangi dominasi sumber energi konvensional yang notabene merupakan sumber energi utama untuk negara-negara berkembang? Energi nuklir, yang berhasil membuat reformasi energi itu.</p>
<p align="center"><img src="/uploads/reaktorserem.jpg" alt="reaktorserem" /><br />
[gambar dari: <a href="http://www.coloradocollege.edu">Colorado College</a>]
</p>
<p>Di seluruh dunia saat ini ada 441 reaktor nuklir. Bahkan, sampai tahun 2020 PLTN akan bertambah 126 buah. Dari jumlah itu, 40 di antaranya berada di China. China sudah bertekad memanfaatkan PLTN yang murah, aman, dan bersih untuk memenuhi kebutuhan 1,3 miliar penduduknya. Di Negara lain, Prancis telah memenuhi 78 persen kebutuhan listriknya dari PLTN. Jepang juga, sekitar 40 persen kebutuhan listriknya diperoleh dari PLTN. Belum lama ini, Presiden AS George W Bush juga telah menyampaikan rencana pembangunan konstruksi energi nuklir AS tahun 2010, dan mengingatkan bahaya seputar ketergantungan pada minyak. Memberikan contoh Perancis, China dan India, Presiden Bush mendesak program 1,1 miliar dolar AS untuk mempromosikan konstruksi pembangkit energi tenaga nuklir, sesuatu yang sudah tidak dilakukan AS sejak 1970-an.</p>
<p>Bahkan, di AS, tahun 2002 presiden AS George Bush telah meluncurkan program <em>Nuclear Power</em> 2010 dengan fokus pada komersialisasi reaktor generasi III+. Program ini didukung oleh US <em>Energy Policy Act</em> 2005 (<em>Epact</em> 2005). Berdasarkan UU ini Pemerintah AS memberikan tiga bentuk subsidi bagi industri nuklir: <em>tax production credit</em> sebesar 18 dollar AS/MWh sampai 125 juta dollar AS per 1.000 MW, ketetapan untuk mendapatkan jaminan sampai 80 persen biaya proyek oleh pemerintah federal dan, jaminan risiko (<em>risk insurance</em>) sebesar 500 juta dollar AS untuk dua unit pertama dan 250 juta dollar AS untuk unit 3-6. Jaminan ini akan dibayarkan jika keterlambatan pembangunan bukan disebabkan oleh penerima lisensi [Kompas, edisi cetak 25 Juli 2007]. Berbagai subsidi ini membuat perekonomian PLTN lebih baik karena sejumlah biaya dan risiko investasi ditanggung oleh konsumen dan publik AS.</p>
<p>Rusia  dan beberapa negara Eropa barat lainnya merupakan contoh negara-negara yang telah memanfaatkan energi nuklir dalam menghidupi kebutuhan listrik, baik permukiman maupun industri. Tragedi Chernobyl maupun kasus tumpahan limbah radioaktif seharusnya tidak menjadi alasan meniadakan pengembangan energi nuklir di Indonesia. Daya dukung konstruksi, teknologi pengolahan uranium sebagai bahan baku energi nuklir, serta pengolahan limbah radioaktif yang harus dioptimalkan.</p>
<p>Kebutuhan akan listrik adalah primer, apalagi berkaitan dengan pembangunan yang sedang berjalan. Berapa banyak investor yang ke luar Indonesia karena macetnya suplai listrik industri. Berapa kerugian yang diderita perusahaan dan industri kecil menengah selama krisis listrik melanda Indonesia, khususnya daerah Jawa, Madura, dan Bali. Kali ini sudah waktunya Indonesia menggeliat dengan sebuah pembangkit listrik berkelas dunia, reaktor nuklir.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://102fm-itb.org/2008/05/31/nuklir-pembangkit-listrik-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

