Graphene

[oleh: Eko Widiatmoko, Mahasiswa magister Fisika ITB]

Susunan atom-atom karbon dalam kisi segi enam memiliki sifat-sifat yang menarik untuk elektronik masa depan.
Setiap orang tentu pernah melihat karbon, minimal dalam dua bentuk alaminya (alotrop), atau kalau beruntung, tiga bentuk. Tiga bentuk tersebut adalah:

  • Grafit, terdapat dalam pensil.
  • Arang dan jelaga, terdapat (dan biasa dimakan) dalam sate.
  • Intan, terdapat dalam perhiasan, atau dalam industri, mata bor.

Namanya ilmuwan, selalu saja mencari hal-hal baru untuk diteliti, dimanfaatkan, dijual, dan ditulis. Salah satu topik yang hangat dalam 5 tahun terakhir adalah tentang salah satu bentuk karbon, yang disebut:

GRAPHENE

Cek lanjutannya, Gan!!!

Dari Mana Datangnya: Optik

[oleh: Eko Widiatmoko, Alumni Fisika ITB]

Salah satu topik yang paling banyak rumusnya dalam fisika SMA dan SMP adalah optik. Pembahasannya termasuk cermin, lensa, pembiasan permukaan lengkung, teropong, mikroskop, kaca pembesar, kacamata. Banyak bukan? Apalagi rumusnya. Yang sependapat acungkan jari sambil nyengir :d

Pernahkah suatu saat terpikir:

dari mana asalnya semua rumus-rumus itu?

Belum pernah? Berarti Anda normal. Misalnya, kita tahu dan terima saja, rumus ini:

Dari mana coba datangnya?
Pernah lihat penurunannya?
Tidak? Bagus.

Rumus lain seperti

Berasal dari kalkulus-integral. Rumus induknya yaitu Δs = vt dan Δv = at yang merupakan definisi. Rumus lain lagi seperti F = ma merupakan hukum yang ditemukan dari eksperimen. Bagaimana dengan rumus-rumus optik? Silakan saksikan. Ambil popcorn, susu hangat, siapkan bantal, jangan lupa berdoa, eh, maksudnya, duduk yang enak.

mantap! baca lagi gan!

Rahasia Tekanan

[oleh: Eko Widiatmoko, Alumni Fisika ITB]

Ini persoalan yang mudah, kalau tahu konsepnya.

Misalkan ada sebuah tabung yang diameternya 20 cm. pada posisi tertentu diameternya berubah menjadi 1 cm (lihat gambar). Lalu, ada sebuah timbangan yang pas masuk dalam bagian tabung yang lebar, sehingga sisa bagian lebar di atas papan timbangan adalah 2 cm.

Mau tahu rahasianya?

Transfer Energi tanpa Kabel

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni Fisika ITB]

Sebagian besar energi yang dialirkan manusia kesana kemari adalah dalam bentuk listrik, yang mengalir di kabel-kabel tembaga (Sebagian besar energi di alam semesta adalah dark energy). Bahan ini memiliki banyak elektron yang mudah bergerak sehingga kita menggunakannya sebagai pipa untuk menyalurkan elektron. Tumpukkan elektron di satu ujungnya, tekan dengan tegangan listrik, dan elektron akan mengalir sampai ke ujung satunya, tidak peduli berapa rumit bentuk kawat itu. Jalur-jalur tembaga ini kita lihat di mana-mana, mulai dari transmisi tegangan tinggi SUTET sampai jalur-jalur dalam papan sirkuit di komputer yang Anda gunakan sekarang.

Baca selengkapnya…

Kereta dan Kincir Angin

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni Fisika ITB]

Misalkan ada sebuah kereta dengan kincir angin di atasnya, menghadap depan. Poros kincir angin dihubungkan dengan mekanisme penggerak ke bawah, menuju roda. Jika kincir angin menerima angin dari depan, putaran kincir disalurkan ke bawah sehingga roda menggerakkan kereta maju. Selanjutnya, ini berarti angin yang diterima kereta menjadi lebih kencang, betul? Angin lebih kencang berarti putaran kincir makin cepat, begitu juga gerakan roda. Jadinya kereta maju lebih cepat lagi… dan seterusnya, tanpa batas. Kecuali kecepatan cahaya, mungkin.

Tentu saja ini mustahil! Apa yang salah?

Ada gambarnya loh…

Fisika Alfabet

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni fisika ITB]

Huruf-huruf dalam fisika,
Huruf mana yang tidak dipakai oleh fisika?

Fisika menciptakan berbagai macam besaran dan satuan untuk menggambarkan peristiwa-peristiwa alam (juga yang buatan) yang terjadi. Untuk menuliskannya, diciptakanlah simbol yang berhubungan dengan penyebutannya, yang berasal dari beberapa sumber. Beberapa besaran dan satuan dinamai dengan nama penemunya, sedangkan lainnya dinamai dalam bahasa Inggris. Lainnya bahkan lebih ajaib lagi. Semua simbol tersebut tentu perlu dipersingkat penulisannya, sering kali menjadi satu huruf saja.

Huruf apa saja yang dipakai oleh para ahli fisika? Berikut ini contohnya.

A: Ampere, satuan arus listrik; a untuk akselerasi atau percepatan.
B: Medan induksi magnet. Mungkin berasal dari Biot-Savart.
C: Coulomb, satuan muatan listrik; c untuk kecepatan cahaya.
D: Medan listrik pergeseran (displacement); d sering dipakai untuk jarak (distance)
Aduh Bo! Cape Deh!

Roket Cuka

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni Fisika ITB]

Dengan peralatan sederhana, menerbangkan botol setinggi 20 meter.

Masih ingat roket air? Ini adalah salah satu variasinya.

Roket air adalah botol plastik yang berisi air, lalu diisi gas sebanyak-banyaknya sampai tekanan tertentu. Kemudian botol dilepaskan dari alat pemegangnya sehingga tekanan gas mendorong air ke bawah dan botol ke atas. Dengan tekanan yang cukup, ketinggian 100 meter tidak mustahil dicapai.

Bagaimana rumusnya? Ada hubungannya dengan berat kosong botol, jumlah air, volume gas, tekanan gas, diameter botol, diameter mulut botol.

Untuk membangun roket air dan peluncurnya, diperlukan pipa paralon, pentil ban, pompa, mekanisme penyumbat, pemegang, dsb. Dengan menggunakan cuka, peralatan ini dapat disederhanakan.

Meroket!!!

Mengenai Mesin-Mesin Magnet

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni Fisika ITB]

Dengan sedikit ide, kreativitas, dan banyak modal, umat manusia telah menemukan macam-macam cara memanfaatkan medan magnet untuk melakukan berbagai hal. Motor listrik, generator, speaker, tempelan lemari es adalah contoh yang umum. Kali ini, yang akan dibahas adalah beberapa mesin penggerak yang bekerja dengan menggunakan medan magnet.

» MOTOR LINIER
Jika motor listrik biasa berputar, maka motor linier bergerak lurus.

Motor linier, seperti yang terdapat pada kereta Maglev dan beberapa roller coaster, memiliki prinsip kerja yang sederhana (Ukuran kesederhanaan cara kerja yaitu panjangnya tulisan ini :D ). Pada gambar ini, di sepanjang jalur rel terdapat susunan magnet yang kutubnya bergantian arah. Sedangkan, dua kumparan terdapat pada kereta yang bergerak. Sekarang, jika kumparan yang bawah dialiri arus sehingga menimbulkan medan magnet, kumparan akan tertarik ke atas.


(klik gambar untuk memperbesar ukuran)

Baca kelanjutannya…

Spektroskop Buatanmu

[oleh: Eko Widiatmoko, alumni Fisika ITB]

» APA ITU SPEKTROSKOP?
Spektroskop adalah alat untuk melihat spektrum cahaya.

» APA ITU SPEKTRUM?
Spektrum adalah sebuah kata dari bahasa Latin yang artinya “hantu”. >:)

Pertama, cahaya adalah gelombang. Setuju? Memang cahaya adalah partikel, tapi cahaya adalah gelombang. Gelombang mempunyai frekuensi, panjang gelombang, dan kecepatan. Cahaya dengan panjang gelombang tertentu memiliki warna tertentu juga. Misalnya, 650 nm adalah merah, sedangkan 400 nm adalah biru. Nilai panjang gelombang yang lain menentukan warnanya, seperti yang terdapat pada pelangi.

Sekarang, cahaya bisa dicampur. Misalnya, campuran semua warna pelangi menjadi putih, sedangkan merah dicampur hijau menjadi kuning. Spektrum merupakan susunan warna-warna yang menghasilkan suatu warna. Misalnya, merah dan hijau dengan intensitas sama menjadi kuning. Jika hijaunya sedikit, dihasilkan oranye.

Mana spektroskopnya?

Trik Botol Sambal

[oleh: Eko Widiatmoko, Alumni Fisika ITB]

Misalkan ada botol dengan tinggi 20 cm, diameter 8 cm, tebal dinding 4 mm, bahan kaca, diameter mulut botol 3 cm. Botol ini terisi sambal dengan skala kepedasan 50000, viskositas 1000 kali air (seperti apa sih?), volume seperempat penuh, berada di dasar botol. Sisanya udara. Percepatan gravitasi 9,8 m/s2, tekanan udara 760 mmHg, temperatur 250oC.

sambal1

Pertanyaannya:

Bagaimana cara mengeluarkannya?

Gimana ya?