Air Di Bulan!
[oleh: Reinard Primulando, pendiri 102 Fisikawan Muda]

Gambar 1. Kapan ya bisa jalan-jalan di Bulan
Mungkin semua pembaca pernah melihat foto dan video pendaratan manusia di Bulan. Seperti apa sih bulan yang terbayang dari foto-foto itu? Pada umumnya, kesan yang bisa kita dapatkan adalah Bulan itu kering, berdebu, sepi dan terisolasi dari mana-mana seperti gurun. Mungkin bisa dikatakan lebih parah daripada gurun deh.
Tapi, tahun ini wajah Bulan di mata ilmuwan (dan kita) telah berubah! Emangnya kenapa sih? Si Bulan lagi seneng-senengnya dandan ya makanya wajahnya berubah? Hehe…
Bukan itu, tapi pandangan kita bahwa Bulan itu kering ternyata kurang tepat. Dimulai sejak September lalu, dari data Chandrayaan-1, Cassini dan Deep Impact telah ditemukan bukti meyakinkan bahwa terdapat air di permukaan Bulan. Sayang jumlahnya sangat sedikit. Dari satu ton tanah Bulan hanya terdapat satu sendok teh air (ini teh air?). Wah, ini sih lebih kering daripada yang namanya gurun terkering di bumi (yup, tanah gurun di bumi juga mengandung air!). Wajar saja, mengingat Bulan terbombardir oleh sinar matahari tanpa adanya lindungan atmosfer seperti bumi.
Kalau begitu Bulan beneran kering dong? Eittsss… tunggu dulu, ada bagian Bulan yang selalu terlindung oleh sinar matahari. Di mana tuh? Bagian dasar dari kawah-kawah di kutub Bulan tidak pernah mendapat sinar matahari selama milyaran tahun! Sejak lama hipotesa bahwa terdapat air di kawah Bulan beredar. Namun belum ada bukti nyata bahwa air tersebut benar-benar ada.
Pada tanggal 13 November 2009 (atau 14 November 2009 waktu Indonesia), peneliti LCROSS mengumumkan bahwa terdapat air dalam jumlah yang cukup banyak di kawah Bulan. LCROSS, singkatan dari Lunar Crater Observation and Sensing Satellite, merupakan wahana luar angkasa NASA yang ditujukan untuk menghujam Bulan pada tanggal 9 Oktober lalu. Bagaimana cara LCROSS menghujam bulan untuk mendapatkan air? Jadi LCROSS terdiri dari dua bagian, bagian pertama yang disebut Centaur menghujam kawah Cabeus terlebih dahulu dengan kecepatan lebih dari 10.000 km/jam sehingga menimbulkan semburan tanah dan air sebanyak 350 ton dan setinggi 10 km! Kemudian satelit induk LCROSS melewati semburan tanah tadi dan mecoba “mengendus” keberadaan air dengan menggunakan spektrometer.

Gambar 2. Akibat perbuatan LCROSS Centaur
Berapa banyak air yang ditemukan oleh LCROSS? Tim LCROSS mengatakan bahwa mereka menyatakan bahwa mereka menemukan sedikitnya 95 liter air yang tersembur, wow! Dan itu hanya pada bagian yang berhasil tersembur dan terdeteksi, mungkin masih banyak lagi air yang terdapat di bagian kawah yang belum terdeteksi. Dalam jumpa persnya, tim LCROSS mengatakan bahwa masih perlu dilakukan analisis lebih mendalam lagi tentang jumlah air di bulan. Namun mereka memastikan bahwa setidaknya kawah bulan yang teramati tersebut masih lebih basah dari gurun pasir! Wah, benar-benar mengubah cara pandang kita tentang bulan ya. ![]()
Wah, keren ya! Bukan cuma ilmuwan loh yang merayakannya, bahkan Google pun ikut merayakannya. Perlukah kita merayakannya? Ya! Kita merayakan bahwa satu misteri alam semesta telah terkuak. Masih banyak lagi misteri alam yang menunggu para ilmuwan termasuk kita untuk ditemukan. Jadi, yang semangat belajarnya, hehe.. ![]()


Mozilla Firefox 3.5.5 Windows Vista
wah, jadi terbayang, klo nanti jadi hidup di Bulan listriknya pake PLTA
Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.5.5 Windows Vista, pada 17 November 2009, 07:35 WIBGoogle Chrome 3.0.195.33 Windows XP
wah…
Ditulis dengan Google Chrome 3.0.195.33 Windows XP, pada 19 November 2009, 02:56 WIBitu maksudnya dibulan beneran ada H2O, ato cuman sekedar ada tempat “basah”?
Mozilla Firefox 3.5.5 Windows Vista
Beneran ada airnya dalam bentuk H2O. Eh… bukan air ding, tapi dalam bentuk es
Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.5.5 Windows Vista, pada 19 November 2009, 11:24 WIBMozilla Firefox 3.5.5 Windows XP
semoga Fisika di Indo semakin maju…
Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.5.5 Windows XP, pada 23 November 2009, 13:19 WIBsemangat..
Google Chrome 3.0.195.33 Windows XP
hmm… air di bulan yang tadinya hanya sekedar teori, sekarang sudah terbukti existensinya…
Ditulis dengan Google Chrome 3.0.195.33 Windows XP, pada 25 November 2009, 21:00 WIBkapan gilirannya whitehole yang hanya sekedar teori terungkap faktanya yah…
Google Chrome 3.0.195.33 Windows XP
eh, lo kok ajaib???
jadi windows ku ini XP ato Mac yah??
dikompie tulisannya windows eh…
Ditulis dengan Google Chrome 3.0.195.33 Windows XP, pada 30 November 2009, 09:03 WIBenw gw pake google chrom.
Mozilla Firefox 3.0.15 Windows XP
oh ya, bulan udah terkuak misterinya!

Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.0.15 Windows XP, pada 16 Desember 2009, 09:16 WIBtinggal blackhole yang katanya ada dunia lain ya?
coba ilamuan indonesia yg menguaknya!
Internet Explorer 8.0 Windows XP
uhu! uhu! br ni gw tau ada air di bln,,,wah mantap tu,jd bs mancing dong dsn
Ditulis dengan Internet Explorer 8.0 Windows XP, pada 16 Februari 2010, 15:38 WIBpa ada ikannya ya?
Mozilla Firefox 3.0.19 Windows 7
wah keren//
(http://rior06.student.ipb.ac.id)
Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.0.19 Windows 7, pada 11 Juni 2010, 17:38 WIBMozilla Firefox 3.6.4 Windows 7
kalau mo jalan-jalan ke bulan jangan lupa ajak-ajak saya ya..slam kenal aja
Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.6.4 Windows 7, pada 28 Juni 2010, 00:06 WIBMozilla Firefox 2.0.0.20 Windows XP
kuren lah…………..
Ditulis dengan Mozilla Firefox 2.0.0.20 Windows XP, pada 8 Juli 2010, 10:55 WIBMozilla Firefox 3.6.6 Windows 7
ahhh masak ada air di bulan…
Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.6.6 Windows 7, pada 18 Juli 2010, 00:48 WIBtapi mungkin2 aja sih..
heheheh
salam kenal
Mozilla Firefox 3.5.2 Windows XP
berarti ga salah dong gua namain anak gua bulan….hehehe…..moga2 aja makin kedepan dia penuh akan air……ayo para ilmuwan….gali terus itu si bulan……..
Ditulis dengan Mozilla Firefox 3.5.2 Windows XP, pada 11 Agustus 2010, 12:22 WIB