17
Nov

Air Di Bulan!

[oleh: Reinard Primulando, pendiri 102 Fisikawan Muda]


Gambar 1. Kapan ya bisa jalan-jalan di Bulan

Mungkin semua pembaca pernah melihat foto dan video pendaratan manusia di Bulan. Seperti apa sih bulan yang terbayang dari foto-foto itu? Pada umumnya, kesan yang bisa kita dapatkan adalah Bulan itu kering, berdebu, sepi dan terisolasi dari mana-mana seperti gurun. Mungkin bisa dikatakan lebih parah daripada gurun deh.

Tapi, tahun ini wajah Bulan di mata ilmuwan (dan kita) telah berubah! Emangnya kenapa sih? Si Bulan lagi seneng-senengnya dandan ya makanya wajahnya berubah? Hehe… :D Bukan itu, tapi pandangan kita bahwa Bulan itu kering ternyata kurang tepat. Dimulai sejak September lalu, dari data Chandrayaan-1, Cassini dan Deep Impact telah ditemukan bukti meyakinkan bahwa terdapat air di permukaan Bulan. Sayang jumlahnya sangat sedikit. Dari satu ton tanah Bulan hanya terdapat satu sendok teh air (ini teh air?). Wah, ini sih lebih kering daripada yang namanya gurun terkering di bumi (yup, tanah gurun di bumi juga mengandung air!). Wajar saja, mengingat Bulan terbombardir oleh sinar matahari tanpa adanya lindungan atmosfer seperti bumi.

Baca lagi

05
Nov

Ini Baru Namanya “SAINS”

[oleh: Reinard Primulando, pendiri 102 FM ITB]

“Sains, kalau kamu belum membuat orang marah,
kamu belum benar melakukannya.”

Ya, komik dari Abstruse Goose di atas tentu hanya sebuah candaan dari si pembuat komik. Tapi kalau kita pikir-pikir, pernyataan di atas ternyata ada benarnya hingga zaman modern ini. Mau lihat kasus-kasusnya?

Mau lihat kasus-kasusnya?