[oleh: Reinard Primulando, Pendiri 102 FM]
Alkisah hiduplah tiga orang sahabat: Tono, Tami dan Tuti. Ketiga sahabat itu sangat menggemari Brownies (kue brownies loh, bukan “brwondong manies”
). Nah, suatu hari karena sudah lama sejak terakhir kali makan brownies, mereka memutuskan untuk pergi membeli kue brownies yang besar untuk dibagi tiga. Maka pergilah mereka ke toko kue brownies yang sangat terkenal di kota mereka.
Tono : Mbak, brownies yang gede itu berapa?
Penjaga : 30 ribu, Mas.
Tami : Kalau gitu harga browniesnya kita bisa bagi tiga. Jadi masing-masing kita bayar sepuluh ribu.
Setelah mereka selesai membayar, datanglah pemilik toko. (SFX: suara pintu terbuka. Berat.)
Pemilik : Adik-adik, kebetulan hari ini toko kita ulang tahun, jadi hari ini ada diskon. Browniesnya dijual 25 ribu rupiah saja!
Penjaga : Wah… maaf sudah terlanjur bayar 30 ribu, sini saya kembalikan lima ribu.
Tuti : Lima ribu susah ngebaginya, kan kami bertiga… Gini deh, Mbak kasih tiga ribu aja ke kita, biar tiap orang dapat kembalian seribu. Sisanya dua ribu buat Mbak aja.
Penjaga : Wah, makasih ya kalau gitu… (dalam hati: kenapa ga beli 1 lagi aja? Ga punya duit ya?! Dasar pelit!)
Setelah kenyang makan brownies kesukaan mereka, Tono tiba-tiba menyelutuk.
Tono : Perasaan ada yang aneh deh pas kita ngebayar brownies tadi.
Tami : Apa yang salah Ton? Kamu kasih uang pake tangan kiri ya? (SFX: orang tertawa renyah)
Tono : Kita kan masing-masing jadinya bayar 9 ribu. Terus duit kita kan di Mbak penjaga ada 2 ribu. Kalo dijumlah total bayaran kita jadinya 27 ribu tambah 2 ribu jadinya kok cuma 29 ribu. Lha seribunya lagi ke mana???
Tuti : Iya ya… Kok aneh ya?
Ada yang tahu jawabannya nggak? :-/
(Acara diakhiri dengan lagu dari Sindentosca, “Kepompong”)
OOT, catatan Admin: Kayaknya yang nulis lagi ngidam Brownies di “kota mereka”
Ambil kertas, pulpen atau pensil, trus tulis2 dikit, dapet deh alasannya..
Hiya… dah lama nggak makan Brownies Amanda… Padahal dulu juga jarang makan makan juga habisnya statusnya masih mahasiswa miskin :p
Eh, kok malah ngomongin Brownies sih, bukan matematikanya
)
Menurutku, 27 ribu dan 2 ribu itu ga boleh dijumlah, karena uang 2 ribu di mbak penjaga itu udah termasuk pengeluaran mereka. Jadi uang 2 ribu itu udah termasuk dalam uang 27 ribu itu. Dan sisa 3 ribunya lagi ada di ketiga orang tersebut.
Hasil diskusi dengan sanjai dan ardhi: menurut kami, uangnya pas. Mereka bertiga telah mengeluarkan uang sejumlah 27 ribu (@9 ribu). Uang tersebut digunakan untuk membayar biaya brownies 25 ribu dan 2 ribu sisanya untuk mbak pelayan. Jadi, totalnya tetap 27 ribu.
Hmm…:-?
Tadinya 2 ribunya ga usah di kasih mbaknya, malah bikin bingung 3 sahabat kita ini. 3 sohib kita ini beli 2 brownies lagi yang sama, masing2 bayar 16ribu.
Nah kalo browniesnya ga abis, kasiin ke admin yg katanya lagi ngidam brownies… :d:d:d
Uangnya pas koq. mereka sebenernya bayar 25000+3000=28000, 2000 buat mbak pelayan. Sebenernya masing-masing bayar buat brownies 28000/3 n tip buat pelayan 2000/3
kayanya c gitu
Ups salah, maksudnya mereka bayar 25000+2000 buat mbak pelayan. 3000nya dibagi lagi, kan pas.
wah, jadi ikut2an bingung.
iyah dulu pernah ditebakkin sama om,
sempet bingung. haha
harusnya kan 27000 dikurang 2000, bukan di tambah
pengeluaran = patungan
25000+2000= 9000*3
kalo 2000nya pindah ke ruas kanan kan tandanya berubah jadi kurang, bukan tambah kann…
jadinya:
25000 = 27000-2000
25000 =25000
sama kann?