Puisi Cinta Fisikawan (lagi)

Cintaku Padamu, oh Fisika
(versi Gamma)
:p

Sendiriku tak sentuh pagi
Bayangmu bagai spektrum pelangi
Rindu ini enyahkan sengat mentari
Melayang jiwaku kalahkan gravitasi

Harapku ini t’lah semu
Apakah hatimu tak kenal diriku?
Meski cintaku tak habis untukmu
Abadi setiaku walau blackhole mengganggu

Cinta ini bagai atom Dalton
Selalu kekal layaknya bilangan baryon
Dengan interaksi kuat adanya pion
Takkan terbagi dalam nukleon

Tak seperti perang nuklir
Walau cinta ini harus berakhir
Saat partikel Higgs terlahir
Ataukah ini titik nadir?

Telah kuarungi gap energi
Untuk meraih cinta ini
Agar puing kasih terangkai kembali
Meski berada di lain galaksi

Saat waktu hilangkan rasa
Kujaga dirimu dalam setia
Karenamu cinta ini tak terhingga
Seperti luas alam semesta

Digubah oleh: Sang Pujangga 102FM ITB
(Fran Kurnia).

27 thoughts on “Puisi Cinta Fisikawan (lagi)

  1. #Fisikawan Muda
    Iya…ya lagi puasa ga boleh galak2 [padahal puasa juga kagak :d ]
    Saya bukan pujangga saya cuma lagi iseng doang, daripada bayangin yang nggak2 mending jadiin puisi kan lumayan tuh :)

  2. #Enjelin,
    Partikel higgs = partikel misterius yang jadi biang keroknya para ahli fisika partikel energi tinggi dan teoretik, sama ahli-ahli fisika yang bekerja di CERN.
    Gap energi = celah terlarang di berbagai jenis zat padat. Semakin besar gap energi semakin sulit zat padat mengalirkan listrik.
    Iya ini bisa dibilang lanjutan dari yang lalu. Semoga bermanfaat…:)

  3. ahLi2 fisika d CERN ga’ buat puisi kyk gini,
    mereka Lebih suka ng-Rap…
    seperti cuap2an mereka yg ada d youtube… siLahkan search sendiri deh…

  4. Wah2… ambil jurusan bahasa apa IPA nih? :d….
    kok puisinya… alam semesta gitu sih.

    wah2 kpn2 ajari aku geografi yo, coz aku bloon bgt ni klo pel geografi… :) )

    becanda brow, bagus kok ;)

  5. Wow…
    Contents dari puisi kamu lumayan ok :)
    Tapi, coba dech buat sesuatu yg lebih banyak
    unsur fisikanya…
    Biar seru gitu…

    I’m waiting a new poetry from U…
    Bye! :-h

  6. #Wisnu,
    Terima kasih atas tanggapannya
    [mode admin on]
    Silakan tautkan/link blog ini di blog Anda. Sayangnya ini bukan blog khusus puisi (tapi blog fisika) dan juga ini bukanlah blog pribadi, jadi tidak memungkinkan bagi kami untuk mentaut blog Anda…
    Mohon maaf ya
    [mode admin off]

    Puisi Anda bagus2x :) tetap berkarya…

  7. Puisi yang bagus…
    Awalnya saya hanya iseng googling puisi fisika
    Soalnya saya penasaran dengan “puisi cinta sang fisikawan” yang dikirim oleh sahabat saya mahasiswa Fisika ITB namun tidak disertai dengan pengarang puisi tersebut…
    Akhirnya saya malah mampir di blog ini…
    Saya baru menyadari ternyata anak fisika juga bisa bikin puisi yang sangat indah…
    Saya sangat appreciate pada blog ini…

    Dikembangkan terus ya… :) >-

  8. Terima kasih…
    Saya juga cuma iseng2 sebentar lagi saya buat yang versi delta. Ampe bosen…
    Mad, ditunggu nih artikelnya:)>-:)>-:)>-

  9. Cintaku Padamu, oh Fisika…

    Malam gelap temani sepi
    Secercah foton enggan menghampiri
    Gelombang nada tiada menemani
    Saat intuisi hanyalah ekspektasi

    Saat kurasakan getaran cinta
    Dengan kecepatan melebihi cahaya
    Potensial tangga tak berdaya meluruhkannya
    Mungkin ini hanya imajinasi hampa

    Dunia kita ialah relativistik
    Tampuk tahta bukan mekanika klasik
    Tapi cintaku ini tetap deterministik
    Dengan kesucian tanpa hukum probabilistik

    Walau cinta ini tak bersambut
    Walau luka ini sisakan takut
    Namun nuraniku senantiasa terpaut
    Layaknya katrol pesawat Atwood

    Cinta ini takkan pernah bertepi
    Seperti osilator harmonik tanpa terhenti
    Semua rapi tersusun dalam hati
    Bagai kristal tak cacat kisi

    Akankah cinta ini kembali?
    Menatap bayang indah rajutan mimpi
    Ataukah khayal tetap berdiri?
    Merusak angan dengan radiasi tinggi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>