<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Bohlam versus Neon</title>
	<atom:link href="http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/</link>
	<description>Wahananya Para Fisikawan Muda</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 21:21:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>Oleh: Sieta</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-767</link>
		<dc:creator>Sieta</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 11:20:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-767</guid>
		<description>Mksh bwt infrmasinya....
cz Q lg bngung cri bhan bwt ngrjain karya ilmiah!!!
klau bsa, tlong ksh cntoh krya ilmiahnya y....
mslhnya, apa yg trjadi jka kwat filamen pd bhlam jka putu trs dismbung lg...
ditunggu infonya, trims... ;d/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mksh bwt infrmasinya&#8230;.<br />
cz Q lg bngung cri bhan bwt ngrjain karya ilmiah!!!<br />
klau bsa, tlong ksh cntoh krya ilmiahnya y&#8230;.<br />
mslhnya, apa yg trjadi jka kwat filamen pd bhlam jka putu trs dismbung lg&#8230;<br />
ditunggu infonya, trims&#8230; <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_dance.gif' alt='&#59;&#100;&#47;' class='wp-smiley' width='26' height='18' title='&#59;&#100;&#47;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Arbin</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-698</link>
		<dc:creator>Arbin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 08:30:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-698</guid>
		<description>Nanti saya coba diskusikan fenomena yang kami lakukan di Unhalu di Materi Koil Tesla. Tapi saya mau izin dahulu. Kalau diizinkan, saya akan sedikit jelaskan fenomena Koil Tesla yang kami eksperimenkan di kampus kami.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nanti saya coba diskusikan fenomena yang kami lakukan di Unhalu di Materi Koil Tesla. Tapi saya mau izin dahulu. Kalau diizinkan, saya akan sedikit jelaskan fenomena Koil Tesla yang kami eksperimenkan di kampus kami.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Arbin</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-697</link>
		<dc:creator>Arbin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 08:20:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-697</guid>
		<description>Lampu neon, memang lebih irit. Tapi cukup mahal. Beda dengan bohlam. Tapi dikamar saya pake neon kok. 
Pake bohlam, bisa merusak mata. Cahayanya kurang terang. Kalau neon, terang abis. cocok untuk mahasiswa.
Bohlam, Cepat putus Filamennya. Sedangkan neon, biasa lama baru putus. 
Kalo bohlam putus, tidak bisa diperbaiki. Rusak total. Tidak bisa berfungsi lagi. Tapi kalau neon, masih bisa dinyalahkan. 

Oh ya salah satu praktikum kami di Fisika Unhalu untuk eksperimen II adalah Koil Tesla. Dan yang dimanfaatkan adalah neon yang sudah tidak menyala lagi. Setelah didektakan dengan koil tesla, ternyata lampu menyala. Walaupun tidak semuanya. Intensitas cahayanya netral pada tegangan tertentu. Nanti setelah diturunkan tegangannya, intensitas cahayanya kembali berubah.

Cuman info awal aja sih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lampu neon, memang lebih irit. Tapi cukup mahal. Beda dengan bohlam. Tapi dikamar saya pake neon kok.<br />
Pake bohlam, bisa merusak mata. Cahayanya kurang terang. Kalau neon, terang abis. cocok untuk mahasiswa.<br />
Bohlam, Cepat putus Filamennya. Sedangkan neon, biasa lama baru putus.<br />
Kalo bohlam putus, tidak bisa diperbaiki. Rusak total. Tidak bisa berfungsi lagi. Tapi kalau neon, masih bisa dinyalahkan. </p>
<p>Oh ya salah satu praktikum kami di Fisika Unhalu untuk eksperimen II adalah Koil Tesla. Dan yang dimanfaatkan adalah neon yang sudah tidak menyala lagi. Setelah didektakan dengan koil tesla, ternyata lampu menyala. Walaupun tidak semuanya. Intensitas cahayanya netral pada tegangan tertentu. Nanti setelah diturunkan tegangannya, intensitas cahayanya kembali berubah.</p>
<p>Cuman info awal aja sih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Akhmad Yulianto</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-206</link>
		<dc:creator>Akhmad Yulianto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 14:24:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-206</guid>
		<description>#Fran
klo kaca putih ::: material &lt;em&gt;fluorescent&lt;/em&gt;-nya
neon ::: gas aja, terbang entah kemana...
item2 kebakar ::: "mungkin" (masih agak ragu), campuran filamen dan raksanya... huehue</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Fran<br />
klo kaca putih ::: material <em>fluorescent</em>-nya<br />
neon ::: gas aja, terbang entah kemana&#8230;<br />
item2 kebakar ::: &#8220;mungkin&#8221; (masih agak ragu), campuran filamen dan raksanya&#8230; huehue</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Fran Kurnia</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-193</link>
		<dc:creator>Fran Kurnia</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 06:47:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-193</guid>
		<description>Pertanyaan singkat nih, koq kalo neon udah mati sering ada item2nya di kacanya. Nah pas sy pecahin kacanya koq putih2nya masih ada ya? Item2nya juga masih ada lho. Nah neonnya itu yg putih atau yang item2 kaya kebakar gitu?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan singkat nih, koq kalo neon udah mati sering ada item2nya di kacanya. Nah pas sy pecahin kacanya koq putih2nya masih ada ya? Item2nya juga masih ada lho. Nah neonnya itu yg putih atau yang item2 kaya kebakar gitu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Akhmad Yulianto</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-172</link>
		<dc:creator>Akhmad Yulianto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 01:32:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-172</guid>
		<description>#Yoyo:
maksud dari kelimpahan di bumi adalah jumlah gas argon lebih banyak dibandingkan dengan gas neon.

atmosfer bumi (udara) mengandung 78.08% nitrogen, 20.95% oksigen, 0.93% argon, dan gas-gas lainnya. jadi, setiap hari kita menghirup gas argon, neon, oksigen, nitrogen, karbon dioksida. bisa dikatakan demikian. :)&gt;-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Yoyo:<br />
maksud dari kelimpahan di bumi adalah jumlah gas argon lebih banyak dibandingkan dengan gas neon.</p>
<p>atmosfer bumi (udara) mengandung 78.08% nitrogen, 20.95% oksigen, 0.93% argon, dan gas-gas lainnya. jadi, setiap hari kita menghirup gas argon, neon, oksigen, nitrogen, karbon dioksida. bisa dikatakan demikian. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_peace.gif' alt='&#58;&#41;&#62;&#45;' class='wp-smiley' width='22' height='18' title='&#58;&#41;&#62;&#45;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yoyo</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-171</link>
		<dc:creator>Yoyo</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 01:03:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-171</guid>
		<description>memang, pakai neon lebih irit, tapi, ada pertanyaan nih, maksud kelimpahannya di bumi untuk gas argon gimana ? apakah setiap hari kita juga menghirup gas argon ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang, pakai neon lebih irit, tapi, ada pertanyaan nih, maksud kelimpahannya di bumi untuk gas argon gimana ? apakah setiap hari kita juga menghirup gas argon ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Akhmad Yulianto</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-170</link>
		<dc:creator>Akhmad Yulianto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 00:43:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-170</guid>
		<description>#Agus:
penamaan lampu neon memang dikarenakan lampu tersebut berisi gas neon (dulu). Gas neon (inert) digunakan karena mereka tidak akan bereaksi dengan filamen (katode). Namun, belakangan ini, gas argon lebih menjadi pilihan utama dibandingkan neon karena masalah kelimpahannya di bumi.


#Vei:
menggunakan LED (light emitting diode) memang amat sangat efisien sekali (lihat kata2 penekanannya.. :D ).
namun frekuensi cahaya (warna) yang dihasilkan oleh LED masih bergantung pada material yang digunakan, terlebih spektrum yang dihasilkan pun masih sempit.
untuk menghasilkan cahaya dengan rentang spektrum yang lebar (cahaya putih) diperlukan kombinasi LED cahaya merah, hijau dan biru. kalaupun ada LED dengan cahaya putih, intensitasnya masih kecil. biaya pembuatannya pun masih tinggi.

inovasi-inovasi dengan LED sedang dilakukan. diantaranya dengan melapisi LED berspektrum UV  dengan bermacam-macam material fluorescent (mekanismenya seperti lampu fluorescent) untuk menghasilkan spektrum cahaya putih, lebih-lebih bisa menghasilkan spektrum cahaya yang mirip dengan Matahari. :)

o iya, tentang masalah:
&lt;blockquote&gt;pake neon sama bohlam terlalu banyak ngambil energi&lt;/blockquote&gt;
saya sangat setuju sekali dengan anda. saya akan lebih memilih menggunakan bohlam saja, atau neon saja. ga usah pake dua-duanya, boros. (becanda.. hehe..)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#Agus:<br />
penamaan lampu neon memang dikarenakan lampu tersebut berisi gas neon (dulu). Gas neon (inert) digunakan karena mereka tidak akan bereaksi dengan filamen (katode). Namun, belakangan ini, gas argon lebih menjadi pilihan utama dibandingkan neon karena masalah kelimpahannya di bumi.</p>
<p>#Vei:<br />
menggunakan LED (light emitting diode) memang amat sangat efisien sekali (lihat kata2 penekanannya.. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> ).<br />
namun frekuensi cahaya (warna) yang dihasilkan oleh LED masih bergantung pada material yang digunakan, terlebih spektrum yang dihasilkan pun masih sempit.<br />
untuk menghasilkan cahaya dengan rentang spektrum yang lebar (cahaya putih) diperlukan kombinasi LED cahaya merah, hijau dan biru. kalaupun ada LED dengan cahaya putih, intensitasnya masih kecil. biaya pembuatannya pun masih tinggi.</p>
<p>inovasi-inovasi dengan LED sedang dilakukan. diantaranya dengan melapisi LED berspektrum UV  dengan bermacam-macam material fluorescent (mekanismenya seperti lampu fluorescent) untuk menghasilkan spektrum cahaya putih, lebih-lebih bisa menghasilkan spektrum cahaya yang mirip dengan Matahari. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>o iya, tentang masalah:</p>
<blockquote><p>pake neon sama bohlam terlalu banyak ngambil energi</p></blockquote>
<p>saya sangat setuju sekali dengan anda. saya akan lebih memilih menggunakan bohlam saja, atau neon saja. ga usah pake dua-duanya, boros. (becanda.. hehe..)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Vei</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-168</link>
		<dc:creator>Vei</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 18:17:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-168</guid>
		<description>Wah ada yang bisa lebih irit lagi... coba pake LED... sekarang LED dah hampir sama kayak Bohlam terangnya. Klo pake neon sama bohlam terlalu banyak ngambil energi. :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah ada yang bisa lebih irit lagi&#8230; coba pake LED&#8230; sekarang LED dah hampir sama kayak Bohlam terangnya. Klo pake neon sama bohlam terlalu banyak ngambil energi. <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Agus Suroso</title>
		<link>http://102fm-itb.org/2008/06/bohlam-versus-neon/#comment-148</link>
		<dc:creator>Agus Suroso</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 04:06:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://102fm-itb.org/?p=49#comment-148</guid>
		<description>Eh, lampu neon itu beneran isinya gas neon? Kenapa pakai neon? Kalau dipakai gas lain bisa ga ya? 8-&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Eh, lampu neon itu beneran isinya gas neon? Kenapa pakai neon? Kalau dipakai gas lain bisa ga ya? <img src='http://102fm-itb.org/smilies/yahoo_daydream.gif' alt='&#56;&#45;&#62;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#56;&#45;&#62;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
