Simulasi Gerak Parabola
[kontribusi dari Anjar P. Wicaksono]
Kali ini kami akan tampilkan sebuah simulasi sederhana untuk gerak parabola. Dalam simulasi (atau lebih tepatnya visualisasi) ini, Anda dapat mengamati gerak parabola dengan parameter yang Anda sukai. Parameter yang dimaksud terdiri dari kelajuan awal, sudut elevasi, dan percepatan gravitasi. Setelah Anda masukkan ketiganya, maka simulasi akan dimulai dengan menampilkan besar komponen kecepatan horizontal dan vertikal setiap saat, kemudian juga posisi setiap saat dan waktu tempuh total.
Selain itu, terinspirasi dari tulisan “Stipen Spilberk Salah Pasang Roll Film”, dalam simulasi ini juga disertakan tombol untuk memutar arah pergerakan benda.
Tanpa basa-basi, silakan coba sendiri… (jangan lupa pastikan web browser Anda mendukung flash player!)

Kalian ni memang kumpulan orang-orang kreatif ya…
Ditulis denganSalut atas usahanya
Nanya scriptnya boleh nggak?
Ditulis denganSelamat siang, kalau bisa tolong penjelasan yang lebih inti tentang percepatan gravitasi dan gerak parabola. Makasih sebelumnya.
Ditulis denganKan rumus basicnya (basic ama inti sama g’ yah…) cuman
S = Vot + 1/2 a(t^2)
ya intinya pake integral/deferensial-lah… nanti kalo’ percepatanny ga konstan tambah 1/3 da(t^3)dst.. (CMIIW)
da = perubahan percepatan
banyak jalan ke Roma, kalo rutenya bener juga nyampe; banyak rumus dalam fisika kalo’ penerapanya bener juga bener jawabanya
misal nyari ketinggian maksimum bisa pake
Hmax berarti Vy = 0
Vy = 0; V0((sin)a) - gt’ = 0
V0((sin)a) = gt’
V0((sin)a)/g = t’
Hmax = (V0((sin)a) x t’) - (1/2) g(t’^2))
t’ = V0((sin)a)/g
Hmax = ((V0((sin)a) x V0((sin)a)/g) - (1/2) g (V0((sin)a)/g)(V0((sin)a)/g)
Hmax = ((V0^2)(sin^2)a/g) - (1/2)((V0^2)(sin^2)a/g)
Hmax = (1/2) ((V0^2)(sin^2)a/g)
Bingung?
pake persamaan energi lebih mudah…
Emekanik = konstan = Ek(terendah) = Ep(tertinggi)
1/2m(V0((sin)a)^2) = mgHmax… coret m-nya
1/2 (V0((sin)a)^2) = gHmax
Hmax = (V0((sin)a)^2)/2g
note:
(V0((sin)a) = Kecepatan objek yang arah vektornya vertikal (kita nyari ketinggian soalnya…xP)
beuh… Bahasa Matematikanya ancur banget dah… smoga paham…
Ditulis denganTerakhir :
#Eni
Gunakanlah Imajinasimu dengan membayangkan konsep fisika…
Cara paling mudah: pahamilah bahwa percepatan benda jatuh itu dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan percepatan itu tidak berbeda walaupun benda tersebut memiliki massa yang berbeda (gesekan udara diabaikan (yang bener gesekan udara apa gaya archimedes oleh udara sih))
Ditulis dengan#Sucipto,
Mohon maaf program ini untuk sementara tidak bisa diberikan source code-nya karena merupakan kontribusi dari non-anggota 102FM yang dengan sukarela memberi kami program ini. Mungkin suatu saat bisa ditampilkan untuk publik, tapi sekarang baru ini saja yang bisa diberikan. Tetap semangat!
#Hyaweh,
Terima kasih sudah memberikan jawaban untuk Mbak Eni… Bagus sekali jawabannya, sayangnya kami belum memiliki fasilitas untuk memasukkan rumus yang tampilannya bagus sehingga tidak bisa mengakomodasi kebutuhan untuk menuliskan rumus yang enak dibaca. Mudah2an nanti kami bisa membuatnya di situs ini. Atau apa Anda tahu bagaimana cara memasukkan rumus yang praktis ke dalam situs? Selama ini kami membuat rumus sebagai hasil ekspor file openoffice math dan LaTeX ke dalam format gambar png/jpg.
Kalau tahu bagi-bagi caranya ya
Untuk masalah gesekan udara atau gaya archimedes, secara umum kedua-duanya bekerja. Artinya, ketika sebuah benda dijatuhkan, maka selain gaya gravitasi juga ada kedua gaya tersebut (jika tidak diabaikan).
Nah, bedanya adalah:
[1]. Gaya archimedes bergantung pada massa jenis fluida (dalam kasus ini adalah udara). Massa jenis udara kita tahu sangat kecil jika dibandingkan benda sehari-hari yang bisa jatuh dengan mudah, misalnya badan kita, bola, dsb. Dengan demikian, gaya archimedes oleh udara ini nyaris tidak pernah kita pedulikan untuk benda-benda yang massa jenisnya jauh lebih besar dari massa jenis udara.
Lain halnya jika kita misalnya menjatuhkan balon yang berisi gas hidrogen, maka massa jenis gas + balon biasanya kurang dari massa jenis udara yang tersusun atas campuran bermacam gas seperti nitrogen, oksigen, karbon dioksida. Pada keadaan ini balon berisi gas hidrogen bisa mengapung/mengambang atau bahkan terbang lebih tinggi karena gaya beratnya (gravitasi) kurang dari gaya Archimedes.
[2]. Gaya gesekan secara umum tergantung pada kecepatan benda relatif terhadap medium (udara). Semakin cepat benda bergerak jatuh (atau kalau mau terbang juga boleh saja), maka semakin besar gaya gesekannya. Selain besar kecepatan, faktor lain yang mempengaruhi besar gesekan adalah geometri benda, misalnya apakah bendanya bulat, kotak, lonjong, dan sejenisnya, lalu juga seberapa besar ukuran benda tersebut. Semakin besar ukuran sebuah benda tentu gaya gesekannya cenderung makin besar juga.
Ditulis denganHei… Aku seneng bangets karena ada simulasi bwt gerak parabola, tp sayangnya ga da gambar contoh dalam kehidupan sehari-hari… klo bs ditambah ya… Thx 4 lot…
Ditulis denganAssalamu’alaikum…
Wah, ni bagus banget lho bwt anak2 remaja jmn skrng
creative bgtZZZ…
Wassalam
Ditulis denganganggu lagi nih…
gmn sih supaya blajar fisika tu lbh menyenangkn lg?
aku dari SMAN 2 Unggul Sekayu
Ditulis dengansupaya menyenangkan…
…
Ditulis dengankamu dapetin medali emas di olimpiade fisika, ntar pasti menyenangkan
xP
tolong jwb pprtanyaan gue donk, bbngung nih…
besar dan arah vektor yang memiliki komponen sx = -4cm dan sy = 3cm adalah…
tolong dijawab ya…

Ditulis denganhehe
thank you
emm,
harusnya sih jawabannya
5cm arahnya ke sumbu (x negatif) dan (y positif)
Phitagoras aja kan?
sudutnya…
Ditulis dengan143(derajat) diliat dari kuadran 1
R^2 = (x^2 + y^2 + 2xyCos(alpha))
alpha = 90
cos(alpha) = 0
r^2 = x^2 + y^2
R^2 = (-4)^2 + (3)^2
R = 5
sudutnya…
Sin(a) = Y/R
Sin(a) = 3/5
Sin(a) = 0,6
a = ArcSin 0,6
a = 37 ato 143
Cos(a) = X/R
Cos(a) = -4/5
Cos(a) = (-0,8)
a = ArcCos (-0,8)
a = 143 ato 217
kesimpulannya:
a = 143
repot amat si bilang anti-sin ama anti-cos…
Ditulis denganndadak make arc
Hehe…
Wah keren, tq banget deh…
Baru kerasa ada manfaatnya ngliat simulasi gerak peluru…
kayaknya ini pelajaran di SMA yang paling banyak (jenis soalnya) jadi bisa banyak nurunin rumus deh…
Ditulis dengan