Perang Angkasa
[oleh: AhmadRidwan T. Nugraha, Tim Admin 102FM]

Andaikan bulan…
Andaikan bintang…
…
tentu dia (Bumi) kan tahu yang sesungguhnya…[Petikan lagu Selingkuh dari Kangen Band]
![]()
Lho? Apakah bulan selingkuh dengan bintang sehingga Bumi datang untuk menghukum bulan?
Sayangnya tidak.
(Kita gak akan ngomongin mereka kok…)
» Langsung saja…
Dalam artikel ini kita akan membicarakan khayalan (alias imajinasi) berlebihan seputar perang angkasa.
Biasanya dalam film-film fiksi (non)ilmiah, peristiwa perang masa depan di luar angkasa sering digambarkan dalam bentuk pertarungan antar-kapal canggih bersenjatakan laser atau model gelombang elektromagnetik lainnya. Kapal-kapal itu saling menembakkan senjatanya satu sama lain dengan warna yang beraneka ragam. Setiap kali sebuah kapal terkena tembakan dari lawannya akan terdengar suara ledakan yang sangat dahsyat hingga menghunjam kesunyian ruang hampa. Adakah proses fisika yang dapat kita pelajari dari khayalan tersebut?

Ternyata jawabnya tidak ada karena mustahil di luar angkasa yang bersifat hampa dapat terlihat lintasan gelombang elektromagnetik (misalnya laser) dan juga mustahil bisa terdengar suara ledakan yang dahsyat.
Berikut penjelasan yang sangat sederhana:
-
» Alasan Pertama
- Telah disebutkan bahwa daerah di luar angkasa bersifat vakum. Tidak ada medium apapun yang bisa dimanfaatkan untuk merambatkan bunyi sebagai gelombang mekanik. Dengan demikian, suara ledakan yang terdengar sangat keras hanyalah khayalan omong kosong belaka yang tidak berdasarkan pada prinsip fisika yang sudah mapan. Ya bolehlah terjadi ledakan sana-sini, tapi suaranya sih tidak terdengar…
-
» Alasan Kedua
- Gelombang elektromagnetik dalam daerah cahaya tampak dapat dilihat oleh mata bila intensitasnya cukup kuat dan ada cukup partikel yang menghamburkannya. Bayangkanlah sebuah sumber laser ditembakkan pada objek tertentu.

Biasanya kita baru bisa melihat berkasnya lagi setelah sinar laser tersebut menabrak objek tertentu. Kita tidak akan melihat jalur (berkas) sinar kecuali di sepanjang lintasannya ada partikel yang menghalangi dan bersifat menghamburkan, misalnya debu.

Berdasarkan fakta ini kita katakan tidak mungkin senjata laser yang ditembakkan di luar angkasa bisa dilihat mata karena di sana tidak ada cukup partikel untuk menghamburkan cahaya. Hanya tersedia atom hidrogen sedikit saja per meter kubiknya, sehingga laser sekuat apapun tetap sulit terlihat.
Hmm… ternyata film-film tentang perang angkasa tidak seheboh dan seilmiah apa yang didengungkan…

Mozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP
Artikelnya koq aneh ya?
Kirain bulan bener2 bisa selingkuh ama bintang. Trus kenapa isinya jadi film star wars gini
. Apa mungkin ya bulan suatu saat bisa bener2 ditelan bumi karena gaya pada bulan ga bisa lagi ngimbangin gaya gravitasi bumi (atau matahari?) Trus kita yang di bumi gimana dong nasibnya?
Ditulis dengan Mozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP, pada 29 Mei 2008, 11:07 WIBMozilla Firefox 2.0.0.11 Linux
#Fran,
Wah… ga tau tuh, mungkin aja suatu saat nanti bisa terjadi begitu (pas kiamat). Tapi tentunya bukan sekedar Bumi makan bulan, melainkan tabrakan seluruh isi alam semesta.
Tentang artikel yang aneh, ya sekali-kali kita buat model begini
Ditulis dengan Mozilla Firefox 2.0.0.11 Linux, pada 29 Mei 2008, 11:44 WIBInternet Explorer 7.0 Windows XP
Saya kurang paham fisika… tapi tertarik. Bagaimana klo diterangkan apa yang dihasilkan oleh Eksperimen Zeus ini.
Ditulis dengan Internet Explorer 7.0 Windows XP, pada 30 Mei 2008, 13:24 WIBhttp://www-zeus.desy.de/
Mozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP
#Herman,
gak ada kaitannya boss…
Di sini kita ngomongin tentang khayalan berlebihan perang angkasa yg memungkinkan cahaya yang merambat bisa terlihat mudah di luar angkasa dan terdengarnya suara ledakan di sana.
Kalau Zeus sih membahas masalah fisika partikel.
Ditulis dengan Mozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP, pada 30 Mei 2008, 13:44 WIBMozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP
[tes]
comment pertama, semoga terkirim ^^
hmm, sepertinya menarik.
Jadi kalo buat film perang luar angkasa yang ilmiah dan mendekati realita, sepertinya ga ada yang mau nonton habisnya sepiii…
Kenapa sepi?
» perjalanan luar angkasa kan mainannya taun cahaya, alias lamaaaaa
» sepi ga ada suara atau yang heboh-heboh di luar ^^ jadinya ya cuma liat monitor komputer dan kode2 ^^
*tapi, mungkin aja sutradaranya membayangkannya dari sudut internal kapal per tembakannya jadi kedengeran [di dalem kapal bakal kedengeran ada suara (kalo lagi nembak) tidak? *nanya]
+++
ada film perang luar angkasa tapi saya aga lupa judulnya, sangat realistis,
yang digambarinnya perjalanannya: sepi,
sampe detil2nya, misalnya beneran tabir penahan panas bintang,
atau modul produksi oksigen ^^ pake hutan mini 3D gitu ^^
well, kadang2 di film perlu mengabaikan keilmiahan, demi kepuasan penonton ^^
nice article!
Ditulis dengan Mozilla Firefox 2.0.0.14 Windows XP, pada 30 Mei 2008, 21:38 WIBMozilla Firefox 2.0.0.11 Linux
#Jeff,
terima kasih atas tanggapannya.
Yupz, kami setuju bahwa film seperti itu memang ditujukan untuk kepuasan penonton, jadinya selalu dilebih-lebihkan.
Artikel ini sebenarnya ditujukan untuk klarifikasi pemahaman fisika. Sering kan, masyarakat awam tidak bisa membedakan mana yang fiksi dan mana yang tidak. Film tetaplah film, kita tidak boleh begitu saja menyamakannya dengan realita ilmiah.
Ditulis dengan Mozilla Firefox 2.0.0.11 Linux, pada 30 Mei 2008, 22:45 WIBUnknown browser
Artikel menarik.
Berarti Star Wars dan Star Trek selama ini hiperbol aja ya.
Saya tertarik Fisika tapi masih (sangat) kurang bacaan nih…
Kalau ledakan-ledakan (dan tembakan laser) yang terjadi di luar angkasa itu kedengeran dari dalam kapalnya ngga?
Ditulis dengan Unknown browser, pada 1 Juni 2008, 15:49 WIBMozilla Firefox 2.0.0.11 Linux
#Xaliber von Reginhild,
Ya, namanya juga film, memang hiperbol. Tapi tentu kita tidak menafikan kemungkinan itu terwujud di masa mendatang dengan pengujian teori2 baru yang kelak mungkin jadi mapan.
Untuk saat ini, pendapat kami tetap saja suara ledakan2 dan laser2an itu tidak terdengar dan tidak terlihat (dari dalam kapal). Untuk me”lihat”nya, kita butuh detektor khusus. Komunikasi juga tidak mungkin dilakukan tanpa menggunakan bantuan gelombang radio (elektromagnetik). Kecuali untuk laser, berkas sinarnya akan terlihat dengan mata telanjang jika kita menembakkannya melewati sekumpulan debu luar angkasa (seperti halnya laser baru dapat terlihat berkasnya di bumi jika mengenai bahan tertentu).
Ditulis dengan Mozilla Firefox 2.0.0.11 Linux, pada 1 Juni 2008, 17:59 WIBOpera 9.26 Windows XP
Iya tuh, Film tetaplah film…bayangin aj kalo’ buat nonton pelm starwars pas adegan mempercepat pesawat sampe kecepatan yang terhitung dalam hitungan kecepatan cahaya…
bakal berapa taon…
kalo’ percepatany maw dipercepat sampe hemat waktu sampe satu episode pasti aktornya dah mati gara-gara nabrak kursinya mereka…
Ditulis dengan Opera 9.26 Windows XP, pada 17 Juni 2008, 21:42 WIBInternet Explorer 6.0 Windows XP
bener bgt tu film skrg bx yg aneh…
Ditulis dengan Internet Explorer 6.0 Windows XP, pada 3 November 2008, 19:59 WIBtp q salut indonesia lu bs buat film kyk gt…
hehe…
Internet Explorer 6.0 Windows XP
ah semua felm luarangkasa mah gak masuk akal sama sekali kalu lu semua udah baca buku 999 X baru lu ngerti soalnya saat keluar atmosfere kita oxyge pun menipis dan juga oxyge,air,dan benda keras (seperti kayu) itu yang mengirim gelombang suara kalau di kapalmah pasti ada karena suaramelewati besi dan mengirimnya dengan oxygen.
terus kalau yang kayak starwars mah udah pasti kalau di jadiin nonfiksi juga gakbisa buka masalah mantul atau ngak du liuar angkasa kan adanya 0 gravitasi juda mereka perutnya ketekan nah terus oxygen mana cukup kalau pas wrap up solar panelnya pun langsung berkerja dan karena juga ada simpanan bensin yang sudak di resap nah itukan langsung mereka suruh robotnya buka simpananya lagian pass wrap up juga gak mungkin secepat itu lagian itukan kecepatan sampai 1 tahun kecepatan cahaya artinya kalau nggak salah itu bisa meraih 380 triliun km mungkin gak sih
lagian ini bukan bikinan soalnya saya sudah membacabuku banyak kali sampai saya sudah tahu
tapi kalau gak percaya
peace deh peace
peace lagi deh peace
Ditulis dengan Internet Explorer 6.0 Windows XP, pada 5 Maret 2010, 17:13 WIBjuga aku gak salah dan aku juga tidak di masalah ini