Ada sebuah pertanyaan klasik:
Apa perbedaan antara seorang insinyur, seorang fisikawan, dan seorang matematikawan?
Jawab:
Jika seorang insinyur berjalan memasuki sebuah ruangan, kemudian melihat api di tengah ruangan serta seember air di pojok ruangan, maka ia akan segera mengambil ember berisi air tersebut lalu menumpahkannya di tengah ruangan untuk mematikan api.
Jika seorang fisikawan berjalan memasuki sebuah ruangan, kemudian melihat api di tengah ruangan serta seember air di pojok ruangan, maka ia akan mengambil sedikit air dalam ember tersebut lalu menuangkannya secara melingkar di sekeliling api sehingga api tersebut mati perlahan.
Jika seorang matematikawan berjalan memasuki sebuah ruangan, kemudian melihat api di tengah ruangan serta seember air di pojok ruangan, maka ia meyakinkan dirinya bahwa di sana sudah ada solusi sehingga ia pun pergi meninggalkan ruangan begitu saja.
Anda pilih jadi yang mana?
saya pilih jadi sastrawan sajah mas….hihihihi
Jadi yang lebih praktis itu jadi insinyur, ya?
Ah, saya idem sajalah dengan komen diatas. Mending jadi sastrawan. Ntar kalo kebakaran saya bikin sajak, kirim ke media, dapat honor
Ok, ada sajak fisika juga kok… :d
Puisi ini cukup populer, entah siapa yang pertama kali buat dan menyebarkan… Selamat menikmati saja
Kalau gw, pilih jadi wartawan, biarkan saja kebakaran, lalu gw foto dan tulis reportase-nya, bisa jadi duit kan???
Don’t try it at home…
kalo saya sih milih simulasikan dulu aja kebakarannya…(pake turbo C) :d
)
Stuju Zah, saya mau coba pake Matlab ah…(gimana yak)
Kalau politikus ada di sana, kira-kira reaksinya gimana ya..?
Repot Gus,
Paling ga butuh satu hari untuk menyelesaikan administrasinya, namanya juga birokrat segala sesuatu harus ada “izin”nya, nah yang bikin ngantuk itu buang2 waktu…
Hallo S*** dan I***, kalian harusnya mikir siapa yang biayain kalian, udah jelas2 itu uang pajak dari rakyat…
Pis ah…
tetep milih jadi insinyur. praktis :d
:d Akhirnya saya tau juga antara bedanya insinyur dan fisikawan…
dan saya memutuskan untuk jadi bosnya insinyur dan fisikawan saja, karena relatif lebih mudah, hehehe…
karena kalau dia menemukan sumber api yang lain,
maka ia dapat memadamkan apinya,
karena air yang dipergunakannya masi ada… Ok!
Waduh…
Rumit y jd matematikawan…
Klo aku ,jadi fisikawan aja dech soalnya menarik banget…??? suerrrr dech
Tentu pilih insinyur.
karena dg menumpahkan seember air, pasti padam, masalah selesai. kalo misalnya seember aja belum padam, apalagi solusi dari fisikawan yang cuma “mengelilingkan” air di sekitar api!!!
Kalo saya pilih yang mana aja asal masuk surga :d
Saya polih golput aja deh :d