[oleh: Akhmad Yulianto, Tim Admin 102FM]
Sore itu adalah hari terakhir pengambilan gambar untuk film terbaru sutradara kawakan, Stipen Spilberk dari Lembah Cikoneng, yang berjudul Ieu deuih Jons dan Kampung Jojodog Herang. Setelah bayar honor para pemain dan nasi timbel tadi malam, Stipen membawa roll film hasil shooting ke laboratorium untuk dicuci (30 menit jadi!). Karena diburu oleh deadline, proses pengolahan dilakukan tidak dengan hati-hati. Hasilnya, saat pemutaran perdana film “Ieu deuih Jons dan Kampung Jojodog Herang” penonton dikecewakan saat beberapa adegan urutannya terbalik (kata penonton lho). Stipen Spilberk terpaksa meminta maaf kepada penonton atas kejadian ini.
Keesokannya, Stipen membawa roll film tersebut ke laboratorium pribadi miliknya. Stipen menyelidiki bagian yang dianggap terbalik oleh penonton:

Pada frame tersebut, yang diinginkan dalam film adalah adegan agar percepatan benda berarah ke bawah. Urutan yang seharusnya (kata penonton) adalah dari kanan ke kiri, padahal menurut Stipen harusnya dari kiri ke kanan. Ia pun mulai bertanya-tanya dalam pikirannya,
Apa yang salah? Bukankah saya sudah pasang dengan benar (kiri ke kanan) supaya benda dipercepat ke bawah? Memangnya saat frame film dibalik (kanan ke kiri), ke mana arah percepatan?
ke bawah? atau ke atas? Bukannya jadi ke atas?
Tolongin pak Stipen ah…
