31
Mei

Puisi Cinta Sang Fisikawan Muda

Cintaku Padamu, oh Fisika
(versi Beta)
:p

Malam gelap temani sepi
Secercah foton enggan menghampiri
Gelombang nada tiada menemani
Saat intuisi hanyalah ekspektasi

Saat kurasakan getaran cinta
Dengan kecepatan melebihi cahaya
Potensial tangga tak berdaya meluruhkannya
Mungkin ini hanya imajinasi hampa

Dunia kita ialah relativistik
Tampuk tahta bukan mekanika klasik
Tapi cintaku ini tetap deterministik
Dengan kesucian tanpa hukum probabilistik

Walau cinta ini tak bersambut
Walau luka ini sisakan takut
Namun nuraniku senantiasa terpaut
Layaknya katrol pesawat Atwood

Cinta ini takkan pernah bertepi
Seperti osilator harmonik tanpa terhenti
Semua rapi tersusun dalam hati
Bagai kristal tak cacat kisi

Akankah cinta ini kembali?
Menatap bayang indah rajutan mimpi
Ataukah khayal tetap berdiri?
Merusak angan dengan radiasi tinggi

Digubah oleh: Sang Pujangga 102FM,
yang sedang Stress
Fran Kurnia.

31
Mei

Nuklir, Pembangkit Listrik Dunia

[oleh: Fran Kurnia, Staf Kominfo 102FM]

Kenaikan BBM menimbulkan berbagai dampak negatif dalam masyarakat. Hal ini memang telah diramalkan akan terjadi sebelumnya oleh para eksekutif yang notabene setuju terhadap kenaikan BBM. Tetapi, bukan dampak negatif ataupun politisasi kenaikan harga BBM di Indonesia yang akan dibahas kali ini, melainkan sisi positif yang dapat ditarik dari kemelut permasalahan bangsa ini, yaitu pemenuhan kebutuhan energi listrik dalam masyarakat dengan menggunakan reaktor nuklir.

Perencanaan opsi pembangunan reaktor nuklir dalam memenuhi kebutuhan energi nasional telah dimulai sejak tahun 2000. Lima tahun kemudian, pemerintah sepakat dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama dan rencananya tahun 2010 konstruksi awal PLTN I dimulai sehingga tahun 2016-2017 PLTN I sudah dapat beroperasi [Kompas, edisi cetak 13 Juli 2007]. Lalu yang terjadi hingga hari ini ialah hanya tanda tanya besar akan keberadaan reaktor nuklir di Indonesia.

Opini yang menarik…

30
Mei

Order of Magnitude

[oleh: Reinard Primulando, Pendiri 102FM]

Tono sedang jatuh cinta kepada Tini. Untuk membuat Tini terkesan, Tono pun mulai membual.

Tono: Eh Tin, kemarin aku menang kejuaraan angkat besi lho…
Tini: (Agak tak percaya karena postur Tono yang kurus) Serius? Emang loe bisa ngangkat sampe berapa kilo?
Tono: Sepuluh ribu kilo, Tin!
Tini: Eh, kalo mau nge-bohong mikir dulu dong! Mana mungkin loe bisa ngangkat sampe segitu berat!

Trus gimana nih kelanjutannya?

29
Mei

Perang Angkasa

[oleh: AhmadRidwan T. Nugraha, Tim Admin 102FM]

angkasacanda

Andaikan bulan…
Andaikan bintang…

tentu dia (Bumi) kan tahu yang sesungguhnya…

[Petikan lagu Selingkuh dari Kangen Band] :d

Lho? Apakah bulan selingkuh dengan bintang sehingga Bumi datang untuk menghukum bulan?
Sayangnya tidak. :p (Kita gak akan ngomongin mereka kok…)

Ngomongin apa sih?

28
Mei

Simulasi Gerak Parabola

[kontribusi dari Anjar P. Wicaksono]

Kali ini kami akan tampilkan sebuah simulasi sederhana untuk gerak parabola. Dalam simulasi (atau lebih tepatnya visualisasi) ini, Anda dapat mengamati gerak parabola dengan parameter yang Anda sukai. Parameter yang dimaksud terdiri dari kelajuan awal, sudut elevasi, dan percepatan gravitasi. Setelah Anda masukkan ketiganya, maka simulasi akan dimulai dengan menampilkan besar komponen kecepatan horizontal dan vertikal setiap saat, kemudian juga posisi setiap saat dan waktu tempuh total.

Selain itu, terinspirasi dari tulisan “Stipen Spilberk Salah Pasang Roll Film”, dalam simulasi ini juga disertakan tombol untuk memutar arah pergerakan benda.
Tanpa basa-basi, silakan coba sendiri… (jangan lupa pastikan web browser Anda mendukung flash player!)

Aduh… dah gak tahan pingin coba nih…

27
Mei

Perangkat Visualisasi Matematika

[kontribusi dari Anjar P. Wicaksono]

Bagi teman-teman semua yang merasa kesulitan memahami (lebih tepatnya menggambarkan) bentuk-bentuk persamaan elips, persamaan kuadrat, grafik fungsi trigonometri, atau sekedar masalah vektor dan resultannya, janganlah khawatir! Sekarang di situs ini telah tersedia perangkat visualisasinya.

Silakan klik tautan di bawah untuk mencoba. Namun perlu diperhatikan, seluruh perangkat visualisasi ini dibuat dalam format swf sehingga membutuhkan perambah web yang menyediakan flash player.

25
Mei

Rambut Berdiri oleh Medan Magnet?

[oleh: Reinard Primulando, Pendiri 102FM]

Diberitakan detik.com pada 16 April 2007 (bukan promosi lho):
Berdiri Dekat Lumpur Lapindo, Rambut Seolah Ditarik Magnet

Dalam berita tertulis bahwa rambut seseorang akan berdiri ketika berada dekat dengan lumpur Lapindo. Sayangnya, pemberi informasi tidak dapat menyelidiki lebih lanjut mengenai fenomena ini dikarenakan datangnya hujan.

Sekarang bagaimana kalau kita saja yang menyelidikinya? ;)
Langkah awal, selayaknya detektif, kumpulkan para “tersangka” yang diperkirakan menjadi pelaku dalam kasus ini.

  • Mungkinkah ada medan magnet kuat di dekat lumpur Lapindo?
  • Atau, karena pengaruh gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh lumpur tersebut?
  • Atau semua ini adalah ulah jin dan setan?
    Apa iya? =:)

Tapi sebaiknya kita singkirkan saja pikiran ‘aneh’ tentang kemungkinan perbuatan jin dan setan karena semuanya ternyata dapat dijelaskan secara ilmiah.

Jadi gimana ini teh?

25
Mei

Paradoks Deret Tak Hingga

[oleh: AhmadRidwan T. Nugraha, Tim Admin 102FM]

Deret tak hingga memiliki banyak sekali aplikasi dalam fisika. Sekarang kita akan coba bermain-main dengan deret tak hingga dari segi matematik.
Secara umum, kita dapat klasifikasikan deret tak hingga berdasarkan sifat hasil penjumlahannya menjadi 2 macam, yaitu

  • deret konvergen: hasil penjumlahannya cenderung menuju satu nilai yang berhingga,
  • deret divergen: hasil penjumlahannya tidak menuju nilai tertentu.

Penjelasan lebih lanjut tentang sifat deret tak hingga ini sudah sering ditemui di buku kalkulus (kuliah tahun pertama) atau pelajaran SMA kelas 3.

Nah, yang ingin kita bahas sekarang adalah tentang paradoks yang sebenarnya bukan paradoks jika kita paham sifat konvergensi deret yang dimaksud.

Langsung saja, misalkan

derdox1

Apa2an pula nih?

21
Mei

Stipen Spilberk Salah Pasang Roll Film

[oleh: Akhmad Yulianto, Tim Admin 102FM]

Sore itu adalah hari terakhir pengambilan gambar untuk film terbaru sutradara kawakan, Stipen Spilberk dari Lembah Cikoneng, yang berjudul Ieu deuih Jons dan Kampung Jojodog Herang. Setelah bayar honor para pemain dan nasi timbel tadi malam, Stipen membawa roll film hasil shooting ke laboratorium untuk dicuci (30 menit jadi!). Karena diburu oleh deadline, proses pengolahan dilakukan tidak dengan hati-hati. Hasilnya, saat pemutaran perdana film “Ieu deuih Jons dan Kampung Jojodog Herang” penonton dikecewakan saat beberapa adegan urutannya terbalik (kata penonton lho). Stipen Spilberk terpaksa meminta maaf kepada penonton atas kejadian ini.

Keesokannya, Stipen membawa roll film tersebut ke laboratorium pribadi miliknya. Stipen menyelidiki bagian yang dianggap terbalik oleh penonton:

accframe

Pada frame tersebut, yang diinginkan dalam film adalah adegan agar percepatan benda berarah ke bawah. Urutan yang seharusnya (kata penonton) adalah dari kanan ke kiri, padahal menurut Stipen harusnya dari kiri ke kanan. Ia pun mulai bertanya-tanya dalam pikirannya,

Apa yang salah? Bukankah saya sudah pasang dengan benar (kiri ke kanan) supaya benda dipercepat ke bawah? Memangnya saat frame film dibalik (kanan ke kiri), ke mana arah percepatan?
ke bawah? atau ke atas?
Bukannya jadi ke atas?

Tolongin pak Stipen ah…

20
Mei

Fisika itu Memang Kompleks

Berikut kami kutipkan pesan-pesan moral dari dua orang fisikawan terkemuka di era 60-80an, Eugene Wigner dan Leon Lederman.
Pesan ini secara khusus kami tujukan pada teman-teman yang masih mencari-cari pembenaran ingin bisa fisika hanya dengan membaca buku-buku sains-populer yang bersifat pseudoscience, pseudophysics, atau bahkan metaphysics. Ketahuilah, untuk bisa memahami fisika dengan baik dan benar (juga bidang sains/rekayasa lainnya) pasti memerlukan pengorbanan lebih dari sekedar imaginasi sains-populer yang diselingi fiksi berlebihan.

Physics is becoming so unbelievably complex that it is taking longer and longer to train a physicist.
It is taking so long, in fact, to train a physicist to the place where he understands the nature of physical problems that he is already too old to solve them.

[Eugene Wigner]
Note: Eugene Wigner adalah fisikawan Amerika-Hungaria peraih nobel tahun 1963.

When I talk about the pain and hardship of a scientist’s life, I’m speaking of more than existential angst. Galileo’s work was condemned by the Church; Madame Curie paid with her life, a victim of leukemia wrought by radiation poisoning. Too many of us develop cataracts. None of us get enough sleep. Most of what we know about the universe we know thanks to a lot of guys (and ladies) who stayed up late at night.

[Leon Lederman, dalam "The God Particle"]
Note: Leon Lederman adalah nobelis fisika 1988, pernah jadi direktur Fermilab.

Tulisan terkait: Fisika tanpa Rumus?